Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
Grup band Mocca akan merilis lagu terbaru berjudul "Everything is Gonna Be Fine" yang mengajak pendengarnya untuk tetap optimistis di masa sulit akibat pandemi seperti sekarang ini.
"Everything is Gonna Be Fine" merupakan doa Mocca agar di masa sesulit apapun, semua orang tetap bisa bertahan, produktif, dan berkarya. Dengan segala keterbatasan yang dijalani saat ini, tetap ada hikmah di balik semuanya.
“Sebenarnya lagu ini lahir akibat sedang curhat ke seorang teman. Saya sempat bilang kalau sudah mau gila dan sempat mentok menulis lagu. Teman saya malah bilang ‘jangan, Pak! Lagu Mocca yang menghibur gua di masa karantina ini’," ujar Riko selaku gitaris Mocca dalam keterangan persnya, Senin (31/8).
"Saya langsung tersadar bahwa ternyata lagu memiliki peranan yang besar dalam membangkitkan semangat orang lain. Kita (Mocca) enggak boleh nyerah nih," sambung Riko.
Lagu ini dibuka dengan intro berupa bunyi-bunyian perkusi diiringi tamborin seperti pijakan kaki yang siap menari, membangun optimisme dan semangat untuk menyongsong hari.
Proses rekaman lagu ini dilakukan dari rumah masing-masing personel akibat adanya pembatasan aktivitas karena pandemi. Meski mengalami kendala, Mocca memiliki strategi dalam mengatasi keterbatasan-keterbatasan tersebut.
“Proses rekaman dilakukan di rumah masing-masing. Begitu saya selesai bikin guide gitar dan vokal, data rekaman langsung diedarkan ke masing-masing personil agar bisa mulai penggarapan secara mandiri," ujar Riko.
"Diskusi dan komunikasi berlangsung melalui telepon atau e-mail, dan akhirnya lagu ini bisa selesai dalam waktu sebulan," terangnya.
“Everything is Gonna Be Fine” juga menghadirkan Nanin Wardhani dari Nonaria untuk bermain piano dan akordeon.
Lagu "Everything is Gonna Be Fine" rencananya dirilis pada 1 September 2020. Lagu ini merupakan single ketiga yang Mocca rilis di tahun 2020 di bawah label Lucky Me Music. Mocca juga akan meluncurkan album penuh terbarunya dalam waktu dekat ini. (OL-12)
Joko Anwar menjelaskan bahwa pemilihan lagu Cicak-cicak di Dinding bukanlah sekadar pemanis, melainkan cerminan perilaku entitas hantu di dalam film Ghost in the Cell.
Jingle perusahaan merupakan instrumen promosi, bukan komersial.
Lagu atau musik yang muncul dalam video streaming maupun live streaming di platform digital merupakan objek pengumpulan royalti.
Perilisan lagu berjudul Miliaran Manusia dan Agency ini bertujuan untuk memperkenalkan nuansa pementasan kepada calon penonton Musikal Perahu Kertas.
60 pencipta lagu yang tergabung dalam Garda Publik Pencipta Lagu (Garputala) melaporkan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
SPOTIFY resmi merilis Wrapped 2025 untuk para pendengar di seluruh dunia. Setiap tahunnya, Spotify Wrapped merangkum perjalanan mendengarkan musik dan podcast
Aku Jeje menghadirkan sebuah sekuel berjudul Melati, sebuah lagu yang membawa pendengar bertransisi dari keriuhan kebahagiaan menuju ruang refleksi yang lebih tenang.
Secara tematik, single Semalam dari Armada berbicara tentang momen ketika kerinduan seseorang sudah tidak terbendung lagi hingga terbawa ke alam bawah sadar.
Melalui Manusia Favorit, Andien tidak sekadar bernyanyi; ia menuturkan cerita tentang orang-orang yang dinilai paling berarti dalam hidup.
Berbeda dari harmoni R&B halus yang selama ini menjadi ciri khas mereka, Gachi Funk menampilkan sisi WOLF HOWL HARMONY yang lebih meriah dan bersemangat.
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved