Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SOLOIS Tulus mengaku senang menggunakan baju yang sama berulang kali, selama itu membuatnya nyaman dan sesuai dengan pribadinya. Hal itu disampaikan Tulus dalam sebuah acara diskusi di Jakarta.
"Ketika naik panggung itu, saya senang pakai baju baru, tapi saya lebih senang lagi kalau pakai baju yang diulang-ulang," kata Tulus.
Pelantun lagu Hati-Hati di Jalan itu mengaku dalam menemukan pakaian yang nyaman bukan hal yang mudah. Sehingga saat menemukan satu pakaian yang sesuai, dia memilih memakainya kembali daripada terus mencari yang baru. "Saya bukan orang yang pintar pilih baju atau ngerti banget. Jadi kalau misalnya ada satu yang sudah saya suka, itu saya biasanya senang banget dan untuk menggunakan itu berkali-kali saya tidak berkeberatan," ujar dia.
Tulus mengungkapkan pandangannya mengenai pentingnya nilai kegunaan pakaian dibandingkan sekadar mengikuti tren dengan membeli banyak baju baru. Menurutnya, mengubah cara menggunakan pakaian yang sama justru jauh lebih bernilai. "Ini dengan keterbatasan pengetahuan saya, nilainya lebih berharga daripada beli baru lagi. Lebih baik punya dalam jumlah yang sekian, tetapi punya nilai yang berkali lipat," ungkapnya.
Mengenai wardrobe untuk event, Tulus menyatakan dirinya terbuka untuk itu karena setiap acara punya konsep kreatif dengan banyak komponen, termasuk penataan busana. "Jadi bukan berarti saya menutup kemungkinan yang lain, tetapi saya mencoba mengaplikasikan apa yang saya pikir bisa sedikit lebih baik," tuturnya.
Tulus juga menambahkan alasan dirinya kerap memakai pakaian berwarna hitam dalam berbagai penampilan panggungnya. Menurut dia mengenakan pakaian berwarna hitam lebih mudah dipadupadankan.
"Saya ngelihatnya ngerasa kayak cocok aja kalau pakai baju warna hitam. Saya bukan ahlinya, bagi saya warna hitam itu mudah untuk dipadupadankan dengan yang lain, lebih minim risiko salah pakai baju," tukasnya.(Ant/M-2)
MUSISI Raissa Anggiani sukses menggelar konser album ‘Kepada, Yang Terhormat’ di M Bloc Live House, Jakarta. Raissa menutup gelaran konser album dengan sempurna di Jakarta.
SEBAGAI bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial, penyanyi solo, Rossa, menyalurkan zakat mal senilai Rp500 juta untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah di Sumatra.
Rossa mengaku bahwa ini adalah pengalaman pertamanya terlibat dalam sebuah proyek seni di luar keperluan komersial.
Belum Siap Dewasa adalah lagu tentang perasaan takut tumbuh besar dan meninggalkan masa sekolah yang penuh tawa dan teman-teman.
Paa Perasuk menarik perhatian tidak hanya karena alur ceritanya yang unik tetapi juga karena berhasil mengandeng penyanyi internasional Anggun C. Sasmi untuk debut.
PENYANYI muda Prince Poetiray berhasil menyabet penghargaan Pendatang Baru Terbaik Terbaik di AMI Awards 2025. Musisi berusia 11 tahun itu merebut penghargaan lewat lagu Selalu Ada di Nadimu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved