Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Sepanjang 2025, Asuransi Jasindo secara konsisten menggelar berbagai program literasi keuangan dan asuransi di 11 kota di Indonesia. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Jakarta, Bandung, Surabaya, Denpasar, Kendari, Yogyakarta, Semarang, Sampit, Solo, Banjarmasin, dan Padang. Dari rangkaian program tersebut, lebih dari 1.900 peserta dari beragam latar belakang tercatat telah mendapatkan pemahaman mengenai pengelolaan risiko serta pentingnya perlindungan asuransi dalam kehidupan sehari-hari.
Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema, menyampaikan bahwa kegiatan literasi yang digelar sepanjang 2025 merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk mendekatkan pemahaman asuransi dengan kebutuhan masyarakat.
“Berbagai program literasi sepanjang 2025 menjadi upaya kami untuk menghadirkan pemahaman asuransi yang lebih relevan, sekaligus memperluas wawasan masyarakat terkait manajemen risiko,” ujar Brellian, Rabu (24/12).
Dalam periode Januari hingga Desember 2025, Asuransi Jasindo menyelenggarakan beragam kegiatan edukasi, di antaranya melalui program Jasindo Goes to Campus di sejumlah perguruan tinggi dan Jasindo Goes to School di tingkat pendidikan menengah. Selain itu, literasi asuransi juga diintegrasikan dalam berbagai kegiatan publik dan komunitas.
Brellian menambahkan, upaya literasi keuangan pada 2025 turut diarahkan ke sektor-sektor strategis, termasuk UMKM dan pertanian. Melalui program literasi asuransi bagi petani di berbagai daerah, Asuransi Jasindo mendorong peningkatan kesadaran akan pentingnya perlindungan risiko demi menjaga keberlanjutan usaha.
“Melalui program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP), kami memperluas perlindungan risiko bagi petani. Hal ini sejalan dengan upaya pemberdayaan UMKM melalui PEKEN Jasindo, serta dilengkapi Narasemesta sebagai program berkelanjutan yang mendorong keseimbangan antara manusia dan alam,” jelasnya.
Berdasarkan evaluasi pelaksanaan program sepanjang 2025, Asuransi Jasindo menilai bahwa literasi keuangan dan asuransi perlu terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Kerja sama dengan institusi pendidikan, pemerintah daerah, hingga komunitas masyarakat dinilai penting untuk memperluas dampak program literasi.
“Sinergi menjadi kunci agar program literasi dapat memberikan dampak yang lebih luas, tepat sasaran, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai sektor,” kata Brellian.
Ke depan, Asuransi Jasindo berkomitmen untuk melanjutkan dan mengembangkan program literasi keuangan pada 2026 dengan pendekatan yang relevan serta berorientasi pada manfaat jangka panjang. Melalui komitmen tersebut, perusahaan berharap dapat terus mendampingi masyarakat dalam meningkatkan pemahaman pengelolaan risiko dan perlindungan asuransi, guna mendukung pembangunan ekonomi nasional yang lebih berdaya tahan dan merata. (E-3)
Struktur modular itu untuk memberikan fleksibilitas yang bermakna, tetapi tetap dijalankan secara bertanggung jawab.
AKTIVITAS olahraga, khususnya yang bersifat kompetitif seperti lomba lari, memiliki risiko cedera hingga gangguan kesehatan yang tidak dapat diabaikan.
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia (Tugu Insurance), anak usaha PT Pertamina, kembali menorehkan capaian positif di kancah internasional.
SEBAGAI salah satu perusahaan asuransi jiwa nasional yang berperan aktif dalam pengembangan industri terkait, BRI Life menjalankan berbagai inisiatif transformasi digital.
Sulaiman mendorong OJK melakukan penelaahan dan evaluasi terhadap pola kerja sama KPM di industri asuransi.
Sebanyak 10 korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 telah ditemukan. Tiga di antaranya telah berhasil dipulangkan kepada keluarga dan seluruh korban dipastikan akan dapat asiramsi.
Struktur modular itu untuk memberikan fleksibilitas yang bermakna, tetapi tetap dijalankan secara bertanggung jawab.
Rendahnya tingkat kepemilikan asuransi tersebut menegaskan pentingnya peningkatan literasi dan inklusi keuangan di masyarakat.
Data yang dihimpun Dinas Koperasi dan Perdagangan Kota Surabaya, Jawa Timur, pada 2024, menunjukkan jumlah pelaku UMKM Kota Surabaya mencapai 150 ribu UMKM.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved