Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI) sekaligus pegiat perlindungan konsumen, Tulus Abadi, meminta pemerintah segera mengambil langkah cepat untuk menstabilkan harga bahan pangan, BBM, dan material bangunan di wilayah yang terdampak banjir Sumatra.
“Pengawasan ketat dan sanksi tegas harus diterapkan bagi pelaku yang memanfaatkan situasi dengan mengambil keuntungan berlebihan,” ujar Tulus di Jakarta, Senin.
Banjir bandang yang melanda Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara telah mengakibatkan ratusan korban jiwa serta menghancurkan berbagai infrastruktur penting seperti transportasi, listrik, komunikasi, layanan kesehatan, hingga fasilitas publik. Kondisi ini membuat distribusi kebutuhan dasar tersendat dan memicu kenaikan harga komoditas. Tulus menyebutkan sejumlah wilayah mulai mengalami kekurangan bahan pangan, bahkan terdapat laporan harga telur ayam yang melonjak hingga Rp90.000 per kilogram.
“Karena itu, pemerintah pusat dan daerah harus mengambil langkah-langkah luar biasa untuk mengatasi kondisi ini,” tegasnya.
Ia menilai percepatan rekonstruksi infrastruktur vital sangat diperlukan, termasuk pemulihan jaringan listrik melalui penyediaan gardu dan pembangkit darurat. Pertamina juga diminta menjaga suplai BBM dengan harga normal, sementara operator telekomunikasi perlu menyiapkan genset untuk mengaktifkan BTS demi kelancaran komunikasi selama masa darurat.
Menurut Tulus, pengawasan distribusi pangan dan BBM harus diperketat guna mencegah penimbunan, pungutan liar, ataupun penjualan dengan harga di atas ketentuan. Pengawasan serupa juga penting untuk bahan bangunan seperti semen, besi, baja, dan bata yang berpotensi naik akibat tingginya kebutuhan pascabencana.
Ia mendorong pemerintah membentuk posko pengaduan dan pusat informasi untuk memantau ketersediaan serta perkembangan harga barang kebutuhan pokok. Di sisi lain, masyarakat juga diminta tidak melakukan panic buying.
“Belanjalah sesuai kebutuhan dan bangun solidaritas antarwarga,” imbaunya.
Tulus turut mengingatkan agar donasi bagi korban banjir disalurkan melalui lembaga resmi dan kredibel, atau melalui individu yang benar-benar dipercaya, agar bantuan tepat sasaran dan tidak disalahgunakan. (Ant/E-3)
WARGA korban banjir di kawasan Provinsi Aceh hingga kini masih harus menjalani hari-hari yang berat.
HINGGA hari ke-3 Ramadan, ratusan ribu penyintas banjir Sumatra masih menjalan hari-hari di atas lumpus dan di balik tumpukan kayu gelondongan yang terbawa air bah kala itu.
SUASANA malam di Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, mendadak berubah mencekam.
KETAKUTAN akan datangnya banjir susulan membuat warga Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, memilih membiarkan rumah mereka tetap dipenuhi sisa material banjir.
29 desa dan kampung di Pulau Sumatra dilaporkan hilang akibat bencana banjir bandang dan longsor.
MESKI klaim pemerintah pemulihan pascabanjir Sumatra sudah membaik, sayangnya di lapangan masih seperti pungguk merindukan bulan.
UNTUK mengendalikan inflasi menjelang hari besar keagamaan nasional (HBKN) pada bulan suci Ramadan, Pemerintah Kabupaten Toba kembali menggelar gerakan pasar murah (GPM) di Kecamatan Uluan.
KONDISI cuaca diwaspadai jadi faktor utama berfluktuasinya harga pangan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
PEMERINTAH Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menggencarkan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas harga pangan menjelang dan selama Ramadan.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyampaikan mayoritas komoditas strategis berada dalam posisi surplus menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.
TIM Pengendalian Inflasi Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (TPID DIY) memantau harga dan stok pangan dengan langsung meninjau ke lapangan.
Satgas Pangan dan Bapanas Perketat Pengawasan Minyak Goreng hingga Beras
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved