Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PERGERAKAN pasar saham global dan aset kripto dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan dinamika yang semakin cepat dan kompleks. Volatilitas yang tinggi, arus informasi yang padat, serta keterhubungan pasar lintas negara membuat pelaku pasar, baik trader ritel maupun investor aktif, dituntut mengambil keputusan dengan lebih terstruktur dan berbasis data.
Dalam konteks ini, kebutuhan terhadap alat bantu analisis yang mampu menyederhanakan proses membaca pasar menjadi semakin relevan. Bukan hanya untuk meningkatkan efisiensi waktu, tetapi juga untuk membantu pelaku pasar mengelola risiko secara lebih disiplin di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Merespons kebutuhan tersebut, aplikasi investasi multi-aset, Pluang, baru-baru ini meluncurkan dua fitur analisis terbaru, Technical Signals dan Screeners, yang ditujukan untuk membantu proses pencarian peluang trading di saham Amerika Serikat dan aset kripto. Kedua fitur ini dirancang untuk mempercepat proses discovery aset potensial tanpa mengharuskan pengguna melakukan analisis manual yang memakan waktu.
Peluncuran fitur ini mencerminkan perubahan perilaku pelaku pasar ritel, yang kini semakin mengandalkan data dan kerangka analisis terstruktur dalam mengambil keputusan ekonomi. Di tengah banyaknya pilihan aset dan derasnya pergerakan harga, kemampuan untuk menyaring informasi menjadi nilai tambah tersendiri.
Technical Signals berfungsi sebagai ringkasan analisis teknikal yang disajikan dalam bentuk trading insight. Fitur ini menyertakan informasi seperti area masuk (entry), target keuntungan (take profit), batas risiko (stop loss), serta estimasi probabilitas keberhasilan. Dengan pendekatan ini, pengguna dapat memperoleh gambaran awal kondisi teknikal suatu aset tanpa harus membaca grafik secara mendalam.
Sementara itu, Screeners memungkinkan pengguna menyaring aset berdasarkan kriteria tertentu, baik teknikal maupun fundamental. Tersedia sekitar 15 kategori penyaring, di antaranya Profitable Market Leaders untuk aset dengan kinerja kuat di sektornya, serta Golden Cross yang menandai perpotongan rata-rata pergerakan harga jangka pendek dan panjang, sinyal yang kerap digunakan untuk membaca potensi perubahan tren.
Director of Marketing and Commercial Pluang Andreas Agung menyatakan bahwa kehadiran fitur ini bertujuan membantu trader membangun proses pengambilan keputusan yang lebih sistematis.
“Trader membutuhkan alat yang bisa mempercepat proses menemukan peluang, sekaligus tetap disiplin terhadap manajemen risiko. Melalui Technical Signals dan Screener, kami ingin menghadirkan alur analisis yang lebih terstruktur agar pengguna dapat bertindak lebih cepat dan terukur sesuai strategi masing-masing,” ujarnya dikutip dari keterangan tertulis yang diterima, Rabu (7/1).
Dari sudut pandang ekonomi digital, pengembangan fitur seperti ini menunjukkan bagaimana platform investasi beradaptasi dengan meningkatnya literasi finansial masyarakat. Selain efisiensi, integrasi alat analisis juga berpotensi mengurangi information overload. Pasalnya, sebelum fitur semacam ini tersedia, trader kerap kali harus membuka banyak grafik, indikator, dan daftar aset secara terpisah.
Pluang sendiri saat ini menyediakan akses ke lebih dari 2.000 aset investasi dan telah digunakan oleh lebih dari 12 juta pengguna di Indonesia. Dengan basis pengguna yang besar, penyediaan alat analisis yang lebih canggih dapat dilihat sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem investasi ritel yang lebih matang dan berbasis data.
Meski demikian, Pluang menegaskan bahwa Technical Signals dan Screeners bukan merupakan ajakan beli atau jual, melainkan alat bantu analisis awal. Pengguna tetap disarankan melakukan riset mandiri dan menyesuaikan keputusan dengan profil risiko masing-masing.
Dalam lanskap ekonomi yang semakin terdigitalisasi, keberadaan alat bantu analisis seperti ini menandai pergeseran penting, dari sekadar akses ke pasar, menuju upaya memperkuat kualitas pengambilan keputusan. Bagi pelaku pasar ritel, kemampuan membaca peluang dan risiko secara lebih terstruktur menjadi modal penting untuk bertahan dan berkembang di tengah volatilitas ekonomi global yang terus berlangsung. (E-4)
Di tengah volatilitas pasar global yang kian dinamis, kemampuan melakukan analisis yang akurat menjadi salah satu kunci utama bagi trader untuk bertahan dan mengambil keputusan yang terukur.
Banyak trader pemula justru mengalami kerugian karena terburu-buru ingin meraih hasil tanpa memahami dasarnya.
Dalam 13 tahun terakhir, program webinar, analisis pasar, dan materi pembelajaran yang konsisten membuat semakin banyak trader memahami pentingnya money management.
Siklus empat tahun adalah pola harga historis yang terlihat pada Bitcoin sejak pertama kali muncul.
Di Indonesia, ketakutan terhadap penipuan broker mendominasi dengan 61% responden menyatakannya sebagai kekhawatiran utama, diikuti oleh ketidakpastian pasar (46%) dan isu hukum.
INDUSTRI aset kripto di Tanah Air menunjukkan kematangan yang signifikan sepanjang 2025.
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) mencatat sekitar 72 persen pedagang aset keuangan digital (PAKD) di Indonesia masih mengalami kerugian hingga akhir 2025.
OJK mencatat total volume perdagangan aset kripto di Indonesia sepanjang 2025 mencapai Rp482,23 triliun, dengan jumlah investor kripto menyentuh 19,56 juta orang.
BANK sentral Iran tampaknya menggunakan sejumlah besar mata uang kripto yang didukung oleh politikus Inggris, Nigel Farage, yaitu stablecoin Tether.
DI tengah rezim Iran yang semakin terdesak, menghadapi tekanan luar biasa baik dari dalam maupun luar negeri, mata uang kripto muncul sebagai alternatif keuangan bagi banyak warganya.
Penerapan proof of reserve (PoR) kini dipandang bukan sekadar tren teknis, melainkan pilar fundamental dalam tata kelola bursa untuk memitigasi risiko sistemik dan melindungi dana nasabah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved