Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Kabar melegakan akhirnya datang bagi para ibu rumah tangga dan pelaku usaha kuliner di awal tahun ini. Setelah sempat membuat "kantong bolong" selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), harga komoditas pedas, khususnya Cabai Rawit Merah, terpantau mengalami penurunan signifikan atau "terjun bebas" pada perdagangan hari ini, Kamis (8/1/2026).
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dirilis pukul 10.15 WIB, harga rata-rata nasional Cabai Rawit Merah kini bertengger di angka Rp53.900 per kilogram. Angka ini jauh lebih "ramah" dibandingkan puncak Nataru pekan lalu yang sempat menembus Rp80.000 hingga Rp90.000 di beberapa pasar tradisional Jakarta.
Penurunan harga tidak hanya terjadi pada jenis rawit merah. Berikut adalah pantauan harga rata-rata nasional untuk komoditas utama:
| Komoditas | Harga Rata-Rata (Rp/Kg) | Tren |
|---|---|---|
| Cabai Rawit Merah | Rp 53.900 | ▼ Turun Drastis |
| Cabai Merah Keriting | Rp 40.850 | ▼ Turun |
| Cabai Merah Besar | Rp 39.600 | ▼ Turun |
| Bawang Merah | Rp 49.800 | ▬ Stabil Tinggi |
| Telur Ayam Ras | Rp 32.750 | ▼ Turun Tipis |
Normalisasi permintaan pasca-liburan menjadi faktor utama. "Momen masak besar saat tahun baru sudah lewat, permintaan di pasar induk otomatis berkurang hampir 40 persen. Di sisi lain, pasokan panen dari sentra produksi di Jawa Timur, seperti Kediri dan Blitar, mulai masuk lancar ke Jakarta sejak semalam," ujar Sutomo, salah satu pedagang sayur di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Meski mayoritas harga cabai merah turun, masyarakat tetap perlu cermat. Anomali terjadi pada jenis Cabai Rawit Hijau yang justru masih bertahan tinggi di kisaran Rp57.550 per kilogram, bahkan lebih mahal dari rawit merah di beberapa daerah.
Di wilayah seperti Banyumas dan Kepulauan Riau, harga rawit hijau bahkan dilaporkan menembus Rp70.000/kg akibat faktor cuaca ekstrem yang menghambat panen lokal. Bagi Anda yang berencana menyetok bumbu dapur, momentum penurunan harga rawit merah dan keriting saat ini adalah waktu yang tepat untuk berbelanja sebelum curah hujan tinggi kembali memengaruhi distribusi.
Fenomena ini dipicu oleh tingginya konsumsi masyarakat yang tidak dibarengi dengan kesiapan stok barang di pasar.
Program penyediaan beras dengan subsidi harga ini pun akan berlanjut mulai Maret mendatang. Anggaran yang disiapkan untuk program SPHP beras tahun 2026 sejumlah Rp4,97 triliun.
Kenaikan harga daging ayam ras berada di kisaran Rp5.000–Rp6.000 per kilogram seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk menu berbuka puasa.
Harga bahan pokok yang mengalami penurunan mencolok terjadi pada komoditas cabai rawit merah, dari Rp110.000 menjadi Rp76.000 per kilogram.
TPID DIY dan Bupati Gunungkidul pantau harga sembako di Pasar Semin. Cabai rawit merah tembus Rp80.000. Simak skenario intervensi dan daftar harga terbaru.
Harga cabai rawit merah mulai melandai di kisaran Rp60.000 per kg seiring membaiknya cuaca dan panen raya di sentra produksi. Cek update harga terbaru di sini.
Harga cabai rawit bertengger Rp55 ribu per kilogram, sedangkan untuk sabai besar keriting Rp60 ribu per kilogram.
Cabai besar keriting dijual seharga Rp70.000 per kilogram dari harga sebelumnya yang hanya Rp45.000 per kilogram.
Kementerian Pertanian (Kementan) bersama para champion cabai melaksanakan Gerakan Aksi Guyur Pasokan Cabai ke Pasar Induk Kramat Jati (PIKJ), Jakarta.
Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Jatinegara, Jakarta Timur, mulai mengalami perubahan menjelang bulan suci Ramadhan.
MENJELANG Perayaan Imlek dan Ramadan 2026, harga sejumlah bumbu dapur di Sungailiat, Bangka, Bangka Belitung (Babel), mengalami lonjakan.
MENJELANG Ramadan 2026, harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di Pasar Tradisional Naikoten 1, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, mengalami kenaikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved