Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Menteri Koperasi dan UKM, Maman Abdurrahman mengumumkan bahwa pemerintah akan menaikkan plafon Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi Rp320 triliun pada tahun 2026. Selain itu, pembatasan frekuensi pengajuan KUR bagi pelaku UMKM resmi dihapus. Kebijakan ini mulai berlaku 1 Januari 2026.
Maman menjelaskan bahwa suku bunga KUR ditetapkan flat sebesar 6 persen, tidak lagi naik secara bertahap seperti skema sebelumnya. “Ke depan, pelaku UMKM tidak dibatasi lagi hanya empat kali pengajuan,” ujar Maman saat rapat dengan Komisi VII DPR di Jakarta, Senin (17/11).
Selama ini, pelaku UMKM sektor perdagangan hanya boleh mengakses KUR dua kali, dan sektor produksi maksimal empat kali. Setelah melewati batas tersebut, mereka harus beralih ke kredit komersial dengan bunga 14%-15%, yang sering kali memberatkan usaha kecil yang masih berkembang.
Sebagai solusi, pemerintah memperluas distribusi penyaluran KUR, tidak hanya melalui Kementerian UMKM, tetapi juga melalui Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf), Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Kementerian UMKM akan fokus pada pendanaan desa wisata, sementara P2MI menyalurkan KUR untuk mantan pekerja migran yang ingin membuka usaha. Penyaluran KUR di sektor perumahan dialokasikan sebesar Rp130 triliun lewat Kementerian PKP. Adapun Kementerian Ekraf mendapatkan jatah Rp10 triliun untuk pelaku ekonomi kreatif yang sudah memiliki Hak Kekayaan Intelektual (HAKI/hak paten).
“Kalau semua diserahkan ke Kementerian UMKM saja, tidak mungkin terjangkau seluruh sektor,” kata Maman. Ia memperkirakan total plafon KUR yang tersebar di beberapa kementerian kini mendekati Rp500 triliun. (Ant/E-3)
Terkait dampak kebijakan tersebut terhadap kinerja keuangan perseroan, Hery menilai pengaruhnya tidak signifikan mengingat skala bisnis BRI yang besar.
Jumlah debitur KUR di tiga wilayah tersebut mencapai 1.018.282 dengan nilai pembiayaan sebesar Rp43,95 triliun.
Pemerintah tengah menyiapkan skema hapus buku utang kredit usaha rakyat (KUR) bagi masyarakat di wilayah bencana.
Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Golkar, Andhika Satya Wasistho, menyoroti pentingnya pembenahan skema penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) agar lebih tepat sasaran.
PEMERINTAH menetapkan bunga kredit usaha rakyat atau bunga KUR flat 6 persen mulai tahun depan.
Kebutuhan masyarakat terhadap akses kredit digital yang cepat, mudah, dan terjangkau terus meningkat, terutama di luar kota-kota besar.
Keterbatasan akses pembiayaan masih menjadi persoalan besar bagi pelaku usaha di Indonesia, khususnya UMKM dan generasi muda.
Untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, daya beli masyarakat kelas menengah masih membutuhkan dukungan kebijakan.
Ketua Umum Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) Hery Gunardi mengungkapkan fasilitas pinjaman perbankan yang belum ditarik atau undisbursed loan masih cukup tinggi.
Ia menegaskan Bank Jakarta menyambut peluang penempatan dana berikutnya dari pemerintah pusat.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan tambahan penempatan dana pemerintah di bank Himbara cukup menjaga likuiditas dan transmisi kredit yang optimal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved