Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cirebon bersama Polresta Cirebon dan Dishub Jawa Barat melakukan pemeriksaan kendaraan atau ram check. Ramcheck dilakukan untuk memastikan kendaraan layak untuk digunakan pemudik.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, ramcheck dilakukan di tiga titik, Selasa (10/3). Masing-masing di yakni PO Cahaya Bakti Utama (CBU) Terminal Sumber, PO Bhineka Sangkuriang di kawasan Ciperna, serta PO Sahabat di Kecamatan Weru.
Pemeriksaan pertama dilakukan di Terminal Sumber. “Pertama kami mengecek kendaraan bus PO CBU. Kemudian kedua di PO Bhineka Sangkuriang di Ciperna, dan terakhir ini di PO Sahabat.
Kepala Bidang Pengembangan dan Keselamatan Lalu Lintas Dishub Kabupaten Cirebon, Dani Irawadi menjelaskan, kegiatan tersebut difokuskan pada pengecekan kendaraan serta awak bus seperti sopir dan kondektur. “Alhamdulillah tadi untuk mengecek kesiapan baik itu awak kendaraannya, yaitu sopir maupun kondektur, dan kendaraannya,” tutur Dani.
Dalam pemeriksaan tersebut, petugas memastikan sejumlah komponen penting kendaraan berfungsi dengan baik, terutama yang berkaitan langsung dengan keselamatan penumpang. “Yang penting yang kami cek tadi pertama lampu-lampu, rem, kemudian juga pintu darurat,” tutur Dani. Mereka juga memeriksa ketersediaan hammer atau palu pemecah kaca jika nanti ada permasalahan di perjalanan yang darurat.
Dari hasil pemeriksaan sementara, petugas menemukan beberapa kekurangan pada fasilitas keselamatan di dalam bus. “Temuannya, palu yang kurang jumlah yang dipersyaratkan. Jadi bagi awak kendaraan yang tadi ada temuan, kami sarankan agar segera melengkapi dan memperbaiki supaya perjalanan masyarakat yang akan melaksanakan arus mudik dan arus balik lancar dan selamat sampai tujuan,” kata Dani.
Selain kelayakan kendaraan, Dishub juga mengingatkan para pengusaha transportasi dan awak kendaraan agar memastikan kelengkapan administrasi serta kondisi kesehatan pengemudi. “Dari kami kepada pengusaha maupun awak kendaraan yang akan melayani masyarakat dalam kegiatan arus mudik dan arus balik ini diharapkan melengkapi administrasinya seperti STNK, kemudian SIM, dan cek kesehatan juga. Karena cek kesehatan salah satu yang penting demi kelancaran arus balik ini,” ujarnya. Usai diperiksa, stiker sebagai tanda bus sudah diperiksa pun ditempel.
Dalam kegiatan tersebut, petugas juga melakukan tes urine terhadap 15 sopir bus guna memastikan mereka bebas dari penyalahgunaan narkoba.“Dari 15 sopir tersebut, hasilnya negatif dari penggunaan narkoba,” tutur Dani. (H-2)
Mudik motor favorit masyarakat, tapi waspadai Auto-Behavior Syndrome (ABS), kondisi berkendara tanpa sadar akibat kelelahan yang bisa memicu kecelakaan fatal di perjalanan.
Sebanyak 323 bus dengan 16.086 kursi akan diberangkatkan dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. Sementara dari Bandung disiapkan 23 bus dengan 1.133 kursi.
Pelindo telah memetakan sejumlah pelabuhan yang berpotensi mengalami lonjakan penumpang tertinggi selama mudik Lebaran tahun ini.
Dinas Kesehatan Klaten untuk pos kesehatan menerjunkan 180 tenaga kesehatan dari 34 puskesmas, 13 rumah sakit, 45 klinik, Ballkesmas, Dinas Kesehatan, dan Griya Sehat.
Hingga saat ini lebih dari 50 persen dari 2.440 kilometer jalan Provinsi di Jawa Tengah belum memiliki lampu penerangan jalan.
Sebanyak 323 bus dengan 16.086 kursi akan diberangkatkan dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. Sementara dari Bandung disiapkan 23 bus dengan 1.133 kursi.
Pelindo telah memetakan sejumlah pelabuhan yang berpotensi mengalami lonjakan penumpang tertinggi selama mudik Lebaran tahun ini.
Dinas Kesehatan Klaten untuk pos kesehatan menerjunkan 180 tenaga kesehatan dari 34 puskesmas, 13 rumah sakit, 45 klinik, Ballkesmas, Dinas Kesehatan, dan Griya Sehat.
Hingga saat ini lebih dari 50 persen dari 2.440 kilometer jalan Provinsi di Jawa Tengah belum memiliki lampu penerangan jalan.
Pemkab Bekasi menyiapkan sedikitnya 18 titik pos mudik Lebaran 2026 guna melayani pemudik yang melintas di daerah itu selama periode arus mudik hingga balik
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved