Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Pemerintah Tetapkan Bunga KUR Flat 6% Mulai 2026

Ihfa Firdausya
17/11/2025 17:37
Pemerintah Tetapkan Bunga KUR Flat 6% Mulai 2026
Ilustrasi.(Dok.MI)

PEMERINTAH menetapkan bunga kredit usaha rakyat atau bunga KUR flat 6 persen mulai tahun depan. Sebelumnya, bunga KUR naik bertahap dari pengajuan pertama sebesar 6 persen, kedua naik 7 persen, ketiga 8 persen, dan keempat 9 persen.

Selain itu, pengajuan KUR juga tidak dibatasi. Bila selama ini KUR dibatasi pengajuan sampai 4 kali saja untuk sektor produksi dan 2 kali untuk perdagangan, tahun depan sudah dibuka untuk bisa beberapa kali repetisinya.

"Sebelumnya kita punya regulasi KUR itu dibatasi perpanjangannya karena akan didorong untuk menarik debitur-debitur baru. Dalam regulasi ke depan dengan situasi perekonomian saat sekarang, kita tetapkan single tarif yaitu 6%," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai memimpin Rapat Koordinasi Komite Kebijakan KUR di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (17/11).

Dalam kebijakan itu, pemerintah juga melanjutkan KUR dalam tiga level, yaitu KUR yang di bawah Rp10 juta (super mikro), kemudian KUR yang di bawah Rp100 juta tanpa agunan, serta KUR kecil yang Rp100 sampai dengan Rp500 juta.

"Kemudian juga didorong untuk sektor yang terkait dengan pertanian, Alsintan itu dilanjutkan, demikian pula KUR untuk kredit investasi industri padat karya, itu juga dilanjutkan, dan diminta untuk Kementerian Perindustrian, Kementerian UMKM juga kalau bisa mendorong lebih cepat," katanya.

Kemudian ada KUR terkait dengan kredit program perumahan atau KPP. "Ini juga akan didorong untuk implementasinya ditingkatkan, karena ini baru dalam dua bulan. Kemudian kita minta ke depan ini juga akan disiapkan, terutama kesiapan perbankannya," jelasnya.

Adapun total anggaran yang disiapkan untuk KUR tahun depan adalah Rp300 triliun. "Angka Rp300 triliun itu tidak termasuk Rp130 triliun yang perumahan," ujarnya. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik