Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTOR remaja Ali Fikry bercerita harus belajar berbicara dalam bahasa Jawa ketika berperan sebagai Adi dalam film horor terbaru produksi Rapi Films, Waktu Maghrib.
Syuting di sebuah desa di Yogyakarta, Ali harus berdialog dengan bahasa Jawa. Meski sedikit kesulitan, kehadiran aktor lain membuatnya lebih terbantu dan menikmati proses syuting film horor keempatnya ini.
"Selain pendalaman karakter, aku harus belajar bahasa Jawa lagi, semua aktor di situ membantu aku dan bantu belajar akting juga kok," kata Ali, dikutip Selasa (31/1).
Baca juga: Film Waktu Maghrib Rilis Trailer
Ali, yang berperan sebagai Adi, adalah satu dari tiga bersaudara yang menjadi biang dari rentetan teror mistis yang menghantui desa tempat mereka tinggal.
Karakter Adi yang aktif, menurutnya, mirip dengan kepribadiannya sehingga lebih mudah bagi Ali untuk berimprovisasi.
"Adi itu karakternya aktif, bukan nakal ya tapi aktif dan pecinta alam, ada miripnya dengan aku," imbuhnya.
Waktu Maghrib bukanlah film horor pertama bagi aktor berusia 14 tahun itu. Ali sebelumnya bermain di film trilogi Kuntilanak pada 2018, 2019, dan 2022.
Film Waktu Maghrib ditulis oleh Agasyah Karim, Khalid Kashogi, Bayu Kurnia, dan Sidharta Tata.
Film ini dibintangi oleh sederet aktor, yaitu Andri Mashadi, Aulia Sarah, Taskya Namya, Ali Fikry, Bima Sena, dan Nafiza Fatia Rani.
Adapun Waktu Maghrib diagendakan tayang di bioskop Tanah Air mulai 9 Februari 2023. (Ant/OL-1)
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Kepercayaan untuk kembali berperan sebagai hansip di Waktu Maghrib 2 disambut baik oleh Sadana Agung.
Teror yang terjadi dalam film Waktu Maghrib bukan hanya disebabkan oleh makhluk halus, tetapi juga konsekuensi dari tindakan karakter-karakternya yang melanggar nilai-nilai dan norma.
Bagas menceritakan bagaimana luka tergores yang awalnya tidak serius di kakinya, itu didapat saat syuting film Waktu Maghrib 2 untuk adegan aksi di sebuah gudang.
Jalan Kaliurang, dengan nuansa sejuk dan pemandangan Gunung Merapi, juga menjadi salah satu latar penting dalam film Waktu Maghrib 2.
Waktu Maghrib 2 berkisah 20 tahun setelah kejadian yang dialami Adi dan kawan-kawannya di Jatijajar pada film pertama, Jin Ummu Sibyan kembali meneror anak-anak di sebuah desa.
Berikut jadwal buka puasa kota Medan menurut Bimbingan Masyarakat Islam di situs Kementerian Agama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved