Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
ALBUM studio pertama milik Lim Young-woong mencatat penjualan album minggu pertama tertinggi dibandingkan dengan artis solo mana pun dalam sejarah Korea Selatan, menurut keterangan sumber di industri musik negara itu.
Dikutip dari Yonhap, Selasa (10/5), album bertajuk "Im Hero" itu telah terjual sekitar 1,1 juta kopi dalam sepekan setelah dirilis pada Senin lalu.
Jumlah tersebut sekitar 240.000 lebih banyak dari rekor yang dipegang sebelumnya oleh Baekhyun EXO dengan EP "Bambi" sebagai album solo yang paling banyak terjual di minggu pertama perilisannya.
Baca juga : Cowboy Carter, Album Baru Beyonce Rilis 29 Maret 2024
Pencapaian tersebut dianggap luar biasa mengingat genre musik trot yang dibawakan Lim memiliki pasar yang terbatas.
Genre tersebut sebagian besar populer di kalangan orang Korea paruh baya dan lebih tua, tidak seperti idola K-pop mainstream dengan banyak penggemar di luar Korea Selatan.
Lim menjadi bintang yang menarik perhatian setelah ia tampil di acara audisi "Mr. Trot" (2020) di saluran TV kabel Chosun sebagai penyanyi pria musik trot.
Baca juga : Sundowners Ingin Ciptakan Dimensi Sendiri Melalui Album Perdana
Sejak debutnya pada tahun 2016, artis berusia 30 tahun itu telah menempati posisi tinggi di tangga lagu utama Korea Selatan setiap kali ia merilis lagu baru.
"Im Hero" menandai album fisik pertama Lim. Album ini terdiri dari 12 lagu dari beragam genre, di mana banyak musisi K-pop terkenal berpartisipasi.
Album berisi lagu utama "If We Ever Meet Again" yang ditulis dan digubah penyanyi Lee Juck. Album "Im Hero" juga menyertakan lagu "Our Blues, Our Life", sebuah soundtrack pra-rilis untuk serial TV "Our Blues". (Ant/OL-09)
Ke-11 lagu dalam album tersebut secara lirik didasari oleh kisah nyata dari semua perjalanan cinta yang menjadi kenangan dan pelajaran Saphira.
MUSISI Raissa Anggiani sukses menggelar konser album ‘Kepada, Yang Terhormat’ di M Bloc Live House, Jakarta. Raissa menutup gelaran konser album dengan sempurna di Jakarta.
SEBAGAI bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial, penyanyi solo, Rossa, menyalurkan zakat mal senilai Rp500 juta untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah di Sumatra.
Rossa mengaku bahwa ini adalah pengalaman pertamanya terlibat dalam sebuah proyek seni di luar keperluan komersial.
Belum Siap Dewasa adalah lagu tentang perasaan takut tumbuh besar dan meninggalkan masa sekolah yang penuh tawa dan teman-teman.
Paa Perasuk menarik perhatian tidak hanya karena alur ceritanya yang unik tetapi juga karena berhasil mengandeng penyanyi internasional Anggun C. Sasmi untuk debut.
Melalui lagu Senyum Papa, Lindee Cremona memotret sosok ayah dari kacamata seorang anak; sosok yang kerap terlihat kuat dan selalu melempar senyum.
Menurut Dewi Gita, membuat soundtrack sulit karena penulis lagu harus menyesuaikan dengan cerita film serta tujuan dari film tersebut.
Marcell Siahaan sengaja membawakan lagu ini tanpa upaya untuk membesarkannya secara berlebihan.
Do What You Gotta, hasil kolaborasi dengan Sunset Rollercoaster, ditetapkan sebagai single utama dari EP terbaru PREP yang bertajuk One Day in the Sun.
Jakarta Concert Orchestra (JCO) kembali membuktikan daya tarik musik anime di panggung orkestra melalui konser bertajuk an Anime Symphony: Re-Awakening.
Eclipse dari Shye hadir dengan nuansa indie-rock yang kental, membawa pendengar menelusuri ruang-ruang keintiman yang bersifat tarik-ulur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved