Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Association of Chartered Certified Accountants (ACCA) Indonesia menyelenggarakan Sustainability & ESG Forum pada Selasa (2/12) di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. Acara ini mengangkat tema “Sustainable Finance & Green Investment: Unlocking Opportunities in Indonesia’s Transition Economy”, menekankan peran global ACCA dalam pelaporan keberlanjutan serta pentingnya transparansi ESG bagi pasar modal Indonesia. Selain itu juga menunjukkan komitmen IDX dalam memperkuat fondasi ESG dan mendukung perusahaan tercatat dalam perjalanan keberlanjutan mereka.
Kegiatan dihadiri lebih dari 200 peserta dari berbagai institusi, menghadirkan wadah kolaboratif yang memperkuat kapabilitas pelaporan keberlanjutan, mendorong dialog antara regulator, perusahaan tercatat, investor, dan profesional, serta mempercepat integrasi ESG ke dalam strategi korporasi dan hubungan dengan investor.
Country Manager dan Chief Representative ACCA Indonesia Julia Simatupang menyatakan kolaborasi perdana ACCA dan IDX ini membuka ruang dialog antara perusahaan tercatat, regulator, dan investor. Tujuannya, pengungkapan ESG dapat selaras dengan kebutuhan pasar serta kerangka kerja ACCA dalam pelaporan keberlanjutan.
“Di jantung agenda global ACCA terletak keberlanjutan. Di seluruh dunia, misi kami jelas: Accounting for a Better World. Melalui inisiatif seperti ini, ACCA terus mendorong praktik bisnis berkelanjutan di Indonesia dan di tingkat global,” kata Julia.
Direktur Pengembangan Bisnis BEI Jeffrey Hendrik menuturkan, transparansi ESG bukan lagi sekadar informasi yang nice to have, melainkan telah menjadi ekspektasi utama dari investor global maupun domestik. Pengungkapan ESG yang berkualitas tinggi membantu investor memahami bagaimana perusahaan mengelola risiko dan peluang terkait iklim, isu sosial, praktik tata kelola, serta penciptaan nilai jangka panjang. "Pelaporan ESG yang kredibel akan membangun kepercayaan investor dan mendukung nilai perusahaan yang berkelanjutan,” kata Jeffrey.
Sesi diskusi panel menghadirkan Wakil Direktur Pengembangan Bisnis BEI Ignatius Denny Wicaksono, Direktur ACCA Asia Pasifik Pulkit Abrol, serta Anggota Dewan Eksekutif CFA Society Indonesia sekaligus Direktur Investasi & Keuangan Dapen Telkom Siti Rakhmawati. Diskusi ini dimoderatori Chairman BritCham Indonesia dan Managing Partner Castle Asia Ian Betts. Hadir pula Portfolio Head ACCA Maritime Southeast Asia
Andrew Lim.
“Keberlanjutan adalah isu global dan membutuhkan respons global untuk menemukan solusi yang kita semua perlukan,” kata Andrew Lim.
Pertambangan berkontribusi sekitar 12% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) serta menghasilkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mineral dan batubara mencapai Rp140,5 triliun pada 2024.
(PTPP) menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan melalui kegiatan penanaman pohon dalam rangka Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
Penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) semakin menjadi tolok ukur utama dalam industri teknologi.
PT Multi Harapan Utama (MHU), anak usaha MMSGI, terus memperkuat penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam kegiatan pertambangannya.
Hotel Mercure Bandung Nexa Supratman mendapat apresiasi Wali Kota Bandung atas inovasi pengelolaan sampah berbasis ESG yang mampu mengurangi beban sampah kota secara signifikan.
Keberhasilan ini bukan sekadar angka, melainkan refleksi dari peningkatan kualitas laporan keberlanjutan yang lebih transparan dan berbasis data.
Versi terbaru dari Distributed Control System/sistem kontrol terdistribusi (DCS), ABB Ability™ System 800xA® 7.0, membantu operator industri melakukan modernisasi tanpa gangguan.
Konsistensi dan partisipasi aktif para karyawan serta kontraktor menjadi cerminan tumbuhnya budaya peduli lingkungan di lingkungan kerja.
Tujuan SDG yang dilakukannya tidak hanya lewat CSR semata, melainkan juga menjadikan perusahaan berwawasan lingkungan.
Tim Pengkaji MBG UNJ menilai keunggulan utama BLU terletak pada kemampuannya mengombinasikan fleksibilitas operasional dengan akuntabilitas yang kuat.
Penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) semakin menjadi tolok ukur utama dalam industri teknologi.
Konsistensi ini mendapat pengakuan eksternal lewat penghargaan bidang CSR dan keberlanjutan, termasuk Indonesia Best CSR Awards 2024 dari The Iconomics.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved