Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis nilai tukar rupiah akan segera berbalik menguat setelah hampir menyentuh level psikologis Rp17.000 per dolar AS. Pada penutupan perdagangan, Senin (19/1), rupiah bertengger di posisi Rp16.955 per dolar AS.
Purbaya menekankan bahwa pergerakan nilai tukar sangat bergantung pada fundamental ekonomi negara. Ia menunjuk kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang justru mencetak rekor All Time High (ATH) di level 9.133,87 sebagai indikator positif mengalirnya modal asing.
“IHSG All Time High, kan? Kalau indeks naik, pasti ada aliran asing masuk ke situ juga. Nggak mungkin masuk sendiri yang bisa mendorong ke level seperti itu. Jadi, ini tinggal tunggu waktu saja rupiahnya menguat, karena suplai dolar akan bertambah,” jelas Purbaya saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta.
Dalam kesempatan tersebut, Purbaya juga menepis anggapan bahwa pelemahan rupiah dipicu oleh wacana penunjukan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Ia menjamin integritas dan independensi bank sentral tetap terjaga.
“Orang berspekulasi ketika Thomas ke sana, independensi BI hilang. Saya pikir enggak akan begitu,” tegasnya.
Pemerintah berkomitmen untuk terus menjaga fondasi ekonomi dan mengakselerasi pertumbuhan demi menjaga stabilitas nilai tukar. Berdasarkan data pasar, rupiah melemah 68 poin atau 0,40 persen dari posisi sebelumnya Rp16.887 per dolar AS.
Global Markets Economist Maybank Indonesia Myrdal Gunarto menilai Bank Indonesia (BI) perlu memperkuat pengelolaan pasokan valuta asing (valas) di pasar valas domestik. Tujuannya merespons pelemahan nilai tukar rupiah hingga mendekati Rp17.000 per dolar AS.
Ia mengatakan pelemahan rupiah merupakan dampak ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan dolar di dalam negeri. (Ant/H-4)
Mensesneg Prasetyo Hadi berharap panitia seleksi mampu menjaring pimpinan OJK yang kompeten dan memahami ekosistem jasa keuangan demi menjaga stabilitas pasar.
IHSG hari ini Selasa (10/2/2026) dibuka melemah tipis namun berbalik melonjak 1% ke level 8.115. Simak analisis MSCI dan pergerakan saham BUMI di sini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bakal mengalami koreksi pada perdagangan Selasa, 10 Februari 2026.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meyakini pasar modal Indonesia secara jangka menengah-panjang masih sangat prospektif dan menarik bagi investor.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan bergerak fluktuatif pada perdagangan Senin.
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, mendesak Presiden Prabowo untuk mengambil langkah kepemimpinan langsung dalam mereformasi sektor keuangan dan fiskal nasional.
Nilai tukar Rupiah hari ini Selasa 10 Februari 2026 menguat ke level Rp16.799 per dolar AS didorong sentimen IKK dan meredanya tensi global.
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Senin, tercatat menguat 4 poin atau 0,02% ke posisi Rp16.872 per dolar Amerika Serikat (AS)
Nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar AS hari ini, Jumat 6 Februari 2026, dibuka melemah ke level Rp16.870 akibat tekanan yield obligasi AS.
INDONESIA Head of Research DBS Group, William Simadiputra, menilai nilai tukar rupiah masih memiliki ruang untuk menguat ke depan, meskipun belum seoptimistis proyeksi pemerintah.
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menyoroti tekanan terhadap nilai tukar rupiah yang dipicu ketidakpastian pasar keuangan global.
Menkeu Purbaya optimistis rupiah bisa menguat hingga Rp15.000 per dolar AS. Ia menilai BI mampu mendorong penguatan lewat fundamental ekonomi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved