Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BEBERAPA hari setelah mengunjungi ibu kota Ukraina Kiev untuk merekam bahan dokumenter mengenai invasi Rusia, aktor-sutradara Hollywood Sean Penn kini berada di antara ribuan pengungsi yang melarikan diri ke Polandia dengan berjalan kaki.
Aktor berusia 61 tahun mengunggah foto di Twitter, Senin (28/2) waktu setempat, menunjukkan dirinya memakai ransel dan koper di bahu jalan di samping deretan mobil.
"Saya dan dua rekan berjalan bermil-mil ke perbatasan Polandia setelah meninggalkan mobil kami di sisi jalan," tulis Penn.
"Hampir semua mobil di foto ini hanya mengangkut perempuan dan anak-anak, sebagian besar tanpa barang bawaan, dan mobil itu satu-satunya milik mereka yang berharga," lanjutnya.
Baca juga: Lindsay Lohan akan Bintangi Dua Film Netflix
Dalam cuitan itu dia tidak menjelaskan mengapa dia harus meninggalkan kendaraan mereka.
Juru bicara di Los Angeles, Mara Buxbaum, mengatakan lewat surel, Selasa (1/3), bahwa Penn sudah berhasil keluar dari Ukraina dalam keadaan aman. Dia menolak menjawab pertanyaan lain tentang keberadaannya atau bagaimana kondisi keberangkatannya dari Ukraina.
Penn berada di Kiev, Kamis (24/2) lalu menghadiri konferensi pers di kantor Presiden Volodymyr Zelenskiy di hari pertama invasi Rusia, merekam video untuk film dokumenter mengenai krisis tersebut, kata kantor Zelenskiy dalam sebuah pernyataan saat itu.
"Sean Penn termasuk di antara mereka yang mendukung Ukraina di Ukraina hari ini. Negara kita berterima kasih kepadanya atas keberanian dan kejujuran yang ditunjukkannya," lanjutnya.
Pernyataan itu menyebutkan Penn telah mewawancarai tokoh politik dan militer Ukraina, juga jurnalis, sebagai bagian dari produksi.
Penn pernah berada di banyak operasi antiperang dan kemanusiaan selama bertahun-tahun. Film dokumenter Discovery Plus 2020, Citizen Penn menceritakan upaya aktor dalam mendirikan organisasi nirlaba Community Organized Relief Effort, juga dikenal sebagai CORE, dalam menanggapi gempa bumi Haiti pada 2010. (Ant/OL-1)
Megan Domani mengungkapkan bahwa peran Annisa memberikan tantangan tersendiri, terutama dari sisi pendalaman karakter yang memiliki latar belakang keluarga yang kompleks.
Revalina S Temat membagikan pengalamannya menghadapi tuntutan peran yang menguras energi di film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?
Bukan sekadar drama rumah tangga biasa, film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? dirancang sebagai sebuah eksplorasi spiritual dan perjalanan batin seorang perempuan.
Beby mengungkap cerita dalam film Tolong Saya! (Dowajuseyo) lahir dari kejadian mistis yang ia alami saat menjalani kehidupan sebagai mahasiswa Indonesia di Korsel.
Gina S Noer memaparkan bahwa film Esok Tanpa Ibu bukan sekadar cerita tentang teknologi, melainkan sebuah eksplorasi mengenai relasi kompleks antara AI, sosok ibu, dan lingkungan hidup.
Aktris utama Dian Sastrowardoyo dilaporkan mengalami insiden jatuh dari kuda saat menjalani salah satu adegan penting saat syuting film Esok Tanpa Ibu.
Rapper 50 Cent menyetujui penyelesaian gugatan sipil terkait dugaan penyerangan hanya beberapa hari sebelum Netflix merilis dokumenter mengenai Sean “Diddy” Combs.
Taylor Swift membagikan cerita hubungannya dengan Travis Kelce dalam teaser docuseries The End of an Era. Ia menyebut tunangannya itu sebagai “kejutan terbesar” dalam hidupnya.
Victoria Beckham buka-bukaan di serial Netflix terbarunya tentang rahasia di balik ekspresi dingin, perjuangan karier, dan tekanan sebagai desainer sukses.
Raja Charles merilis dokumenter “Finding Harmony” di Prime Video, menyoroti filosofi hidup selaras dengan alam demi masa depan berkelanjutan.
Bersamaan dengan penayangan dokumenternya, Simple Plan juga menghadirkan sebuah soundtrack resmi film ini dan telah dirilis pada 11 Juli lalu.
Melalui interaksi langsung dengan pasien ALS dan keluarga mereka, Vino G Bastian mendapatkan pemahaman mendalam tentang tantangan fisik dan emosional yang dihadapi pejuang ALS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved