Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren penguatan pada perdagangan Kamis (15/1/2026). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG dibuka menguat 0,44% atau naik 39,72 poin ke level 9.072,30. Sepanjang sesi pertama, indeks bahkan sempat menyentuh level intraday tertinggi di 9.085,18, memecahkan rekor yang baru saja dicetak sehari sebelumnya.
| Indikator | Nilai/Posisi |
|---|---|
| Open | 9.072,30 |
| High (Intraday) | 9.085,18 |
| Volume Saham | 10,55 Miliar Lembar |
| Nilai Transaksi | Rp5,25 Triliun (Sesi I) |
| Net Foreign Buy | Rp1,16 Triliun |
Penguatan indeks didorong oleh sektor basic industry yang melonjak 1,87% dan sektor kesehatan yang naik 1,31%. Investor asing terpantau banyak memburu saham-saham big cap dan komoditas seiring kenaikan harga logam dunia.
Beberapa saham yang mencatatkan kenaikan signifikan (Top Gainers) antara lain:
Kenaikan IHSG ini terjadi di tengah sentimen global yang bervariasi. Bursa Wall Street sebelumnya ditutup memerah akibat aksi ambil untung (profit taking) pada saham teknologi. Namun, bursa Asia seperti Nikkei 225 justru menguat tajam 1,48% yang memberikan energi positif bagi pasar domestik.
Meski demikian, pelaku pasar perlu mewaspadai fluktuasi nilai tukar Rupiah. Dilaporkan bahwa di pasar fisik (money changer), nilai tukar Dolar AS telah menembus angka Rp17.000. Kondisi ini memicu kekhawatiran akan lonjakan biaya impor bagi emiten yang bergantung pada bahan baku luar negeri.
Analis teknikal memprediksi IHSG masih berpeluang menguji level resistance 9.100 sebelum penutupan pekan ini, mengingat bursa akan libur pada Jumat (16/1) untuk memperingati Isra Mi'raj. Investor disarankan untuk tetap memperhatikan level support di kisaran 9.000 sebagai batas aman psikologis.
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.
Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) selama sepekan terakhir atau pada periode 23-27 Februari 2026 mengalami koreksi sebesar 0,44%.
Tren investasi pada 2026 diproyeksikan semakin mengarah pada penguatan portofolio yang mampu bertahan di tengah gejolak pasar.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, 26 Februari 2026, sempat dibuka di zona hijau.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada pembukaan perdagangan Rabu, 25 Februari 2026, mengalami penguatan.
PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) menegaskan posisinya sebagai pionir inovasi teknologi di industri pasar modal Indonesia melalui peluncuran versi terbaru LADI.
IHSG Selasa (24/2/2026) dibuka menguat 31,97 poin atau 0,44% ke posisi 7.218,34. Simak analisis pergerakan bursa saham domestik hari ini.
IHSG ditutup menguat tipis ke 8.235 pada Jumat (27/2). Simak analisis sentimen fiskal S&P, rebalancing MSCI, dan jadwal data ekonomi penting pekan depan.
Pasar saham Indonesia, meskipun dibayangi penurunan IHSG sebesar 1,44% pada Kamis, 26 Februari 2026, tetap menyuguhkan kejutan.
IHSG turun 1,05% akibat kekhawatiran kebijakan tarif AS. Temukan saham-saham yang paling terpengaruh dalam penurunan ini.
IHSG hari ini ditutup melemah 1,05% ke level 8.235,26. Pelaku pasar khawatir atas tarif impor panel surya dan penyelidikan sektor perikanan oleh Amerika Serikat.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, 26 Februari 2026, sempat dibuka di zona hijau.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada pembukaan perdagangan Rabu, 25 Februari 2026, mengalami penguatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved