Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDAGANGAN saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang periode 5–9 Januari 2026 ditutup di zona positif dengan peningkatan signifikan pada berbagai indikator transaksi.
Sekretaris PT BEI Kautsar Primadi Nurahmad menyampaikan, indeks harga saham gabungan (IHSG) naik 2,16% dan ditutup pada level 8.936,754, dibandingkan posisi 8.748,132 pada pekan sebelumnya. Pada Rabu (7/1), IHSG mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di level 8.944,813.
"Selanjutnya, pada Kamis (8/1), indeks acuan tersebut juga sempat menembus level psikologis 9.000 secara intraday dengan titik tertinggi mencapai 9.002,92," ujar Kautsar dalam keterangan resmi, Sabtu (10/1).
Sejalan dengan penguatan IHSG, kapitalisasi pasar BEI turut meningkat sebesar 1,79% menjadi Rp16.301 triliun, dari Rp16.014 triliun pada pekan sebelumnya.
BEI juga mencatat rata-rata volume transaksi harian mencatat kenaikan tertinggi, yakni sebesar 48,08% menjadi 61,78 miliar lembar saham, dibandingkan 41,72 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya. Seiring dengan itu, rata-rata nilai transaksi harian juga meningkat 44,68% menjadi Rp31,45 triliun dari Rp21,74 triliun.
Aktivitas perdagangan turut tercermin dari meningkatnya rata-rata frekuensi transaksi harian sebesar 42,74% menjadi 3,98 juta kali transaksi, dari sebelumnya 2,79 juta kali transaksi.
Dari sisi investor asing, pada akhir pekan ini tercatat nilai beli bersih sebesar Rp2,56 triliun.
"Sementara secara kumulatif sepanjang tahun 2026, investor asing membukukan beli bersih sebesar Rp3,1 triliun," pungkas Kautsar.(H-2)
IHSG dibuka melemah 0,32% ke level 7.338 pada Jumat (13/3/2026). Konflik AS-Iran picu lonjakan harga minyak dan ekspektasi hawkish The Fed.
LAJU Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat, 13 Maret 2026, mengawali hari di zona merah.
IHSG ditutup turun 0,37% ke level 7.362,12 pada Kamis (12/3/2026). Volatilitas harga minyak Brent dan WTI imbas konflik Iran-Israel jadi pemicu utama.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia diproyeksikan mengalami tekanan pada perdagangan Kamis seiring meningkatnya volatilitas harga minyak mentah di pasar global.
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, 12 Maret 2026, menunjukkan volatilitas tinggi di sesi pagi.
IHSG ditutup melemah 0,69% ke level 7.389 pada Rabu (11/3). Investor cenderung profit taking dan short-term trading jelang libur panjang Lebaran 2026.
IHSG ditutup menguat 1,41% ke level 7.440,91 pada 10 Maret 2026. Dipicu koreksi harga minyak global dan data penjualan ritel domestik yang melonjak 5,7%.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Selasa, 10 Maret 2026, dibuka menguat mengikuti pergerakan bursa global.
IHSG Kamis pagi (5/3/2026) dibuka menguat 118,29 poin ke level 7.695,35. Simak analisis teknikal, kurs Rupiah terbaru, dan rekomendasi saham pilihan di sini.
IHSG ditutup melemah tajam 4,57% ke level 7.577 pada Rabu (4/3/2026). Kombinasi revisi outlook Fitch Ratings ke negatif dan konflik Timur Tengah picu capital outflow masif.
Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, bukan karena sentimen domestik.
INDEKS Harga Saham Gabungan atau IHSG 2 Maret 2026 di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah di kawasan Asia. IHSG ditutup melemah 218,65 poin atau 2,66 persen ke posisi 8.016,83.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved