Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti ketidaksinkronan pergerakan nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di tengah pelemahan rupiah yang berada di level Rp16.958 per dolar AS pada Selasa (20/1) sementara IHSG justru mencatat kinerja positif dengan menguat 0,04% ke level 9.138.
Purbaya menuturkan, penjelasan terkait fenomena tersebut merupakan ranah bank sentral. Namun demikian, ia menegaskan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat dan arus modal asing masih masuk ke pasar keuangan domestik.
"Anda tanya ke Bank Sentral aja apa yang terjadi. Saya tidak bisa mengintervensi untuk menjelaskan karena itu memang otoritas Bank Indonesia,” ujarnya di Jakarta, Selasa (20/1).
"Tapi pada intinya ekonomi fundamental baik, rupiah harusnya menjadi menguat. Pelan-pelan akan menguat. Enggak ada alasan rupiah melemah ketika modal masuk ke sini," tambahnya.
Terkait langkah Kementerian Keuangan dalam menjaga fundamental ekonomi di tengah tekanan nilai tukar, Purbaya menilai pelemahan rupiah secara persentase masih relatif kecil dibandingkan level sebelumnya. Ia menekankan kunci utama menjaga stabilitas nilai tukar adalah dengan terus memperkuat fondasi ekonomi domestik.
"Kalau pelemahan (rupiah) kan dilihat dari persentase kan sedikit kan dibanding level sebelumnya. Tapi, yang penting ketika pondasi ekonomi kita terus membaik, aktivitas ekonomi dalam negeri akan meningkat," ucap Bendahara Negara.
Ia menuturkan ketika aktivitas ekonomi dalam negeri meningkat dan fundamental terjaga, kepercayaan investor akan tumbuh dan arus modal, termasuk dari investor asing, akan kembali masuk ke Indonesia.
“Kalau dilihat pasar modal kita kan naik. Pasar modal tidak mungkin naik kalau tidak ada investor asing yang masuk. Artinya dari sisi suplai dolar seharusnya tidak ada kekurangan,” klaimnya.
Lebih lanjut, Purbaya menegaskan pentingnya sinergi kebijakan antara pemerintah, bank sentral, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) agar seluruh mesin ekonomi dapat bergerak secara optimal. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional ke level yang lebih tinggi.
Ia juga menepis anggapan bahwa pergerakan IHSG tidak berdampak bagi perekonomian. Menurutnya, IHSG merupakan sinyal penting bagi investor dan pelaku usaha, baik di dalam maupun luar negeri, bahwa terdapat perkembangan positif di Indonesia.
“IHSG adalah sinyal bahwa ada hal baik yang terjadi. Investor sedang melihat-lihat, dan sebagian sudah mulai mengimplementasikan keputusan investasinya. Jadi prospek ekonomi kita ke depan akan baik,” pungkasnya.
(H-3)
IHSG ditutup melemah 0,96% ke level 7.939,77 pada Selasa (3/3/2026). Simak dampak serangan Iran ke kedubes AS dan penutupan Selat Hormuz terhadap pasar saham RI.
IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Selasa (3/3) di tengah sikap pelaku pasar yang masih mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Selasa, 3 Maret 2026.
Di tengah ketidakpastian pasar, berikut rekomendasi saham sektor energi dan emas yang menarik untuk dicermati hari ini. Peluang investasi di tengah volatilitas.
IHSG tertekan tajam 2,65% pada 2 Maret 2026 akibat eskalasi konflik AS-Iran yang memicu lonjakan harga minyak dan emas.
Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, mengingatkan para investor untuk tetap bersikap rasional di tengah konflik Timur Tengah.
Nilai tukar rupiah hari ini ditutup melemah di level 16.872 per dolar AS. Simak analisis dampak ketegangan di Selat Hormuz terhadap kurs rupiah dan ekonomi RI.
NILAI tukar rupiah ditutup melemah 81 poin atau 0,48 persen menjadi Rp16.868 per dolar AS, Senin (2/3). pelemahan rupiah dipicu perang di Timur Tengah.
Bank Indonesia (BI) menyatakan akan terus memantau dinamika pasar keuangan secara cermat dan merespons secara tepat guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah konflik Timur Tengah.
Mata uang rupiah ditutup melemah ke 16.787 per dolar AS (27/2). Ketegangan Iran-AS dan tarif panel surya 104% jadi pemicu utama. Simak ulasan lengkapnya.
Kurs Rupiah hari ini menguat ke Rp16.759 per dolar AS. Simak analisis pemicu penguatan dari sisi minat obligasi pemerintah dan dampak kebijakan tarif AS.
Nilai tukar rupiah melemah ke 16.829 per dolar AS pada 24 Februari 2026. Simak analisis penyebab tekanan eksternal dan proyeksi suku bunga The Fed di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved