Headline

Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.

IHSG Kembali Pecah Rekor ke Level 9.072, Investor Asing Masuk Deras Rp1,16 Triliun

Basuki Eka Purnama
15/1/2026 09:49
IHSG Kembali Pecah Rekor ke Level 9.072, Investor Asing Masuk Deras Rp1,16 Triliun
Ilustrasi--Karyawan mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Senin (1/12/2025).(MI/Usman Iskandar)

INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren penguatan pada perdagangan Kamis (15/1/2026). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG dibuka menguat 0,44% atau naik 39,72 poin ke level 9.072,30. Sepanjang sesi pertama, indeks bahkan sempat menyentuh level intraday tertinggi di 9.085,18, memecahkan rekor yang baru saja dicetak sehari sebelumnya.

Data Perdagangan IHSG Kamis, 15 Januari 2026

Indikator Nilai/Posisi
Open 9.072,30
High (Intraday) 9.085,18
Volume Saham 10,55 Miliar Lembar
Nilai Transaksi Rp5,25 Triliun (Sesi I)
Net Foreign Buy Rp1,16 Triliun

Sektor Penopang dan Top Gainers

Penguatan indeks didorong oleh sektor basic industry yang melonjak 1,87% dan sektor kesehatan yang naik 1,31%. Investor asing terpantau banyak memburu saham-saham big cap dan komoditas seiring kenaikan harga logam dunia.

Beberapa saham yang mencatatkan kenaikan signifikan (Top Gainers) antara lain:

  • PT Soho Global Health Tbk (SOHO): Naik 24,92% ke Rp4.010
  • PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK): Naik 24,50% ke Rp2.160
  • PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS): Naik 23,26% ke Rp318
  • PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX): Naik 22,41% ke Rp710

Analisis Sentimen: Antara Rekor Saham dan Tekanan Rupiah

Kenaikan IHSG ini terjadi di tengah sentimen global yang bervariasi. Bursa Wall Street sebelumnya ditutup memerah akibat aksi ambil untung (profit taking) pada saham teknologi. Namun, bursa Asia seperti Nikkei 225 justru menguat tajam 1,48% yang memberikan energi positif bagi pasar domestik.

Meski demikian, pelaku pasar perlu mewaspadai fluktuasi nilai tukar Rupiah. Dilaporkan bahwa di pasar fisik (money changer), nilai tukar Dolar AS telah menembus angka Rp17.000. Kondisi ini memicu kekhawatiran akan lonjakan biaya impor bagi emiten yang bergantung pada bahan baku luar negeri.

Analis teknikal memprediksi IHSG masih berpeluang menguji level resistance 9.100 sebelum penutupan pekan ini, mengingat bursa akan libur pada Jumat (16/1) untuk memperingati Isra Mi'raj. Investor disarankan untuk tetap memperhatikan level support di kisaran 9.000 sebagai batas aman psikologis.

PENAFIAN

Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya