Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUM Bulog buka suara terkait dengan beredarnya pemberitaan di sejumlah media online yang memuat informasi tidak akurat dan berpotensi menyesatkan publik terkait profil Letjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani. Termasuk narasi yang mengaitkan jabatan Direktur Utama Perum Bulog dengan posisi Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Head of Public Relations Perum Bulog, Tomi Wijaya, menegaskan informasi yang mengaitkan jabatan Direktur Utama Perum Bulog menjadi Kabais TNI adalah tidak benar (hoaks) dan tidak sesuai dengan fakta.
“Perlu kami tegaskan bahwa narasi yang menyebutkan Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani menjabat sebagai KABAIS TNI adalah tidak benar dan merupakan disinformasi yang berpotensi menyesatkan publik,” ujar Tomi dikutip dari siaran pers yang diterima, Sabtu (28/3).
Lebih lanjut Tomi menyampaikan penugasan Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani merupakan keputusan resmi pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang kini menjadi Badan Pengelola (BP) BUMN.
"Sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, Beliau telah mengundurkan diri ketika ditunjuk sebagai Dirut Bulog dan saat ini sudah purnawirawan dari TNI", tambah Tomi.
Sehubungan dengan maraknya penyebaran informasi yang tidak terverifikasi, Perum Bulog mengimbau kepada seluruh media massa dan masyarakat untuk mengedepankan prinsip verifikasi dan keberimbangan dalam pemberitaan dan tidak menyebarluaskan informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya. (Z-2)
KOMISIONER Komnas HAM, Amiruddin al Rahab menangapi menanggapi pergantian Kepala Bais atau Kabais TNI Letjen Yudi Abrimantyo. Menurutnya itu sinyalemen baik dan minta Kabais TNI diperiksa
DIREKTUR Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid menegaskan bahwa langkah Kabais TNI Letjen Yudi Abrimantyo yang menyerahkan jabatannya belum cukup
Simak profil lengkap Letjen TNI Yudi Abrimantyo, Kabais TNI yang resmi mundur per 25 Maret 2026 buntut kasus penyiraman air keras aktivis KontraS.
Imparsial menilai penyerahan jabatan Kepala Badan Intelijen Strategis atau Kabais TNI tanpa disertai penjelasan resmi yang transparan.
Pemberhentian Kabais TNI Yudi Abrimantyo dinilai belum cukup menjawab tuntutan keadilan dalam kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus.
Mulan Jameela buka suara soal hoaks yang menyinggung profesi guru. Ia menegaskan tidak pernah membuat pernyataan tersebut dan mengajak publik lebih bijak menyaring informasi.
Hingga saat ini, BGN belum menyusun maupun membahas petunjuk teknis (juknis) terkait penyaluran program MBG dalam kondisi pembelajaran jarak jauh.
KABAR bohong atau hoaks mengenai pemberlakuan penguncian wilayah (lockdown) di Kent, Inggris, mulai Mei 2026 akibat wabah meningitis, beredar luas di media sosial.
Meta sebagai pemilik platform dianggap tidak berusaha untuk melakukan moderasi konten.
Pengamat politik Ujang Komarudin menilai langkah cepat Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya dalam meluruskan hoaks dan disinformasi sebagai respons krusial untuk menjaga kepercayaan publik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved