Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
MATA uang Garuda gagal mempertahankan posisinya dan mengalami depresiasi pada perdagangan akhir pekan, Jumat (2/1). Berdasarkan data pasar pukul 10.34 WIB, nilai tukar rupiah terkoreksi 0,23 persen atau setara 38 poin ke level Rp16.725 per dolar AS.
Analis mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, mengungkapkan bahwa tekanan terhadap rupiah kali ini tidak lepas dari kombinasi sentimen eksternal yang memburuk. Ketidakpastian global kembali mencuat akibat memanasnya suhu geopolitik di berbagai kawasan serta keraguan pasar terhadap arah kebijakan bank sentral Amerika Serikat (The Fed).
Menurut Ibrahim, kisruh geopolitik yang sempat mereda kini kembali menghantui pasar keuangan. Serangan terhadap infrastruktur energi Rusia di tengah konflik Ukraina serta memanasnya situasi di Timur Tengah antara Israel-Hamas dan AS-Iran memicu kekhawatiran serius terkait pasokan minyak dunia.
"Secara terpisah, ketegangan antara Washington dan Caracas menambah ketidakpastian seputar ekspor Venezuela, yang sempat mendukung harga. Baru-baru ini, Uni Emirat Arab mengatakan akan menarik pasukannya dari Yaman setelah ketegangan memanas dengan sekutu Teluk, Arab Saudi, terkait operasi militer di negara yang dilanda perang tersebut," jelas Ibrahim dilansir dari Antara, Jumat (2/1).
Selain faktor keamanan global, pasar juga bereaksi negatif terhadap risalah pertemuan The Fed edisi Desember 2025. Dokumen tersebut mengungkap adanya perpecahan suara di kalangan pengambil kebijakan AS mengenai proyeksi suku bunga tahun 2026. Sikap hati-hati The Fed ditengah inflasi yang masih membayangi membuat investor kembali memburu dolar AS sebagai aset safe haven.
Dari sisi internal, Ibrahim menyoroti tantangan ekonomi domestik. Meski pertumbuhan ekonomi 2026 diprediksi stabil di angka 5 persen, ketergantungan pada konsumsi rumah tangga dinilai masih terlalu dominan. Ia menekankan pentingnya genjot investasi untuk menciptakan lapangan kerja yang berkelanjutan.
"Pemulihan ekonomi domestik Indonesia masih belum maksimal karena tekanan harga komoditas pangan dan energi serta daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih," tambahnya.
Menutup analisisnya, Ibrahim memproyeksikan pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini akan cenderung fluktuatif namun berpotensi ditutup melemah pada rentang Rp16.680 hingga Rp16.710 per dolar AS. (Z-10)
Perencanaan keuangan keluarga Indonesia kini semakin dipengaruhi kebutuhan lintas negara, mulai dari pendidikan internasional hingga pengelolaan aset global.
Nilai tukar rupiah ditutup melemah ke Rp16.828 per dolar AS hari ini, Kamis (12/2). Simak analisis ICDX terkait dampak Nonfarm Payroll AS terhadap kurs domestik.
Nilai tukar rupiah ditutup melemah 42 poin ke Rp16.828 per dolar AS. Penguatan dolar dan naiknya probabilitas The Fed menahan suku bunga pada Maret 2026 menekan pergerakan rupiah.
Nilai tukar Rupiah hari ini, Kamis 12 Februari 2026, dibuka melemah 25 poin ke level Rp16.811 per dolar AS dipicu data tenaga kerja AS yang solid.
Nilai tukar mata uang rupiah hari ini ditutup menguat ke 16.786 per dolar AS. Simak analisis lesunya ekonomi AS dan tingginya minat obligasi domestik.
Nilai tukar rupiah kembali menunjukkan performa positif pada pembukaan perdagangan Rabu pagi, 11 Februari 2026.
Harga emas dunia diperkirakan bergerak di kisaran US$4.800–US$5.100 per troy ounce. Emas Antam diproyeksikan Rp3,0–Rp3,2 juta per gram.
Prediksi harga emas Sabtu 14 Februari 2026 diperkirakan stabil hingga menguat terbatas, dipengaruhi harga emas dunia dan nilai tukar rupiah.
Nilai tukar rupiah ditutup melemah ke Rp16.828 per dolar AS hari ini, Kamis (12/2). Simak analisis ICDX terkait dampak Nonfarm Payroll AS terhadap kurs domestik.
Nilai tukar rupiah ditutup melemah 42 poin ke Rp16.828 per dolar AS. Penguatan dolar dan naiknya probabilitas The Fed menahan suku bunga pada Maret 2026 menekan pergerakan rupiah.
Nilai tukar mata uang rupiah hari ini ditutup menguat ke 16.786 per dolar AS. Simak analisis lesunya ekonomi AS dan tingginya minat obligasi domestik.
Nilai tukar rupiah kembali menunjukkan performa positif pada pembukaan perdagangan Rabu pagi, 11 Februari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved