Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

Prediksi Harga Emas Selasa 3 Februari 2026: Analisis Tren, Faktor Pasar & Prospek Pergerakan

Cahya Mulyana
02/2/2026 22:21
Prediksi Harga Emas Selasa 3 Februari 2026: Analisis Tren, Faktor Pasar & Prospek Pergerakan
ilustrasi emas.(Antara)

PERGERAKAN harga emas diprediksi tetap menjadi fokus investor pasar modal dan ritel pada Selasa (3/2). Permintaan terhadap logam mulia masih kuat secara global meskipun terdapat tekanan volatilitas pasar dan koreksi harga dalam beberapa hari terakhir.

Harga emas dunia mengalami pergerakan tajam dan sempat turun drastis akibat aksi jual besar‑besaran di pasar global pada awal Februari 2026. Penurunan harga tersebut dipicu oleh sentimen pasar tentang perubahan kebijakan moneter di AS dan penguatan dolar AS. Pada sesi awal perdagangan, emas turun lebih dari 8 persen dari level puncaknya, mencerminkan tekanan teknikal dan sentimen risk‑off di pasar komoditas global.

Meskipun terdapat koreksi tajam, analis masih menilai prospek jangka menengah hingga panjang cenderung mendukung harga emas lebih tinggi. Bank investasi besar seperti J.P. Morgan memproyeksikan harga emas dapat mencapai level yang jauh lebih tinggi pada akhir 2026, di kisaran USD 6.300 per ounce, didorong oleh permintaan kuat dari bank sentral dan investor institusional. Proyeksi lain juga menyebut potensi harga mencapai sekitar USD 6.000 per ounce seiring dengan diversifikasi aset global yang menguntungkan logam mulia sebagai lindung nilai.

Secara fundamental, beberapa faktor utama yang diperkirakan akan mempengaruhi harga emas pada 3 Februari 2026 meliputi:

  1. Pergerakan dolar AS dan keputusan kebijakan The Fed yang akan mempengaruhi daya tarik emas sebagai aset safe haven.
  2. Permintaan dari bank sentral global yang masih kuat dalam rangka diversifikasi cadangan devisa.
  3. Risiko geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global yang cenderung mendorong aliran modal ke emas.
  4. Tekanan jual jangka pendek akibat technical correction setelah lonjakan harga pada akhir Januari 2026.

Di pasar domestik Indonesia, prediksi harga emas batangan seperti Emas Antam mencerminkan dinamika tersebut. Beberapa analis lokal memproyeksikan harga emas Antam bergerak di kisaran Rp3.020.000 hingga Rp3.130.000 per gram pada Selasa, sementara tekanan pasar global diperkirakan bisa membuat harga sedikit melandai pada pembukaan perdagangan pagi.

Prediksi ini mempertimbangkan faktor kurs Rupiah terhadap Dolar AS, dimana pelemahan Rupiah cenderung mendukung kenaikan harga emas domestik, namun fluktuasi pasar global dapat memengaruhi tingkat volatilitas harian.

Para investor disarankan untuk mengamati level support dan resistance emas dunia (XAU/USD) serta indikator teknikal utama menjelang pembukaan hari perdagangan untuk menentukan strategi entry yang tepat, terutama jika terjadi aksi profit taking atau rebound sesi pagi.

Secara keseluruhan, meskipun terdapat tekanan korektif jangka pendek pada awal Februari 2026, ekspektasi jangka menengah hingga panjang terhadap harga emas tetap bullish, didukung oleh permintaan investor global, permintaan bank sentral, dan perannya sebagai lindung nilai terhadap risiko inflasi.

Kesimpulan

  • Harga emas diprediksi tetap fluktuatif pada 3 Februari 2026 dengan potensi koreksi teknikal jangka pendek.
  • Prospek jangka menengah global masih bullish dengan target jangka panjang di atas level historis sebelumnya.
  • Faktor utama tren harga emas termasuk kebijakan moneter, permintaan bank sentral, dan sentimen risiko global.(Cah/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya