Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) resmi memulai groundbreaking proyek hilirisasi fase I. Kegiatan groundbreaking untuk enam proyek hilirisasi ini dilaksanakan serentak di 13 lokasi.
Proyek hilirisasi fase pertama ini terdiri dari sejumlah sektor, antara lain energi, pangan, serta mineral dan logam. Lokasinya antara lain di Mempawah (Kalimantan Barat), Banyuwangi (Jawa Timur), Cilacap (Jawa Tengah), Malang (Jawa Timur), dan Gresik (Jawa Timur).
Di Mempawah, ada proyek Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Fase 2 yang dioperasikan PT Borneo Alumina Indonesia (BAI), serta proyek smelter aluminium, dioperasikan PT Inalum.
Kemudian di Banyuwangi ada proyek Kilang Bioetanol Glenmore, dioperasikan oleh PTPN dan PT Pertamina (Persero). Di Cilacap ada proyek biorefinery milik PT Pertamina (Persero).
Selanjutnya proyek poultry atau peternakan terintegrasi di Malang dan beberapa lokasi lain, dijalankan oleh PT RNI (Persero) atau ID Food. Terakhir adalah proyek pabrik garam dan pabrik MVR di Gresik, Manyar, dan Sampang, oleh PT Garam.
CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani menyebut total investasi dari enam proyek tersebut mencapai US$7 miliar atau sekitar Rp118 triliun.
“Proyek-proyek ini mencakup sektor mineral, energi, dan agroindustri yang merupakan tulang punggung dari transformasi ekonomi nasional ke depannya,” kata Rosan saat memimpin peresmian dari Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (6/2).
Rosan memaparkan kontribusi hilirisasi yang menjadi program prioritas Presiden Prabowo Subianto terus meningkat. Pada 2025, proyek hilirisasi menyumbang kurang lebih 30% dari total investasi yang masuk ke Indonesia.
“Nilainya kurang lebih mencapai Rp584,1 triliun dan peningkatannya dibandingkan tahun sebelumnya adalah 43,3%,” ujarnya.
Pemerintah, kata Rosan, ingin memastikan program hilirisasi tidak hanya memberikan keuntungan yang baik tapi juga berdampak positif kepada penciptaan lapangan pekerjaan, menciptakan nilai tambah, dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.
“Bapak Presiden menekankan percepatan proyek-proyek hilirasi yang berdampak langsung bagi ekonomi dan masyarakat,” kata Rosan.
Ia menyebut selama ini hilirisasi cenderung berpusat di dua daerah. Contohnya hilirisasi mineral terutama di Maluku/Maluku Utara dan Sulawesi. Ke depan, katanya, proyek-proyek itu akan lebih tersebar. (E-3)
CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani menegaskan pentingnya pembenahan kelembagaan dan konsistensi kebijakan pemerintah dalam melanjutkan agenda pembangunan nasional.
ANGGOTA Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, peringatan keras Presiden Prabowo atas kondisi tata kelola dan usaha BUMN ke belakang sebagai refleksi kegusaran.
CHIEF Investment Officer Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Pandu Sjahrir turut menanggapi pembukaan perdagangan saham di hari pertama pekan ini.
Danantara diketahui sudah mulai masuk ke pasar modal Indonesia sejak akhir Desember 2025 melalui manajer investasi yang ditunjuk.
Danantara menegaskan keterbukaannya dalam melakukan koordinasi dan konsultasi untuk memperkuat tata kelola Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Pakar Oxford Ian Goldin menilai permintaan emas global tetap kuat di tengah geopolitik dan pelemahan dolar AS.
Direktur Eksekutif Indonesia Mining & Energy Watch Ferdy Hasiman menekankan pentingnya sikap netral dan berbasis fakta dalam mengevaluasi dugaan pelanggaran hukum di industri tambang nikel.
Anggota Komisi XII DPR RI Ateng Sutisna mempertanyakan validitas capaian target investasi nasional yang disampaikan pemerintah.
Sentimen global masih cukup kondusif bagi penguatan harga emas dalam jangka pendek.
Semakin banyak investasi yang masuk ke Kabupaten Sukabumi, maka peluang kerja dan kesejahteraan masyarakat juga akan semakin terbuka lebar
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved