Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
JELANG menghadapi masa arus mudik dan lebaran 2026, PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) melaksanakan apel siaga mudik lebaran 2026 di Rest Area KM 99 ruas tol Tebing Tinggi - Indrapura, pada Rabu (11/3).
Pelaksanaan apel dipimpin langsung oleh Komisaris Utama Hamawas Muhroni, dihadiri oleh perwakilan Dewan Komisaris dan Direksi Hamawas, Polisi Jalan Raya (PJR) Polda Sumut serta puluhan peserta apel yang terdiri dari Divisi Layanan Operasional dan Pemeliharaan ruas tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (Kutepat).
Direktur Utama Hamawas, Dindin Solakhuddin mengatakan bahwa pelaksanaan apel siaga ini merupakan bentuk kesiapan perusahaan dalam memastikan seluruh aspek operasional, baik sarana, prasarana, maupun personel berada dalam kondisi optimal guna mendukung kelancaran pelayanan jalan tol selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran Idul Fitri 2026.
“Hamawas telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif guna memastikan kenyamanan dan keamanan pengguna jalan, mulai dari peningkatan patroli, kesiapan kendaraan layanan operasional, hingga penguatan koordinasi dengan instansi terkait. Sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang mengelola ruas tol Kutepat, Hamawas juga memastikan seluruh fasilitas layanan jalan tol, termasuk gardu tol, rest area, serta sistem layanan lalu lintas, berfungsi secara optimal untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode Lebaran,” ujar Dindin, Kamis (12/3).
Pada rangkaian apel tersebut, juga dilakukan pengukuhan Tim Satgas Layanan Lebaran Idul Fitri 2026 sebagai penanda kesiapan Hamawas dalam menjalankan tugas pelayanan selama periode Lebaran mendatang. Kegiatan tersebut juga ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh perwakilan Hamawas bersama instansi terkait sebagai simbol dimulainya kesiapan operasional, yang kemudian dilanjutkan dengan pengecekan kendaraan dan peralatan operasional, meliputi kendaraan patroli, derek, rescue, dan ambulans.
Sejumlah fasilitas operasional dan layanan kepada pengguna jalan, Hamawas saat ini sudah menyiagakan 35 unit armada operasional dan 311 personel petugas siaga, serta mempersiapkan 1 Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) di km 99 jalan tol Tebing Tinggi – Indrapura dan TIP sementara di Gerbang Tol Sinaksak. Layanan juga diperkuat melalui 5 lokasi top up pada masing - masing gerbang tol, 33 gardu operasi, 12 unit mobile reader, 202 unit kamera CCTV, serta 8 unit Variable Message Sign (VMS).
Diprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 akan meningkat sebesar 26,29%, dari kondisi normal 169.868 kendaraan menjadi sekitar 214.533 kendaraan. Sementara pada periode arus balik diprediksi meningkat lebih tinggi, yakni sekitar 96,37%, dari kondisi normal 179.577 kendaraan menjadi sekitar 352.637 kendaraan.
Dindin juga mengatakan bahwa untuk mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik pada momen Lebaran 2026, Hamawas akan mengoperasikan secara fungsional ruas tol Sinaksak – Simpang Panei sepanjang 12,55 km. Pengoperasian fungsional ini diharapkan dapat membantu mendistribusikan arus lalu lintas, mempercepat waktu tempuh perjalanan, serta memberikan alternatif jalur yang lebih nyaman dan aman bagi para pemudik yang melintasi wilayah Sumatra Utara.
“Ruas Tol Sinaksak – Simpang Panei rencananya akan dibuka secara fungsional pada momen Lebaran 2026 mendatang, khususnya dalam mendukung kelancaran mobilitas pada momen arus mudik dan balik agar para pengguna jalan dapat berkumpul dengan keluarga lebih cepat.” jelas Dindin Solakhuddin.
Berbagai fasilitas layanan juga tersedia seperti Posko Nataru, Toilet, Mesjid yang tersedia di berbagai gerbang tol dan SPBU Modular di Rest Area KM 99 serta kendaraan pelayanan yang akan membantu pengguna jalan ketika menemukan kendala di ruas tol Kutepat.
Hamawas mengimbau kepada semua para pengguna jalan untuk berkendara sesuai dengan tata tertib dan ketentuan yang berlaku di jalan tol. Berkendara dengan kecepatan minimum 60 km/jam dan maksimum 80 km/jam serta tidak menggunakan bahu jalan kecuali dalam keadaan darurat.
"Apabila terdapat keluhan atau melihat tindak kejahatan yang ada di jalan tol, agar segera melapor ke Call Centre Kutepat di +62 812 9595 3536," pungkasnya.(H-2)
Selain menyediakan layanan penitipan kendaraan, kepolisian juga mengingatkan warga agar memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan.
PT Pertamina Lubricants (PTPL) menghadirkan berbagai program Ramadan & Idulfitri (RAFI) 2026 dengan tema “Energi Berbagi, Menjaga Setiap Perjalanan.”
Pengguna jalan juga diminta berhati-hati terhadap marka jalan solid yang bisa menjadi licin saat basah.
Kapolda DIY memastikan pengawasan akan diperketat di jalur-jalur yang memiliki kondisi tertentu guna mengantisipasi potensi kecelakaan lalu lintas.
Puncak arus mudik diprediksi akan terjadi pada 14–15 Maret serta 18–19 Maret 2026. Adapun, puncak arus balik diperkirakan pada 24–25 Maret dan 28–29 Maret 2026.
Selain menyediakan layanan penitipan kendaraan, kepolisian juga mengingatkan warga agar memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan.
Sejumlah calon penumpang bus berada di ruang tunggu Terminal Tipe A Tingkir, Salatiga, Jawa Tengah.
PENGAMAT transportasi Haris Muhammadun meminta pemerintah mulai menerapkan larangan penggunaan sepeda motor untuk perjalanan mudik Lebaran 2026.
PUNCAK arus mudik Lebaran 2026 (1447 Hijriah) diprediksi akan terjadi dalam dua gelombang besar. Fenomena itu dipicu oleh fleksibilitas waktu kerja dan cuti bersama.
Korlantas Polri resmi menetapkan skema satu arah (one way) dari KM 70 Japek hingga KM 421 Semarang mulai 17 Maret 2026 untuk mengurai lonjakan kendaraan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved