Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
RENCANA peningkatan batas investasi saham bagi industri asuransi dan dana pensiun dari kisaran satu digit menjadi hingga 20% per emiten dinilai dapat memperluas fleksibilitas pengelolaan portofolio.
Namun, kebijakan itu harus ditempatkan secara ketat dalam kerangka tata kelola investasi dan manajemen risiko disiplin agar tidak memicu konsentrasi risiko berlebihan di tengah dinamika pasar yang fluktuatif.
Kepala IFG Progress Ibrahim Kholilul Rohman menegaskan arah kebijakan ini sejalan dengan upaya memperdalam pasar keuangan domestik dan memperkuat peran investor institusional jangka panjang.
“Fleksibilitas investasi memang penting untuk meningkatkan kapasitas pembiayaan jangka panjang. Namun, setiap ruang fleksibilitas harus diimbangi penguatan governance, seleksi aset ketat, serta pengelolaan risiko berbasis profil liabilitas masing-masing institusi,” ujarnya, Kamis (12/2).
Menurutnya, fokus pada saham berkapitalisasi besar dan likuid, seperti yang tergabung dalam indeks utama pasar, secara teoretis memiliki volatilitas relatif lebih terkendali.
Kendati demikian, peningkatan batas hingga 20% tetap membuka potensi risiko konsentrasi, terutama pada pasar berkembang yang masih sensitif terhadap sentimen nonfundamental.
Karena itu, kata dia, penetapan kriteria saham yang memperoleh perlakuan batas lebih tinggi perlu memasukkan dimensi kualitas tata kelola emiten, stabilitas kinerja keuangan, serta transparansi informasi, tidak hanya aspek likuiditas.
IFG Progress, lanjut dia, juga menekankan pentingnya prinsip asset liability matching (ALM) sebagai fondasi pengelolaan investasi asuransi dan dana pensiun.
"Tujuan pengelolaan dana pada lembaga-lembaga ini yaitu memastikan kecukupan aset memenuhi kewajiban jangka pendek dan panjang, bukan semata mengejar imbal hasil tinggi. Karakteristik liabilitas yang berbeda antara asuransi umum, asuransi jiwa, dana pensiun, dan entitas lainnya menuntut strategi investasi terukur dan tidak seragam." katanya.
Dalam praktiknya, asuransi umum cenderung mempertahankan pendekatan konservatif karena profil kewajiban jangka pendek dan kebutuhan likuiditas tinggi untuk pembayaran klaim.
Sebaliknya, jelas dia, asuransi jiwa memiliki ruang lebih besar memanfaatkan saham sebagai sumber pertumbuhan nilai aset jangka panjang, tetapi tetap harus mendahulukan penempatan aset berimbal hasil lebih pasti untuk menutup kewajiban kepada pemegang polis sebelum mengalokasikan dana ke instrumen berisiko lebih tinggi.
Dari sisi permodalan, terangnya, peningkatan porsi saham juga berkorelasi langsung dengan kebutuhan modal berbasis risiko. Instrumen saham memiliki faktor risiko pasar lebih tinggi daripada obligasi, sehingga setiap kenaikan eksposur akan meningkatkan kebutuhan Modal Minimum Berbasis Risiko (MMBR) dan berpotensi menekan rasio solvabilitas atau risk based capital (RBC).
"Karena itu, keputusan investasi tak bisa dilepaskan dari perhitungan dampaknya terhadap ketahanan permodalan perusahaan," ujarnya.
Ia melanjutkan IFG Progress mencatat secara agregat RBC industri asuransi nasional masih berada jauh di atas ketentuan minimum regulator.
Namun, ketahanan itu berjalan beriringan dengan tekanan operasional, termasuk peningkatan rasio klaim dan dinamika profitabilitas. Dalam konteks ini, disiplin pengelolaan risiko pasar jadi kian krusial agar ruang fleksibilitas investasi tidak memperbesar kerentanan ke depan.
“Peningkatan batas investasi saham perlu dipandang sebagai instrumen kebijakan yang mensyaratkan tata kelola lebih kuat, bukan pelonggaran disiplin. Dengan ALM ketat, pengawasan memadai, serta transparansi kepada pemangku kepentingan, fleksibilitas bisa menjadi pendorong stabilitas. Tanpa itu, potensi konsentrasi risiko dapat berkembang menjadi tekanan sistemik,” tutup Ibrahim.(H-2)
IHSG dibuka menguat 26,27 poin ke level 8.317 pada perdagangan Kamis (12/2/2026). Simak analisis pendorong pasar dan proyeksi rentang gerak hari ini.
Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan tertutup dengan 22 pengusaha besar anggota Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Rabu (11/2) di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.
Penguatan ini terjadi setelah saham REAL sempat terkoreksi menyusul sanksi administratif yang dikenakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
IHSG Bursa Efek Indonesia pada Rabu (11/2/2026) pagi dibuka menguat 21,05 poin atau 0,29 persen. Simak analisis pasar dan pergerakan indeks LQ45 di sini.
IHSG hari ini Selasa (10/2/2026) dibuka melemah tipis namun berbalik melonjak 1% ke level 8.115. Simak analisis MSCI dan pergerakan saham BUMI di sini.
Bertemu lima naga, Presiden Prabowo Subianto menegaskan investasi harus berdampak nyata, menciptakan lapangan kerja, menggerakkan sektor riil, dan memperkuat UMKM.
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia (Tugu Insurance), anak usaha PT Pertamina, kembali menorehkan capaian positif di kancah internasional.
Kompleksitas lingkungan pembayaran telah mendorong inovasi fintech yang bervariasi.
Indonesia berada pada situasi psikologis publik yang menarik. Survei Ipsos awal tahun menunjukkan optimisme masyarakat Indonesia mencapai sekitar 90 persen
Sebuah instalasi seni interaktif dibangun untuk menerjemahkan filosofi investasi Sucor AM ke dalam pendekatan yang strategis dan mudah dipahami.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved