Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
Manajemen Indonesia Air Transport (IAT) mengakui bahwa pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, sempat mengalami masalah mesin sehari sebelum insiden tragis terjadi. Pengakuan ini disampaikan langsung oleh jajaran manajemen dalam konferensi pers di Bandara Sultan Hasanuddin.
Berikut fakta-fakta penting yang terungkap yang dirangkum Media Indonesia, berdasarkan reportase koresponde:
Direktur Operasional IAT, Capt. Edwin, mengonfirmasi bahwa terdapat gangguan pada mesin pesawat satu hari sebelum hilang kontak. Namun, ia menegaskan masalah tersebut telah ditangani oleh tim internal perusahaan.
Menurut Edwin, setelah dilakukan perbaikan, mesin pesawat dinyatakan kembali normal dan tidak memerlukan pengujian tambahan sebelum diterbangkan.
“Memang ada masalah di engine kami. Tapi kami sudah perbaiki dan enggak harus kita tes,” ujar Edwin.
Usai perbaikan, pesawat ATR 42-500 disebut telah digunakan untuk menerbangi rute Jakarta-Semarang-Yogyakarta pada Jumat sebelum insiden. Manajemen menilai hal tersebut sebagai bukti bahwa pesawat masih laik terbang.
Meski mengakui adanya gangguan, Edwin mengaku tidak mengetahui secara detail jenis kerusakan mesin yang terjadi. Ia menyerahkan penjelasan teknis kepada divisi teknik perusahaan.
“Nanti bagian teknik itu, karena saya kan dari operasi,” katanya.
Sementara itu, tim SAR gabungan berhasil menemukan badan dan ekor pesawat di lereng Gunung Bulusaraung. Hingga kini, satu korban meninggal dunia telah ditemukan, dan proses evakuasi serta pencarian korban lainnya masih terus berlangsung.
Sebelumnya diberitakan, pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) hilang kontak dan akhirnya ditemukan jatuh di Gunung Bulusaraung, Pangkep, Sulawesi Selatan, mesin pesawat tersebut dilaporkan mengalami masalah. (Z-10)
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) mengevakuasi 32 Warga Negara Indonesia dari Iran
Rosatom evakuasi ratusan pekerja dan keluarga dari PLTN Bushehr, Iran. Pembangunan Unit 2 dan 3 dihentikan sementara akibat situasi keamanan yang kian membahayakan.
Menteri Luar Negeri Sugiono menyatakan sebanyak 15 warga negara Indonesia (WNI) di Teheran, Iran, menyatakan kesiapan untuk dievakuasi menyusul memanasnya konflik Timur Tengah.
Menlu Sugiono memastikan pemerintah mulai menyiapkan langkah evakuasi warga negara Indonesia (WNI) dari Iran di tengah eskalasi konflik Timur Tengah.
Adapun operasi SAR yang menjadi perhatian masyarakat antara lain kecelakaan pesawat pada 3 Agustus 2025 terhadap pesawat latih PK-S126 yang jatuh di Desa Benteng, Ciampea.
Baznas melalui Baznas Tanggap Bencana (BTB) bergerak cepat melakukan evakuasi warga yang terjebak banjir di sejumlah wilayah di Kota Tangerang dan Kabupaten Karawang.
akses pendakian ke Gunung Bulusaraung ditutup menyusul berakhirnya operasi SAR kecelakaan pesawat milik Indonesia Air Transport, ATR 42-500.
Operasi pencarian dan evakuasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 PK THT di Pegunungan Bulusaraung, Sulawesi Selatan, resmi ditutup pada Jumat (23/1) malam.
TIM SAR gabungan menemukan dan mengevakuasi sembilan bagian tubuh (body part) korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) di Gunung Bulusaraung.
Tim DVI Biddokkes Polda Sulsel mengidentifikasi korban kedua kecelakaan pesawat IAT ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung sebagai Deden Maulana, pegawai KKP.
TIM SAR gabungan yang dipimpin Basarnas RI melanjutkan pencarian korban pesawat Indonesia Air Transport (IAT) ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1).
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menerangkan adanya awan Cumulonimbus saat pesawat ATR 42-500 jatuh di Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1) lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved