Selasa 24 November 2020, 21:29 WIB

Begini Cara Andien Berkontribusi Kurangi Pencemaran Lingkungan

Ghani Nurcahyadi | Hiburan
Begini Cara Andien Berkontribusi Kurangi Pencemaran Lingkungan

Dok. MI/Galih pradipta
Andien

 

MASALAH lingkungan menjadi salah satu persoalan serius yang hingga kini dihadapi dunia, termasuk Indonesia. Gaya hidup selama ini yang abai terhadap keberlanjutan lingkungan telah menyebabkan terjadinya berbagai permasalahan lingkungan, seperti adanya polusi hingga pencemaran lingkungan karena sampah. 

Demi mengantisipasi kerusakan lingkungan ini agar tak kian parah, diperlukan kolaborasi dan aksi bersama yang dilakukan secara terus menerus. Aksi tersebut bisa dimulai dari diri sendiri dengan melakukan hal-hal kecil dalam aktivitas sehari-hari. 

Upaya kecil itulah yang juga beberapa tahun ini secara konsisten dilakukan oleh penyanyi Andien. Dalam webinar sesi 6 Unilever Katadata: Sustainability Day 2020, Andien mengakui bahwa aksi untuk menjaga masa depan berkelanjutan ini, ia mulai dari hal-hal kecil sejak tahun 2018. 

Kini, Andien tercatat sebagai salah satu pegiat gaya hidup ramah lingkungan. Andien mulai berpikir untuk berperan dan bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan setelah menyadari banyaknya kerusakan yang disebabkan oleh gaya hidup kita sendiri. 

"Di keluarga aku sering travelling, kita sesekali justru refreshingnya bersihin sampah, aku ajak anakku, jadi membuat itu jadi sesuatu yang fun. Di rumah pilih-pilih sampah juga, sudah mengkompos itu sudah dua tahun, mengurangi penggunaan plastik," ujar Andien dalam webinar yang digelar pada Selasa (24/11). 

Selain aksi kecil dalam keluarganya, Andien juga mendirikan Yayasan Setali. Bersama yayasan tersebut, ia mengampanyekan penggunaan produk fashion yang merupakan barang daur ulang. 

Menurut Pendiri Komunitas Zero Waste Indonesia, Maurilla Imron, saat ini kesadaran serupa yang dirasakan oleh Andien ini sudah mulai berkembang luas di tengah masyarakat, khususnya generasi milenial. Maurilla mengatakan, berdasarkan surveinya sudah lebih dari 50 persen generasi milenial yang saat ini merasa bertanggung jawab atas lingkungan. 

"Hampir 3 tahun ini bisa terlihat dari tren yang ada di masyarakat mengenai gaya hidup berkelanjutan. Dan ada sebuah kebanggaan tersendiri mereka melakukan itu, sekarang juga sudah jauh lebih banyak influencer bahkan juga bisnis yang membahas hidup berkelanjutan," ujar Maurilla. 

Bicara soal andil dunia bisnis, Unilever sebagai salah satu Fast Moving Consumers Goods (FMCG), di mana produknya digunakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, sudah mulai memperkuat konsep keberlanjutan dan meningkatkan produksi produk ramah lingkungannya. 

Baca juga : Raisa Bakal Tampil di Unite ON: Live Concert

Upaya ke sana, kata Home Care Director PT Unilever Indonesia Veronika Utama, diwujudkan melalui lima pilar utama yang diperhatikan perusahaan dalam proses produksi. 

"Salah satu perwujuduan nyata ini yaitu Home Care, di mana September lalu kita mendeclair our produk dengan transisi bahan baku yang tadinya 100 persen carbon, secara parsial kami mulai transisi ke bahan baku terbarukan," tutur Veronika.

Kemudian mereka juga melakukan transisi produk berjejak karbon rendah. Serta pembuatan produk dengan upaya menghemat penggunaan air, kemasan hasil daur ulang, hingga transisi produk berbahan kimia ke produk yang diformulasikan dengan cermat untuk konsumen. 

Upaya yang dilakukan perusahaan ini, menurut Produk Development R&D Manager Home Care Unilever Indonesia, Effendi Yonathan, bertujuan untuk mengajak konsumen bisa lebih bijak dalam memilih produk yang digunakan sehari-hari. 

Ia memberi tips, agar para konsumen bisa lebih jeli dalam memilih barang-barang yang dipakai. 

"Pertama yang kita bisa lihat produk rumah tangga yang biasa kita temuin, yang baik adalah sudah melalui izin registrasi Kemenkes. Dari sana secara regulasi sudah memenuhi minimum persyaratan," ujar Effendi. 

Lebih lanjut, konsumen kata dia, juga bisa mengacu pada lima pilar yang diterapkan Unilever. Mulai dari penggunaan kemasan yang bisa dilihat apakah berbahan karbon atau plant base, hingga dari segi instruksi penggunaan air. 

Dengan lebih meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, minimal dari langkah kecil sebagai konsumen ini, ia yakin upaya menjaga bumi agar lebih bersih di masa depan, akan lebih mungkin untuk terealisasi. (RO/OL-7)

Baca Juga

DOK Warner Bros

Sedikit Bocoran Film Godzilla vs Kong lewat Trailer Perdana

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 25 Januari 2021, 20:11 WIB
Godzilla vs Kong akan dirilis baik di bioskop maupun di HBO Max pada 26...
Antara

BMW M1 Milik Mendiang Paul Walker Dilelang

👤Basuki Eka Purnama 🕔Minggu 24 Januari 2021, 11:17 WIB
Daftar untuk pelelangan berada pada US$350 ribu atau sekitar Rp4,9 miliar pada saat berita ini...
Dok HBO

Serial The Rook Tayang di HBO Go

👤Basuki Eka Purnama 🕔Minggu 24 Januari 2021, 06:17 WIB
The Rook merupakan kisah original dari perempuan muda dengan kekuatan khusus yang memilih jadi aset tidak ternilai yang selalu diinginkan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya