Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
EUFORIA keberhasilan Indonesia merebut medali emas pada Olimpiade Tokyo 2020 lewat Greysia Polii/Apriyani Rahayu membuat masyarakat terkena demam tepok bulu. Tak terkecuali Miss Earth 2014, Ilona Budiman.
Sedari kecil, Ilona sudah akrab dengan bulu tangkis. Ia kerap bermain dan menyaksikan para atlet jagoan Tanah Air berlaga di televisi.
Kebiasaan Ilona bermain bulu tangkis sejak kecil juga memudahkannya dalam bermain peran. Kebetulan, Ilona mendapat peran sebagai atlet dan pelatih bulu tangkis dalam sinetron Kuraih Bintang.
Tak hanya berlakon sebagai atlet dan pelatih, Ilona harus berperan sebagai warga negara Thailand bernama Son Mai. Hal tersebut menjadi tantangan baginya.
“Jadi ceritanya di sinetron ini, Indonesia mengadakan festival bulu tangkis dengan negara tetangga, termasuk Thailand,” ujar Ilona.
“Tantangannya tak hanya harus bisa gerakan bulu tangkis yang benar, tetapi juga berbicara bahasa thailand dan inggris lalu aku diminta utk bisa melakukan gerakan muaythai,” cerita Ilona.
Baca juga : undala dan Sri Asih Hadir dalam Bentuk NFT
Tentu awalnya tak mudah bagi Ilona untuk berdialog dengan bahasa Thailand. Untungnya, Ilona mendapat bantuan dari teman saat aktif di Beauty Pageant.
“Saya berteman baik dengan Miss Thailand 2020, Natthapat Pongpraphan. Dia membantu saya untuk berdialog yang benar,” ujar Ilona.
“Dan soal bulu tangkis Thailand, saya juga cukup tahu. Terutama Ratchanok Intanon yang mengukir berbagai prestasi gemilang, dia salah satu idola saya,” imbuhnya.
Dalam keseharian, Ilona memang sudah terbiasa dengan olahraga. Hal itu juga yang membuatnya tak kesulitan saat mendapat peran yang berkaitan dengan bulu tangkis.
“Sangat tertolong sekali berkat aku suka fitness dan mengikuti muaythai, serta bermain badminton dari kecil jd aku tidak terlalu kesulitan untuk melakukannya,” ujar Ilona. (RO/OL-7)
Tiwi/Fadia melaju ke semifinal Jerman Terbuka setelah sukses menundukkan wakil Hong Kong, Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan, dengan skor meyakinkan 21-15 dan 21-14
Berpasangan dengan wakil Singapura, Hee Yong Kai Terry, Gloria Emanuelle Widjaja bertekad menuntaskan ambisinya untuk naik ke podium tertinggi setelah dua kali harus puas jadi runner-up.
Apriyani/Lanny harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Kaho Osawa/Mai Tanabe di babak 16 besar Jerman Terbuka.
Turnamen bulu tangkis tertua di dunia, All England 2026, akan menjadi panggung pembuktian bagi pebulu tangkis tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan.
Di laga Jerman Terbuka, Tiwi/Fadia menundukkan wakil Denmark, Kathrine Vang/Mette Werge, dengan skor meyakinkan 21-8 dan 21-14.
Turnamen ini diikuti 518 atlet dari 28 klub, yang terdiri atas 25 klub mitra.
Dengan dukungan tim pelatih berpengalaman, HSBC Coaching Clinic 2025 diharapkan menjadi wadah inspiratif yang mampu mengembangkan minat, keahlian, dan aspirasi generasi muda.
MERAYAKAN Hari Perempuan Internasional, Nestlé Indonesia memperingati dampak perempuan dalam setiap peran melalui talkshow inspiratif International Women’s Day 2025
Greysia menunjukkan semangat dan konsistensi tinggi menjadi kunci untuk meraih mimpi
Greysia Polii mengungkapkan dirinya banjir air mata saat melihat prestasi luar biasa ini, terutama karena emas yang diraih bukan berasal dari cabang bulu tangkis.
Mantan pemain bulu tangkis Indonesia Greysia Polii menilai ganda putri Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti bisa melangkah jauh di Olimpiade 2024 mendatang.
Buku biografi ini menceritakan berbagai kisah Greysia Polii di balik lapangan, peluh, dan tangis yang berujung senyum di podium juara, termasuk rumitnya polemik antarpemain ganda
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved