Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
PESAWAT ATR 42-500 rute Yogyakarta–Makassar hilang kontak di Gunung Maros. Anggota Komisi V DPR RI, Mori Hanafi mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi terkait penyebab hilangnya kontak pesawat, serta memberikan ruang bagi tim teknis serta otoritas terkait untuk bekerja secara profesional.
“Publik perlu menahan spekulasi dan memberi ruang bagi tim teknis bekerja. Negara harus hadir dengan tenang, komando yang jelas, dan langkah cepat. Bukan panik, tapi memberi kepastian,” ujar Mori dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (18/1).
Pesawat milik maskapai Indonesia Air Transport itu dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (17/1) sekitar pukul 13.17 WITA. Pesawat tersebut seharusnya mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, namun tidak kunjung tiba sesuai jadwal.
Politisi Fraksi Partai Nasdem tersebut menyatakan keselamatan penerbangan merupakan tanggung jawab bersama antara operator maskapai, regulator penerbangan, dan negara. Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur transportasi tidak akan berarti tanpa jaminan rasa aman bagi masyarakat.
“Bandara, rute, dan pesawat baru tidak ada artinya jika rasa aman rakyat tidak terjamin,” tegasnya.
Selain itu, Mori juga menyampaikan doa dan empati mendalam kepada keluarga para penumpang yang terdampak atas insiden ini.
“Kepada keluarga penumpang, kami mendoakan agar diberi kekuatan dan kesabaran. Semoga pesawat dapat segera ditemukan dalam kondisi baik dan seluruh penumpang diberikan keselamatan,” tutupnya.
Sebuah pesawat jenis ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport yang berpenumpang tiga orang dengan kru tujuh orang dilaporkan hilang kontak di daerah antara Kabupaten Maros dan Pangkep, Sulsel, Sabtu (17/1) pukul 13.17 Wita. Saat hilang kontak, pesawat diperkirakan berada di daerah antara Maros dan Pangkep pada koordinat 04°57’08” S, 119°42’54” E.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Muhammad Arif Anwar menuturkan, pencarian pesawat hilang kontak difokuskan di Gunung Bulusaraung. Hal itu seiring dengan data yang telah ada sejauh ini. Sejumlah temuan warga mulai dari puing hingga kertas juga dikumpulkan. Upaya untuk mencapai lokasi yang diduga lokasi hilangnya pesawat ATR 42-500 masih terus dilakukan. (H-4)
Penemuan jenazah keempat ini cukup dramatis. Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan di dalam jurang sedalam 300 meter dari puncak gunung.
TIM SAR gabungan berhasil menemukan korban kedua berjenis kelamin perempuan, dari jatuhnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport di lereng Gunung Bulusaraung namun belum dievakuasi
Wakil Ketua Komisi V DPR RI mendesak Kemenhub melakukan audit soal insiden hilangnya kontak pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) dengan registrasi PK-THT di wilayah Maros
Manajemen Indonesia Air Transport mengakui pesawat ATR 42-500 sempat mengalami masalah mesin sehari sebelum jatuh di Gunung Bulusaraung, Pangkep.
Pesawat ATR 42-500 yang berangkat dari Bandara Adisutjipto ke Makassar dipastikan telah melalui seluruh prosedur penerbangan sesuai standar bandara.
SEHARI sebelum pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) hilang kontak ternyata mesin pesawat tersebut dilaporkan mengalami masalah.
Prosesi penyerahan jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang telah diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) ini berlangsung penuh dengan gejolak emosi.
Operasi pencarian dan evakuasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 PK THT di Pegunungan Bulusaraung, Sulawesi Selatan, resmi ditutup pada Jumat (23/1) malam.
Almarhum merupakan pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang menjadi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung
TIM DVI Biddokes Polda Sulsel berhasil mengungkapkan identitas jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yakni Esther Aprilita Sianipar, peramugari maskapai.
Tim DVI Biddokkes Polda Sulsel mengidentifikasi korban kedua kecelakaan pesawat IAT ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung sebagai Deden Maulana, pegawai KKP.
Tim SAR temukan FDR dan CVR pesawat jatuh di Maros-Pangkep, Sulsel, Rabu (21/1). Data kotak hitam segera diserahkan ke KNKT untuk investigasi penyebab kecelakaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved