Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
IWAN Fals, penyanyi, musisi, pencipta lagu, dan kritikus yang menjadi salah satu legenda di Indonesia mengajak untuk saling menjaga dan memperkuat soliditas. Salah satunya melalui olahraga. Di usianya yang sudah menginjak 61 tahun, Iwan Fals masih aktif berolahraga, seperti karate.
Hal itu diungkapkan pemilik nama lengkap Virgiawan Liestanto saat menghadiri dan mengikuti latihan gabungan karate atau Ghosuko, yang digelar pada pembukaan Join Fun Karate Training Camp (JFKTC) dan Goes To Sensei (GTS), di kawasan Puncak, Megamendung, Kabupaten Bogor.
Join Fun Karate Training Camp (JFKTC) dan Goes To Sensei (GTS) yang berlangsung selama 4 Hari dari tanggal 28 September sampai dengan 1 Oktober 2023. Kegiatan ini diikuti 250 peserta dari 23 perguruan karate se-Indonesia.
Baca juga: Netflix Rilis Lagu Tema dan Teaser Serial Gadis Kretek
Di usianya yang ke 61 tahun, Iwan tampak bugar saat berlatih karate bersama dengan Marsekal (Purn) Hadi Tjahjanto, Panglima TNI 2017-2021 yang juga Ketua Umum Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB Forki) dan ratusan karateka dari seluruh Indonesia.
Iwan yang mewakili Wadokai (Wahana Aliran damai Karate-do Indonesia) memberikan dukungan pada karateka-karateka yang akan naik tingkat. Dia pun mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi INKAI.
Baca juga: Rio Dewanto Masuk Nominasi Best Asian Actor, Sutradara: Aktingnya Sangat Memukau
Wadokai adalah organisasi yang terafiliasi dengan Federasi Karate Jepang. Sementara INKAI adalah Institut Karate-Do Indonesia (INKAI), salah satu perguruan karate tertua dan terbanyak di Indonesia yang telah memiliki nama besar dan atlet berprestasi.
"Itu inisiatif dari temen- temen INKAI. Pada dasarnya kita satu, berbesar hati tidak, merasa kecil hati, kita saudara semua. Kita silaturahmi,"kata Iwan.
Kalau konteksnya kebangsaan, lanjut Iwan, pihaknya berharap bisa mendulang prestasi dengan lebih maksimal.
"Banyak sekali pecinta karate di Indonesia dan prestasi kita lumayan ya untuk dunia, di multi event ya,"kata Iwan.
Sementara itu, dalam perannya untuk mengembangkan ilmu bela diri Wadokai, kata Iwan, pihaknya terus berjalan dengan adanya silabus-silabus.
Kiprah Iwan di dunia bela diri ternyata sudah sejak lama. Bahkan sejak kecil. Saat SD Iwan sudah aktif di Judo dan menorehkan prestasi yang kemudian membawanya ke dunia karate.
(Z-9)
Hasil donasi yang terkumpul akan dikelola secara profesional oleh Masjid Jogokariyan.
Didirikan pada 14 Maret 2025, Amustra lahir dari keresahan atas keterbatasan akses, perlindungan profesi, hingga minimnya ruang pengembangan bagi musisi tradisi.
Partisipasi aktif para pelaku musik, penting untuk memastikan hak ekonomi mereka benar-benar terlindungi.
Dalam rangka merayakan 11 tahun perjalanan sebagai wadah bagi musisi perempuan lintas genre dan generasi, Sisterhoodgigs Movement menggelar We Matter.
Rendy Laks menghadirkan tiga single terbaru sekaligus yang berjudul “Berakhir Di Sini”, “Mahligai”, dan “Pengagum Rahasia.
“Kita bentuk caranya, misalnya dalam bentuk PNBP di bawah ekonomi kreatif. Setiap pencipta boleh mendaftarkan karyanya dan diverifikasi oleh ekonomi kreatif sehingga lebih clear,"
MUSISI Raissa Anggiani sukses menggelar konser album ‘Kepada, Yang Terhormat’ di M Bloc Live House, Jakarta. Raissa menutup gelaran konser album dengan sempurna di Jakarta.
SEBAGAI bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial, penyanyi solo, Rossa, menyalurkan zakat mal senilai Rp500 juta untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah di Sumatra.
Rossa mengaku bahwa ini adalah pengalaman pertamanya terlibat dalam sebuah proyek seni di luar keperluan komersial.
Belum Siap Dewasa adalah lagu tentang perasaan takut tumbuh besar dan meninggalkan masa sekolah yang penuh tawa dan teman-teman.
Paa Perasuk menarik perhatian tidak hanya karena alur ceritanya yang unik tetapi juga karena berhasil mengandeng penyanyi internasional Anggun C. Sasmi untuk debut.
PENYANYI muda Prince Poetiray berhasil menyabet penghargaan Pendatang Baru Terbaik Terbaik di AMI Awards 2025. Musisi berusia 11 tahun itu merebut penghargaan lewat lagu Selalu Ada di Nadimu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved