Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSIKUS Mohamad Istiqamah Djamad dengan project solo bernama Pusakata menghadirkan album baru yang bertajuk 'Mesin Waktu 2020 (Dua Puluh Dua Puluh)'. Di album tersebut berisikan sembilan lagu sebagai buah hasil kolaborasi ciamik dengan musisi- musisi kenamaan Tanah Air.
Beberapa musisi kenamaan yang terlibat di antaranya Fadly “Padi”, Aksan Sjuman, Gusti Hendy “Gigi”, Inis, Adhitya Pratama, Enrico Octaviano, Budi Rahardjo, dan Sadrach Lukas.
"Sedianya album Mesin Waktu 2020 akan dirilis pada 2021, namun baru dapat terlaksana pada Juni 2022 agar dapat dibarengi dengan tur di lima pulau besar di Indonesia," ujar pria yang akrab disapa Is itu dalam keterangan resminya, Kamis (14/7).
Pria yang juga sempat membesarkan nama grup musik "Payung Teduh" itu menceritakan turnya akan dimulai dari daerah Sumatra Utara serta Riau, setelah itu tur berlanjut ke kota- kota di Jawa Timur dan ditutup di kota- kota Sumatra Barat.
Tur ini akan berakhir di Agustus 2022 dan akan membawa para penggemar Pusakata menikmati lagu-lagu yang berada di dalam "Mesin Waktu 2020".
Adapun sembilan lagu yang terdapat di dalam "Mesin Waktu 2020" semuanya berasal dari single- single yang dilepas Pusakata sejak Desember 2019 dan ditutup dengan perilisan lagu "Meminta Diri" pada April 2022, serta ada dua lagu baru yang belum dirilis.
Baca juga: Berkolaborasi dengan Inis Sahib, Pusakata Rilis Meminta Diri
Salah satu lagu yang belum dirilis itu bahkan direkam secara langsung di Pantai Pulau Belitung.
Untuk memberikan gaya unik pada "Mesin Waktu 2020", Pusakata menggandeng Garis Edelweiss untuk membuat karya sampul, Dek Lestari untuk artwork dan merancang video musik "Dunia Batas", serta Johanes Simon sebagai sutradara untuk empat video musik berlatar alam Sumba yang indah di Nusa Tenggara Timur.
"Mesin Waktu 2020 akan menjadi perjalanan yang sangat istiwewa bagi Pusakata. Oleh karena itu saya, Mohammad Istiqamah Djamad alias Pusakata ingin mengarungi waktu bersama kawan semua dengan bercerita dan melantunkan bait-bait nada pada rangkaian tur Menjelajah Mesin Waktu 2020, dari bab pertama hingga pada bab-bab berikutnya di kota-kota kawan semua," ungkap Is.
Lagu- lagu yang ada di dalam album "Mesin Waktu 2020" sudah dapat didengarkan di berbagai digital streaming platform yang tersedia di Tanah Air.(Ant/OL-5)
Charli XCX menceritakan bagaimana latar belakang ras campurannya memengaruhi proses kreatif album Brat.
MEMASUKI tahun ke-28 bersama, Padi Reborn yang kini digawangi Fadly (vokal), Yoyo (drum), Piyu (gitar), Ari (gitar), dan Rindra (bas) masih tetap aktif berkarya di dunia musik.
PENYANYI-penulis lagu asal Amerika, David Archuleta merilis lewat album musik mini terbarunya, Earthly Delights
RAPPER asal Thailand, Milli, yang pernah mencatat sejarah sebagai artis Thailand pertama yang tampil di panggung utama Coachella 2022, merilis album terbaru bertajuk Heavyweight.
SETELAH sukses dengan album Nelangsa Pasar Turi lewat berbagai medium termasuk rilisan digital, fisik, hingga tur konser, Bilal Indrajaya kini kembali mempersembahkan karya terbaru.
SEBAGAI seorang gitaris yang tumbuh kembang dalam naungan musik jazz dan rock, Mikail Al Rabbdia resmi merilis single berjudul Wind Run pada hari Rabu (26/3).
MUSISI Raissa Anggiani sukses menggelar konser album ‘Kepada, Yang Terhormat’ di M Bloc Live House, Jakarta. Raissa menutup gelaran konser album dengan sempurna di Jakarta.
SEBAGAI bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial, penyanyi solo, Rossa, menyalurkan zakat mal senilai Rp500 juta untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah di Sumatra.
Rossa mengaku bahwa ini adalah pengalaman pertamanya terlibat dalam sebuah proyek seni di luar keperluan komersial.
Belum Siap Dewasa adalah lagu tentang perasaan takut tumbuh besar dan meninggalkan masa sekolah yang penuh tawa dan teman-teman.
Paa Perasuk menarik perhatian tidak hanya karena alur ceritanya yang unik tetapi juga karena berhasil mengandeng penyanyi internasional Anggun C. Sasmi untuk debut.
PENYANYI muda Prince Poetiray berhasil menyabet penghargaan Pendatang Baru Terbaik Terbaik di AMI Awards 2025. Musisi berusia 11 tahun itu merebut penghargaan lewat lagu Selalu Ada di Nadimu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved