Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Siapa sangka disebuah Kota kecil Cianjur, Indonesia terlahir musisi muda, dia adalah seorang penyanyi sekaligus penulis lagu bernama Comatra, 19.
Meski dia dibesarkan dalam keluarga non-musisi, bakatnya di dunia musik sangat kental dan alami. Berawal dari belajar bermain gitar bersama ayahnya, Comatra menjadi gemar menulis lagu, membuat aransemen, dan menyanyikan hasil karyanya.
Comatra telah membuat beberapa lagu yang ditulis dan diaransemen sendiri, kebanyakan lagu – lagu yang dibuatnya merupakan hal- hal yang ia alami dalam hidupnya. Lagu-lagu yang dia buat Sebagian besar berbahasa Inggris dengan genre musik Electro-folk/ Pop-folk/Pop Ballad.
Di penghujung 2022 ada yang istimewa dari Comatra, karena debut singlnya berjudul Silence akan rilis dibawah naungan label musik GP Records.
Silence menceritakan tentang perasaan seseorang yang tidak pernah didengarkan dan dipedulikan oleh orang- orang di sekitarnya. Tidak ada yang benar-benar mendengarkan, mereka hanya berpura-pura peduli. Saat seseorang itu membutuhkan perhatian, semua hanya menutup telinga, mata dan mengatakan bahwa semuanya akan baik-baik saja, padahal tidak.
“Lirik Silence berdasarkan pengalaman pribadi yang aku tulis di jurnal harian dan aku gak sengaja membuat lagu ini di tengah malam. Saat itu ada suatu nada yang sangat menjengkelkan terus terngiang di kepalaku. Sebuah nada ‘aneh tapi cantik’ yang tidak bisa berhenti muncul di kepalaku dan jujur itu mengganggu banget. Makanya aku catat dan rekam agar aku ingat dan jadilah Silence”, kata Comatra.
Sedangkan untuk video musiknya dikonsep menyerupai arti dari Silence, setiap adegan dalam video klip tersebut memiliki makna sehingga terasa begitu kelam, sedih, dan Silence banget. Bahkan setiap detail atau properti yang digunakan mengandung arti Silence.
Comatra berharap Silence ini bisa diterima baik di seluruh negara, terutama di Indonesia. Maka dari itu, dukungan dari semua pihak sangat diharapkan. terutama, teman – teman media elektronik, online, dan para pecinta musik sehingga Silence ‘dapat bersuara’ di seluruh belahan dunia. (OL-12)
Hasil donasi yang terkumpul akan dikelola secara profesional oleh Masjid Jogokariyan.
Didirikan pada 14 Maret 2025, Amustra lahir dari keresahan atas keterbatasan akses, perlindungan profesi, hingga minimnya ruang pengembangan bagi musisi tradisi.
Partisipasi aktif para pelaku musik, penting untuk memastikan hak ekonomi mereka benar-benar terlindungi.
Dalam rangka merayakan 11 tahun perjalanan sebagai wadah bagi musisi perempuan lintas genre dan generasi, Sisterhoodgigs Movement menggelar We Matter.
Rendy Laks menghadirkan tiga single terbaru sekaligus yang berjudul “Berakhir Di Sini”, “Mahligai”, dan “Pengagum Rahasia.
“Kita bentuk caranya, misalnya dalam bentuk PNBP di bawah ekonomi kreatif. Setiap pencipta boleh mendaftarkan karyanya dan diverifikasi oleh ekonomi kreatif sehingga lebih clear,"
Lagu Harmoni hadir dengan balutan musik ballad khas era 70-an yang menjadi kekuatan Krisna Trias.
Melalui trilogi ini, Vadesta menyuguhkan sebuah narasi cinta yang utuh dan saling terhubung.
Pertemuan Tanda Seru dengan Roy Jeconiah bermula dari show kolaborasi di Magelang dan Yogyakarta. Kedekatan di atas panggung memicu gagasan untuk masuk ke studio rekaman.
Star Flower dari Chilli Beans mencoba menerjemahkan berbagai manifestasi "cahaya" yang menjadi inti cerita anime Love Through a Prism.
Lewat single terbaru berjudul Cinta tapi Terluka, The Chasmala, mengangkat realitas hubungan percintaan yang penuh luka, dipendam terlalu lama.
Melalui lagu Salam Sehat, ArumtaLa konsisten membawa ciri khas mereka: memadukan tema kehidupan sehari-hari yang dewasa namun jenaka, serta menyampaikannya secara apa adanya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved