Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
TRI Bagus Aji atau TB Aji merilis single terbaru berjudul "Jangan Datang Lagi". Single ketiga TB Aji telah diluncurkan pada 2 Juni lalu dan video musiknya dirilis di kanal YouTube Dumeca Records pada 30 Juli 2023. Lagu yang diciptakan Badai itu diproduksi dan dirilis di bawah naungan Dumeca Records.
Proses dari mulai workshop sampai rekaman digarap oleh JEDI (Jeffrey Stefanus & Dinno Taruprajoko). Sedangkan untuk urusan vocal director digarap oleh Bowo Soulmate.
Pada video musik ini bercerita tentang pengkhianatan cinta antara seorang sahabat yang jatuh hati dengan pasangan TB Aji. Pengkhianatan bisa terjadi meski melalui sebuah perkenalan dari orang yang mencintai dengan tulus yang diperankan oleh TB Aji sendiri.
Baca juga : Disiram Penggemar Air saat Konser, Cardi B Balas Lempar Ini
Maka terucap kalimat pamungkas dari TB Aji yang menyampaikan secara lugas, "Cintailah idamanmu yang ternyata bukan aku”.
"Lagu “Jangan Datang Lagi” sebenarnya prosesnya sudah ramping hampir 1 tahun lalu. Pertama kali dengar demonya entah mengapa langsung klop banget, langsung kecantol nih sama melodi yang menurut Aji lagu ini menegaskan sebuah karya yang berbeda dari seorang "Badai ex Kerispatih," ungkap TB Aji, melalui keterangannya.
Baca juga : Madonna Bersyukur Dirawat Anak-anaknya saat Sakit
Aji juga mengaku nyaman dalam membawakan suatu karya, sehingga dapat menyanyikannya dengan sepenuh hati dan membuat yang mendengarkan bisa merasa senang dan menghayati lagunya. Aji pun berpesan kepada yang mendengarkan lagunya.
"Mencobalah kembali memulai hidup yang baru. Jika sudah ada toxic atau pengkhianatan cinta dalam suatu hubungan kita harus bisa merelakannya, kalau sama-sama tidak ada yang bisa mengalah," ujarnya. (Z-5)
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
King Nassar memandang setiap peristiwa dalam hidup, baik itu kehilangan maupun kehadiran hal baru, sebagai bagian dari ketetapan Sang Pencipta yang harus dihadapi dengan keikhlasan.
PENYANYI pendatang baru Giusti Raka merilis single terbarunya berjudul Masihkah Ada. Single ini menjadi lagu keempatnya yang dirilis.
Penyanyi solo Kunto Aji muncul dengan cara tak biasa dengan tampil mengenakan pakaian serba kuning, lengkap dengan sepatu hitam di Blok M Hub, Jakarta Selatan.
Katyana Mawira secara terbuka mengungkapkan impiannya untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Inggris Raya (UK) demi mengejar gelar di bidang ilmu pasti.
Katyana Mawira mengaku terpengaruh oleh gaya bermusik musisi asal Inggris, Olivia Dean, terutama dalam hal menyusun narasi lagu yang menyatu dengan vokal dan aransemen.
Ke-11 lagu dalam album tersebut secara lirik didasari oleh kisah nyata dari semua perjalanan cinta yang menjadi kenangan dan pelajaran Saphira.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved