Senin 28 Februari 2022, 11:26 WIB

Gara-Gara Invasi Rusia ke Ukraina, Green Day Batalkan Konser di Moskow

Basuki Eka Purnama | Hiburan
Gara-Gara Invasi Rusia ke Ukraina, Green Day Batalkan Konser di Moskow

Instagram @greenday
Green Day

 

GRUP band Green Day telah membatalkan konser yang dijadwalkan pada 29 Mei di Stadion Spartak, Moskow karena invasi Rusia ke Ukraina.

"Dengan berat hati, mengingat peristiwa terkini, kami merasa perlu membatalkan pertunjukan kami yang akan datang di Stadion Spartak, Moskow," kata Green Day dalam sebuah pernyataan dilansir Variety, Senin (28/2).

"Kami sadar bahwa momen ini bukan tentang pertunjukan rock, ini jauh lebih besar dari itu. Tapi kami juga tahu bahwa rock and roll itu selamanya dan kami merasa yakin akan ada waktu dan tempat untuk kami kembali di masa depan. Jaga keselamatan kalian," lanjut band itu.

Baca juga: Penyanyi dan Aktor Korsel Kim Hyun Joong akan Menikah

Green Day adalah musisi kedua yang membatalkan pertunjukan di Moskow. Sebelumnya, Jumat (25/2), artis pop AJR juga membatalkan konsernya yang dijadwalkan Oktober mendatang.

Menurut situs web artis, Songkick dan sumber lainnya, di Moskow akan ada pertunjukan Saint Jhn, Tricky, Disclosure, dan Bring Me the Horizon yang dijadwalkan pada Maret dan April.

Sedangkan pada Mei terdapat konser Khalid, One Republic, Yungblud, Girl in Red, Judas Priest, dan Denzel Curry.

Akan tetapi, deretan nama tersebut hanyalah pertunjukan pembuka saja sebelum memasuki masa tersibuk untuk festuval musik, termasuk festival Bol dan dua Park Live Festival yang menampilkan Killers, Gorillaz, My Chemical Romance, Iggy Pop dan lainnya. 

Selain itu, ada juga pertunjukan musim panas yang menghadirkan Iron Maiden, Deep Purple, Imagine Dragons, Bjork, serta Eric Clapton.

Geoff Meall, agen Paradigm Agency yang berbasis di London, mengatakan pihaknya memiliki pertunjukan karena akan pergi ke sana mulai bulan depan hingga musim panas. Namun hal tersebut sepertinya tidak akan bisa terlaksana.

"Saat ini, saya tidak bisa melihat pertunjukan itu bisa terjadi. Ukraina jelas merupakan zona perang yang aktif sehingga tidak mungkin untuk mengadakan konser di sana, dan dengan Rusia, pertama, setiap pemerintah menasihati warganya untuk tidak pergi ke sana kecuali untuk urusan penting," kata Meall.

"Rock and roll mungkin tidak akan dianggap demikian, tetapi lebih banyak artis tidak ingin dilihat mendukung tindakan pemerintah itu saat ini," pungkasnya. (Ant/OL-1)

Baca Juga

MI/Meilani Teniwut

FilmĀ Hansan: Rising Dragon Tuai Pujian

👤Meilani Teniwut 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 12:28 WIB
Dalam pemutaran perdana film itu di Indonesia, Hansan: Rising Dragon sukses menuai...
Instagram @sid_official

Superman Is Dead Kembali ke Jalur Independen Mulai Tahun Ini

👤Basuki Eka Purnama 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 11:23 WIB
"Ya, kembali ke indie lagi. Kami rencananya mudah-mudahan bisa membentuk manajemen baru untuk ke mana nanti SID harus...
Instagram @lalahuta

Lalahuta Perkenalkan Tiga Vokalis Baru Lewat Single Tak Cuma Angan

👤Basuki Eka Purnama 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 11:11 WIB
"Kami terinspirasi dari kisah curhatan teman-teman kami yang selalu semangat mencari jodoh dan pasangan hidup mereka. Itulah kenapa,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya