Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Danantara Berencana Dirikan BUMN Tekstil di Tengah Tekanan Industri

Insi Nantika Jelita
15/1/2026 17:31
Danantara Berencana Dirikan BUMN Tekstil di Tengah Tekanan Industri
CEO Danantara Rosan Perkara Roeslani(Antara Foto)

CHIEF Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan pemerintah tengah mengkaji pembentukan badan usaha milik negara (BUMN) di sektor tekstil

Wacana ini muncul seiring upaya pemerintah mengoptimalkan potensi industri tekstil nasional, terutama perusahaan-perusahaan yang saat ini berada dalam kondisi tertekan atau distressed asset

Rosan yang juga menjabat sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) itu menjelaskan, seluruh keputusan investasi yang dilakukan Danantara selalu didasarkan pada feasibility study atau studi kelayakan dan asesmen menyeluruh dari berbagai aspek. 

"Setiap investasi harus memenuhi sejumlah kriteria dan parameter yang telah ditetapkan, tidak hanya dari sisi imbal hasil, tetapi juga dari dampak ekonomi yang dihasilkan," ujar Rosan di kantor BKPM, Jakarta, Kamis (15/1).

Salah satu parameter utama yang menjadi perhatian Danantara adalah penciptaan lapangan kerja. Menurut Rosan, Danantara terbuka untuk masuk pada investasi dengan tingkat pengembalian yang lebih rendah dari standar, sepanjang investasi tersebut mampu menghasilkan dampak besar terhadap penyerapan tenaga kerja. Dalam konteks ini, sektor tekstil dinilai memiliki potensi yang sangat besar karena merupakan industri padat karya.

Selain itu, Danantara juga membuka peluang masuk ke perusahaan-perusahaan tekstil yang saat ini berada dalam kondisi sulit. 

Selama terdapat keyakinan bahwa perusahaan tersebut dapat dipulihkan melalui restrukturisasi yang tepat, Danantara siap mempertimbangkannya.

"Selama kita yakin nanti bisa turn around perusahaan itu melakukan restrukturisasi secara maksimal. Ini seperti yang kita lakukan misalnya di perusahaan-perusahaan BUMN lainnya yang perlu mendapatkan penyehatan secara keseluruhan," jelas Rosan.

Meski demikian, Rosan menegaskan bentuk keterlibatan Danantara masih dalam tahap pengkajian. Opsi yang dipertimbangkan tidak hanya sebatas pembentukan BUMN baru, tetapi juga skema lain seperti pemberian pembiayaan atau restrukturisasi melalui mekanisme investasi. 

"Kami masih lihat opsi-opsi yang ada," pungkasnya. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik