Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, melakukan kunjungan dan pengecekan ketersediaan stok di Posko Logistik Terpadu/Posko Lanud Halim "Bulog Peduli Bencana Sumatra" yang berlokasi di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (14/12).
Dalam kesempatan tersebut, Dirut Bulog menegaskan bahwa Perum Bulog telah menginstruksikan seluruh jajaran di wilayah terdampak bencana untuk menyiapkan stok beras di bandara dan pelabuhan masing-masing dengan jumlah minimal 20 hingga 50 ton. Kebijakan ini diterapkan untuk mengantisipasi kebutuhan mendesak di wilayah-wilayah yang terisolasi akibat bencana, sehingga distribusi bantuan dapat dilakukan secara cepat tanpa harus menunggu mobilisasi dari gudang Bulog.
“Dengan menempatkan stok di bandara dan pelabuhan, distribusi bantuan melalui jalur udara maupun laut dapat dilakukan lebih cepat dan efisien, terutama ke daerah-daerah yang akses daratnya terputus,” ujar Rizal.
Ia juga menegaskan bahwa kebijakan tersebut telah dilaksanakan sejak tiga hari terakhir seiring dengan kondisi lapangan yang masih cukup sulit. Dengan pemenuhan stok di bandara dan pelabuhan, distribusi bantuan melalui jalur udara dan laut dapat dimasifkan. "Kami berharap langkah ini dapat mempercepat dan mengoptimalkan dukungan bagi masyarakat yang terdampak bencana," tambahnya.
Hingga saat ini, total stok beras yang dikuasai Bulog masih berada pada kisaran 3,7 juta ton. Adapun stok di wilayah terdampak bencana antara lain berada di Aceh sekitar 79 ribu ton, Sumatra Utara sekitar 29 ribu ton, dan Sumatra Barat sekitar 7 ribu ton. Untuk memperkuat dukungan di wilayah Sumatra Barat, Perum Bulog akan menambah stok hingga 20–30 ribu ton dalam waktu dekat.
Perum Bulog juga melakukan koordinasi intensif untuk memenuhi kebutuhan pangan masing-masing dapur umum secara langsung sebagai bentuk respons cepat. Sedangkan dalam pelaksanaan distribusi bantuan, Perum Bulog terus bersinergi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) agar penyaluran bantuan dapat berjalan optimal dan manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat. (H-1)
MENTERI Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Yassierli menyalurkan bantuan senilai Rp30,3 miliar bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatra Barat (Sumbar).
BANJIR dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada akhir 2025 meninggalkan dampak berkepanjangan bagi masyarakat setempat.
MENTERI Dalam Negeri Tito Karnavian memperingatkan pemda di Sumatra Utara agar tidak menyelewengkan dana penanganan bencana.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama OK OCE Forever Sumatra Barat menyalurkan sembako bagi masyarakat terdampak bencana.
AWAL pekan lalu masyarakat dikagetkan dengan viralnya video tumpukan bantuan logistik untuk masyarakat terdampak bencana di gudang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen, Aceh.
PERAN dunia usaha dalam penanganan bencana semakin terlihat melalui kolaborasi lintas sektor yang mengedepankan kecepatan distribusi dan skala bantuan.
MEMASUKI bulan keempat masa pemulihan pascabanjir bandang yang melanda wilayah Aceh pada November 2025 lalu, bantuan pangan bernutrisi terus mengalir bagi warga terdampak.
FAKULTAS Teknik Universitas Indonesia (FTUI) bersama Ikatan Alumni (ILUNI) FTUI memulai langkah nyata dalam pemulihan pascabencana di Aceh Tengah, Aceh.
Ia menjelaskan bahwa program revitalisasi sekolah terdampak bencana dijalankan dengan skema swakelola berbasis gotong royong.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meresmikan Program Kita Jaga Usaha (KJU) Tahap I sebagai upaya pemulihan ekonomi bagi pelaku usaha mikro yang terdampak bencana Sumatra.
Peran aktif prajurit TNI dalam membantu masyarakat dearah adalah wujud pengabdian Dan kecintaan TNI terhadap Rakyat dan Bangsa Indonesia.
WARGA korban banjir di kawasan Provinsi Aceh hingga kini masih harus menjalani hari-hari yang berat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved