Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai rupiah memiliki peluang untuk menguat seiring meningkatnya ekspektasi pasar terhadap kemungkinan penurunan suku bunga Federal Reserve (The Fed), yang kini diperkirakan mencapai 81%.
“Belum mencapai 100%, tetapi hari ini sudah naik menjadi 81%, dibandingkan sekitar 60%pada Senin (23/11),” ujar Lukman di Jakarta, Selasa.
Menurutnya, prospek penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS muncul di tengah sentimen risk-on, dipengaruhi komentar Gubernur The Fed, Christopher Waller, yang menilai pemangkasan suku bunga pada Desember selaras dengan kondisi ekonomi Amerika Serikat dan diperlukan. Namun, perdebatan internal di The Fed masih berlangsung. Sejumlah pejabat masih memperlihatkan kehati-hatian terkait urgensi pemotongan suku bunga lanjutan.
Sebelumnya, Federal Open Market Committee (FOMC) menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 3,75%-4% pada rapat Oktober. Hasil pemungutan suara 10-2 dinilai belum sepenuhnya menggambarkan perbedaan pandangan para pejabat bank sentral tersebut.
Lukman menambahkan bahwa sentimen positif terhadap rupiah juga turut terdorong oleh kembalinya optimisme pada perkembangan artificial intelligence (AI). Lonjakan valuasi sejumlah perusahaan teknologi, termasuk beberapa startup yang masih mencatatkan kerugian, dinilai menunjukkan antusiasme investor yang besar terhadap sektor tersebut.
Menurutnya, kenaikan harga saham tidak hanya terjadi pada perusahaan teknologi, tetapi juga pada sektor lain, mencerminkan kepercayaan pasar yang cukup tinggi. Namun, setelah berbagai koreksi di bursa saham, investor masih menimbang apakah penurunan harga akan berlanjut atau justru kembali menguat. (Ant/E-3)
Nilai tukar rupiah kembali menunjukkan performa positif pada pembukaan perdagangan Rabu pagi, 11 Februari 2026.
Nilai tukar Rupiah hari ini Selasa 10 Februari 2026 menguat ke level Rp16.799 per dolar AS didorong sentimen IKK dan meredanya tensi global.
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Senin, tercatat menguat 4 poin atau 0,02% ke posisi Rp16.872 per dolar Amerika Serikat (AS)
Nilai tukar rupiah mengawali perdagangan Selasa dengan penguatan tipis. Rupiah tercatat naik 36 poin atau 0,21 persen ke level Rp16.762 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah hari ini, Senin 2 Februari 2026, menunjukkan adanya dinamika.
Tekanan geopolitik global yang meningkat berdampak pada naiknya volatilitas di pasar keuangan, baik global maupun domestik.
Nilai tukar rupiah kembali menunjukkan performa positif pada pembukaan perdagangan Rabu pagi, 11 Februari 2026.
Nilai tukar Rupiah hari ini Selasa 10 Februari 2026 menguat ke level Rp16.799 per dolar AS didorong sentimen IKK dan meredanya tensi global.
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Senin, tercatat menguat 4 poin atau 0,02% ke posisi Rp16.872 per dolar Amerika Serikat (AS)
Nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar AS hari ini, Jumat 6 Februari 2026, dibuka melemah ke level Rp16.870 akibat tekanan yield obligasi AS.
INDONESIA Head of Research DBS Group, William Simadiputra, menilai nilai tukar rupiah masih memiliki ruang untuk menguat ke depan, meskipun belum seoptimistis proyeksi pemerintah.
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menyoroti tekanan terhadap nilai tukar rupiah yang dipicu ketidakpastian pasar keuangan global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved