Headline

Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.

Peserta Program Mudik Gratis BUMN 2026 Lampaui Target

Rahmatul Fajri
17/3/2026 20:13
Peserta Program Mudik Gratis BUMN 2026 Lampaui Target
Flag Off Mudik Gratis BUMN di Ring Road Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Selasa (17/3/2026).(Dok Jasa Raharja)

PROGRAM Mudik Gratis BUMN 2026 resmi dimulai dengan pemberangkatan ribuan peserta melalui prosesi Flag Off di Ring Road Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Selasa (17/3). Tahun ini, program kolaborasi perusahaan pelat merah tersebut mencatatkan realisasi 116.688 pemudik, melampaui target awal sebesar 104.000 peserta.

Pelepasan bus mudik pada pukul 08.00 WIB ini dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria, beserta jajaran direksi BUMN Group.

Menko AHY mengapresiasi langkah BUMN yang dinilai efektif mengurangi beban lalu lintas, khususnya bagi pengguna sepeda motor. "Sebagaimana arahan Bapak Presiden Prabowo, jika kita bisa memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, tentu ini menunjukkan negara dan pemerintah selalu hadir untuk mereka," ujar AHY dalam sambutannya.

Direktur Utama Jasa Raharja sekaligus Ketua Koordinator Mudik Gratis BUMN 2026, Muhammad Awaluddin, menjelaskan bahwa keberhasilan program ini merupakan buah kolaborasi antara BP BUMN, Danantara, dan 96 perusahaan BUMN beserta anak perusahaannya.

"Tahun ini kami bersyukur realisasi peserta mudik melampaui target. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang luar biasa. Sejalan dengan tema 'Mudik Nyaman Bersama', kami berharap seluruh pemudik tiba di kampung halaman dengan selamat untuk merayakan Idulfitri," tutur Awaluddin.

Program ini diharapkan tidak hanya meringankan beban biaya transportasi masyarakat, tetapi juga menekan angka kecelakaan di jalan raya selama masa arus mudik Lebaran 2026.

Layanan Inklusif dan Armada Ramah Lingkungan

Program Mudik Gratis BUMN 2026 mengerahkan total 1.541 armada bus, 99 rangkaian kereta api, dan 46 unit kapal laut untuk mengantar pemudik ke lebih dari 200 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Ada yang berbeda pada penyelenggaraan tahun ini. BUMN menghadirkan armada khusus bagi pemudik penyandang disabilitas guna memastikan layanan mudik yang inklusif. Selain itu, bus listrik turut dioperasikan sebagai bagian dari inovasi transportasi berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, menegaskan bahwa peningkatan jumlah peserta sekitar 10% dari target menunjukkan tingginya kepercayaan publik. "Kami ingin memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih aman, nyaman, dan selamat, sekaligus membantu mengurangi kepadatan lalu lintas selama periode Lebaran," kata Dony. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya