Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Penandatanganan Nota Kesepahaman antara PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) dan PT Pertamina Petrochemical Trading membuka babak baru kerja sama strategis dalam memperkuat rantai pasok bahan baku industri nasional.
MoU jual beli soda ash itu menjadi fondasi penting bagi penguatan hilirisasi sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia pada impor. Direktur Utama Pupuk Kaltim Gusrizal menyatakan, kolaborasi itu merupakan langkah konkret memperkuat kemandirian industri.
"Dimulainya kerja sama ini menjadi bukti nyata sinergi dalam memperkuat hilirisasi dan kemandirian industri nasional yang sejalan dengan visi Asta Cita pemerintah," ujarnya dikutip dari siaran pers, Senin (17/11).
Ia optimistis pabrik soda ash yang sedang dibangun akan menjadi pilar baru dalam membentuk ekosistem industri yang lebih tangguh. Kerja sama dengan Pertamina Petrochemical Trading juga memastikan tersedianya pasar domestik yang kuat bagi produk soda ash Pupuk Kaltim setelah pabrik mulai beroperasi. Dengan jaringan distribusi Pertamina Petrochemical yang luas, pemasaran soda ash diproyeksikan lebih terarah untuk memenuhi kebutuhan industri keramik, kaca, panel surya, detergen, dan sektor lainnya di dalam negeri. Gusrizal menambahkan,
"Kerja sama ini diharapkan menjadi landasan penting bagi terbentuknya ekosistem industri kimia nasional yang berdaya saing global, efisien dan berkelanjutan," jelasnya.
Direktur Utama Pertamina Petrochemical Trading Oos Kosasih menyatakan dukungan penuh terhadap kemitraan tersebut. Ia menilai sinergi ini sejalan dengan upaya nasional mengurangi ketergantungan impor bahan baku.
"Kolaborasi dan sinergi ini selaras dengan misi Bapak Presiden, untuk bagaimana caranya agar kita dapat menurunkan angka importasi," kata dia.
Pupuk Kaltim sebelumnya telah memulai pembangunan pabrik soda ash pertama di Indonesia pada 31 Oktober 2025 di kawasan Kaltim Industrial Estate, Bontang. Dengan kapasitas 300.000 ton per tahun dan target beroperasi pada Maret 2028, pabrik ini diproyeksikan mampu memenuhi 30% kebutuhan soda ash nasional.
Selain memperkuat hilirisasi, proyek ini menjadi strategi diversifikasi usaha berbasis teknologi ramah lingkungan. Pabrik dirancang menerapkan ekonomi sirkular dengan memanfaatkan 174.000 ton CO2 per tahun dari fasilitas eksisting sebagai bahan baku pembuatan soda ash. Unit produksi tersebut juga akan menghasilkan 300.000 ton amonium klorida per tahun, salah satu komponen penting untuk industri pupuk dan mendukung ketahanan pangan nasional. (E-3)
Mulanya, kuasa hukum Yoki, Wimboyono Senoadji menanyakan kepada Nicke mengenai pendapatan Pertamina yang meraih Rp 70 triliun pada 2024.
Nicke yang menjabat sebagai dirut Pertamina periode 2018-2024 menjawab, perjanjian itu terkait penyewaan terminal BBM.
Jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Agung akan menghadirkan sejumlah tokoh sebagai saksi dalam sidang perkara dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang periode 2018-2023.
Inovasi teknologi migas kembali diadaptasi PT Pertamina Gas (Pertagas) untuk menjawab persoalan dasar masyarakat desa, khususnya dalam menjaga infrastruktur pipa air.
Untuk itu Imron meminta Pertamina agar terus meningkatkan kinerja, melalui lifting yang terus meningkat diharapkan bisa mendukung upaya ketahanan energi nasional.
PT Pertamina Patra Niaga menyediakan layanan air minum isi ulang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina.
Selama ini, sektor pertanian di Papua terbebani oleh ongkos pengiriman pupuk yang sangat mahal.
Brian menjelaskan bahwa logam tanah jarang merupakan material strategis yang menjadi kunci dalam pengembangan industri kendaraan nasional (mobnas),
HIMPUNAN Kawasan Industri Indonesia (HKI) menyampaikan apresiasi dan menyambut baik arahan Presiden Republik Indonesia kepada para rektor dan pimpinan perguruan tinggi.
Keberhasilan menembus pasar Amerika Serikat menegaskan produk Krakatau Steel Group memenuhi standar kualitas global dan dapat diterima pasar internasional.
Ketahanan energi dan hilirisasi sebagai pilar strategis transformasi ekonomi nasional.
Rantai hilirisasi ini tentunya tidak hanya berhenti di Pertamina, namun juga memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas pada masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved