Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Upaya membangkitkan kembali industri mebel dan kerajinan di Tanah Air muncul melalui Pameran Furniture dan Kerajinan UMKM se-Jawa Timur bertajuk Mebel Berkualitas Karya Anak Bangsa. Acara ini merupakan kolaborasi antara dunia industri, perguruan tinggi, dan pemerintah daerah, dengan dukungan para pelaku UMKM mebel se-Jawa Timur serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur. Pameran akan berlangsung pada 13-15 November 2025 di Universitas Kristen Petra, Surabaya, dan menampilkan beragam karya mebel serta produk kerajinan unggulan hasil kreativitas pelaku UMKM.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program pembinaan dan pelatihan UMKM kayu yang telah dijalankan sejak 2020, bertujuan untuk memperkuat daya saing, memperluas pasar, serta mendorong inovasi di sektor industri kreatif pascapandemi.
Business Unit Industry Division Head Propran Raya Agoes Dwie Poernama mengatakan kegiatan ini menjadi wadah penting bagi para pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk terbaik mereka kepada masyarakat, pembeli lokal, dan juga calon mitra internasional.
“Pameran akan kami selenggarakan pada 13-15 November di Universitas Kristen Petra. Kami mengundang masyarakat yang tertarik dengan dunia mebel untuk hadir, karena akan ada banyak inovasi dan informasi baru yang dibagikan oleh para pelaku UMKM,” ujar Agoes dalam siaran pers, Senin (10/11).
Selain pameran utama, kegiatan ini juga menghadirkan berbagai acara pendukung, seperti Lomba Stand UMKM Terbaik, Lomba Desain dan Finishing Mebel antar mahasiswa Desain Interior, serta seminar edukatif mengenai teknik produksi, bahan penunjang, dan tren pengecatan modern. Pengunjung juga dapat menyaksikan praktik pengecatan langsung serta mengikuti program promosi produk UMKM kepada masyarakat dan pembeli internasional.
Lebih dari 60 UMKM akan ambil bagian dalam pameran ini. Selama tiga hari penyelenggaraan, kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat nyata berupa peningkatan pengetahuan, peluang bisnis, serta pemberdayaan ekonomi lokal.
Pameran ini juga menjadi bukti pentingnya sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan sektor swasta dalam memperkuat ekosistem UMKM di Indonesia. Melalui kegiatan ini, penyelenggara berharap dapat menumbuhkan semangat kolaborasi, inovasi, dan profesionalisme dalam industri mebel dan kerajinan nasional. (E-3)
Indonesia dikenal sebagai negeri dengan warisan kriya yang kaya mulai dari Jepara, Cirebon, Bali, dan banyak daerah lain telah menorehkan nama di peta industri mebel dan kerajinan dunia.
Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) menyerukan urgensi kolaborasi strategis antara pelaku industri dan pemerintah.
Jepara bukan hanya kaya akan warisan, tapi juga memiliki masa depan yang sangat menjanjikan. Dengan nilai ekspor mebel dan kerajinan yang menembus lebih dari US$300 juta pada tahun lalu.
Ekspor furnitur Vietnam tembus Rp265 triliun pada tahun lalu. Sementara, nilai ekspor produk furnitur dan kerajinan Indonesia hanya Rp40,7 triliun.
EUDR akan membuat akses pasar produk olahan kayu dari Indonesia sulit masuk ke pasar Eropa karena persyaratan bahan baku yang ketat.
Dengan integrasi ini, para pelaku bisnis tidak hanya mendapatkan akses pasar, tetapi juga ruang untuk pertukaran pengetahuan dan kolaborasi lintas sektor yang lebih efisien.
Melalui pameran seni bertajuk Prosperous Horse Year, publik diajak merayakan pergantian tahun melalui deretan karya patung dan lukisan yang sarat akan makna optimisme.
Pasar barang mewah sekunder di Indonesia menunjukkan dinamika yang kuat.
Sejak pekan pertama Desember 2025, pameran ini telah menyambangi tiga titik pusat keramaian di Jakarta, yakni Masjid Istiqlal, Stasiun Tanah Abang Baru, dan berakhir di Ragunan.
Tahun 2025 menjadi tahun gemilang bagi reputasi akademik ITB.
MUSEUM Macan mempersembahkan Uma, karya terbaru untuk Ruang Seni Anak, yang dikembangkan oleh Ibu Arsitek, sebuah kolektif arsitek perempuan Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved