Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PRODUSER, penyanyi-penulis lagu, dan multiinstrumentalis asal Toronto, Chris LaRocca, merilis EP berisi empat lagu berjudul Perhaps! melalui label Red Bull Records/Wonderchild.
EP perdana LaRocca itu mencakup berbagai macam genre musik, mulai dari lagu yang bergaya anthem pop seperti Left Out hingga lagu akustik seperti Linger, yang akan membuat pendengar terhanyut dalam perasaan mereka sendiri.
Berpegang teguh dengan visinya, setiap lagu yang dihadirkan menciptakan suasana yang terinspirasi dari orang-orang sekitarnya, di mana suara dari teman-teman LaRocca bisa terdengar dalam beberapa harmoni di salah satu lagunya sekaligus juga disebut di catatan akhir EP.
Baca juga: Menang Sidang, Ed Sheeran Gelar Konser Mini Dadakan
Diluncurkan bersama dengan single utamanya Life of the Party yang energetik, video klip dari lagu ini mencoba membawa penonton masuk ke dalam dunia abstrak LaRocca ketika ia mengubah panti jompo menjadi tempat yang liar seolah-olah seperti mimpi.
LaRocca berkata, Life of the Party adalah sudut pandang dari seorang introvert.
"Aku menulis lagu ini selama menjalani masa wajib karantina selama 2 minggu setelah kembali ke Toronto dari Los Angeles, di mana aku bertemu dan bekerja dengan WondaGurl untuk pertama kalinya. Setelah berpindah dari Toronto yang sangat tertutup ke Los Angeles yang ramai dan sosial, aku menyadari betapa terpisahnya aku dari lingkungan sosial. Ketika berada di sana, di ruangan yang penuh dengan orang-orang, bertemu banyak wajah baru yang penting dan ada keinginan untuk memberikan kesan yang baik dan merasa seperti orang yang paling seru di pesta, aku benar-benar berjuang untuk bisa kembali ke bedroom studio saya yang nyaman, dan kenyamanan pada waktu aku sedang sendirian. Penempatan dua mindset yang berbeda ini yang akhirnya mendorong aku untuk menulis lagu ini."
Baca juga: Bruno Major Rilis Single We Never Really Friends
Dalam lima tahun terakhir, LaRocca telah menciptakan nama di skena musik Toronto yang dikategorikan memiliki komunitas musik yang erat.
Ia kemudian ditemukan secara cepat oleh produser multiplatinum, peraih nominasi penghargaan Grammy, WondaGurl. Dengan sejarah kolaborasi dengan artis-artis papan atas seperti Rihanna, Drake, SZA, Jay-Z, dan lain-lain, melihat keahlian produksi LaRocca, WondaGurl langsung mengundangnya untuk berkolaborasi di studio.
WondaGurl berbagi, "Aku senang melihat EP-nya Chris LaRocca akhirnya menjadi sebuah kenyataan. Sangat menakjubkan melihat visi seorang seniman tereksekusi dan saya merasa terhormat bisa menjadi bagian dari proses itu. Aku tidak sabar untuk dunia mendengarkan suaranya yang unik dan bakatnya untuk dikenali dalam skala global."
Setelah bekerja sama dalam proyek-proyek lainnya seperti membantu single terbarunya Kali Uchis, Deserve Me (feat. Summer Walker), WondaGurl merekrut LaRocca sebagai artis kedua di bawah label musiknya Wonderchild, yang kini bekerja sama dengan Red Bull Records.
Dengan sebuah EP lain yang akan datang pada musim panas ini, Perhaps! memberikan sentuhan segar dari palet yang eklektik dari LaRocca dan merupakan indikator awal bahwa ia adalah salah satu musisi yang patut diikuti terus perkembangannya tahun ini.
Selain Kanada, musik LaRocca juga digemari di kawasan Asia, dengan Filipina, Malaysia, Indonesia, dan Thailand menjadi salah satu dari 10 negara di dunia yang paling banyak memainkan musiknya. (RO/Z-1)
Kisah inspiratif 7 selebritis dunia yang memulai karier dari jalanan (pengamen). Dari Rod Stewart hingga Ed Sheeran, simak perjuangan mereka menembus industri hiburan global.
Keputusan Vidi Aldiano untuk berhenti sejenak diambil agar ia bisa memusatkan perhatian pada pemulihan kesehatannya.
SEJUMLAH selebritas seperti Vidi Aldiano, Denny Sumargo (Densu), hingga Luna Maya bersaing dalam Tiktok Awards 2025.
Kylie Jenner melakukan pemotretan untuk kampanye koleksi jenama riasan miliknya King Kylie Collection dengan memakai mahkota karya perancang aksesoris Tanah Air, Rinaldy Yunardi.
Dalam unggahan di Instagram pribadinya, Raisa mengunggah sejumlah foto kegiatannya di Paris, salah satunya saat menjadi tamu undangan di salah satu acara brand kosmetik kenamaan Dior.
Ardina Rasti memilih tampil apa adanya terutama dalam perawatan wajahnya yang tampak awet muda tidak melakukan prosedur treatment ekstrem.
EP Dog Years dari Chris LaRocca dirilis dengan single utama Preaching to the Choir, yang memiliki nuansa funk, namun dengan tema yang pesimistis.
Single Last Pair of Boots In Town dari Chris LaRocca mengangkat tema siklus hubungan toksik yang berulang.
Normal Guy menjadi rilisan keempat Chris LaRocca pada tahun ini, sekaligus bagian dari rangkaian menuju EP terbarunya Dog Years, yang akan dirilis akhir tahun ini.
Lewat lagu Slow Dance in the Diner, Chris LaRocca mengajak pendengarnya ikut merasakan hangatnya momen-momen kecil yang bisa terjadi saat sedang jatuh cinta.
Lewat Laundry Day, Chris LaRocca menangkap momen ketika hubungan mulai berkembang menuju sesuatu yang lebih serius.
Membuka babak baru dalam eksplorasi musikalnya, Chris LaRocca merilis single pertama dari EP ini, Ladybug, yang kini sudah tersedia di berbagai platform digital.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved