Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Di tengah meningkatnya literasi keuangan masyarakat Indonesia, tantangan terbesar justru terletak pada kedisiplinan finansial. Kesadaran untuk menata keuangan dan hidup secara terarah sejak dini menjadi pesan utama yang digaungkan dalam ajang IdeaFest 2025.
Dalam forum tersebut, digelar sesi IdeaTalks bertajuk The Power of Early and Its Impact on Life, yang menampilkan Chief Digital Business Officer Bank Saqu Angela Lew Dermawan, bersama Pevita Pearce sebagai Brand Ambassador.
Filosofi The Power of Early mengajak generasi muda untuk menanamkan kesadaran dan kedisiplinan dalam setiap aspek kehidupan, termasuk pengelolaan keuangan. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (OJK SNLIK 2024), tingkat literasi keuangan Indonesia meningkat menjadi 51,7%, namun perubahan perilaku finansial yang konsisten masih menjadi pekerjaan rumah bersama.
“The Power of Early mengajarkan pentingnya memulai segala sesuatu dengan kesadaran penuh dan konsistensi. Setiap pagi adalah kesempatan untuk menentukan ritme hidup, menata niat, dan melangkah dengan disiplin. Kami ingin generasi muda melihat awal hari, baik dalam hidup maupun keuangan, sebagai peluang untuk tumbuh lebih sadar dan seimbang,” ujar Angela Lew Dermawan.
Dalam sesi yang sama, Pevita Pearce memperkenalkan bukunya berjudul The Greatest Role, yang terinspirasi dari filosofi The Power of Early yang diusung Bank Saqu. Buku ini merupakan refleksi pribadi tentang bagaimana rutinitas pagi menumbuhkan fokus dan keseimbangan di tengah kesibukan dunia hiburan.
“Selama menulis buku ini, aku belajar bahwa pagi adalah waktu paling jujur. Saat hening, kita bisa menata niat dan melangkah dengan kesadaran penuh, baik dalam hidup maupun dalam mengatur keuangan. Nilai-nilai kecil yang dilakukan setiap hari melatih kita menjadi lebih stabil dan berdaya,” ungkap Pevita.
Kolaborasi antara Bank Saqu dan Pevita berangkat dari keyakinan yang sama bahwa The Power of Early dapat memberi dampak nyata di berbagai aspek kehidupan, dari dunia seni hingga pengelolaan keuangan pribadi.
Filosofi tersebut juga diwujudkan lewat gerakan Bank Saqu Sunrise Society, komunitas yang mengajak masyarakat untuk hidup aktif, produktif, dan berjejaring sejak pagi hari. Dalam rangkaian IdeaFest 2025, Sunrise Society Vol.3: Takeover GBK pada 1 November 2025 berhasil menarik ratusan peserta lintas olahraga seperti lari, hyrox workout, padel, dan panahan, dengan seluruh tiket terjual habis.
“Sunrise Society membuktikan bahwa semangat The Power of Early telah tumbuh menjadi kebiasaan nyata. Kami ingin menunjukkan bahwa Bank Saqu bukan hanya tentang urusan finansial, tapi juga tentang keseimbangan hidup. Melalui fitur seperti Undang Teman, pengguna bisa patungan untuk kegiatan olahraga, sementara Saku Kredit membantu memenuhi kebutuhan perlengkapan tanpa mengganggu arus kas,” jelas Angela.
Sejak diluncurkan pada Juli 2025, gerakan ini telah berkembang menjadi wadah bagi ratusan anggota komunitas olahraga, mulai dari lari, padel, hingga flag football, yang menjadikan disiplin dan kebersamaan sebagai fondasi pertumbuhan diri.
Melalui filosofi The Power of Early, Bank Saqu menegaskan komitmennya menjadi katalisator perubahan sosial dan finansial. Tidak hanya memperkuat inklusi keuangan, tetapi juga membantu individu dan komunitas membangun pola hidup yang berkesadaran, produktif, dan berkelanjutan. (E-3)
Prestasi gemilang yang ditorehkan kontingen Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand tidak hanya menjadi catatan sejarah olahraga nasional.
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bersama CIMB Niaga Finance mempertegas komitmennya dalam memperluas literasi keuangan
Sepanjang 2025, Asuransi Jasindo secara konsisten menggelar berbagai program literasi keuangan dan asuransi di 11 kota di Indonesia.
Inovasi berkelanjutan menjadi kunci bagi industri keuangan digital untuk tetap relevan dan dipercaya masyarakat.
Generasi muda Indonesia menunjukkan pergeseran signifikan dalam cara mempersiapkan masa depan finansial mereka.
Keterbatasan akses pembiayaan masih menjadi persoalan besar bagi pelaku usaha di Indonesia, khususnya UMKM dan generasi muda.
Perencanaan yang matang merupakan kunci untuk menyeimbangkan antara kebutuhan saat ini dan impian di masa depan.
Teknologi dapat memfasilitasi keterlibatan publik secara bermakna untuk memahami pentingnya literasi keuangan bagi pahlawan devisa.
Kondisi stres dapat mengubah persepsi terhadap risiko dan membuatnya lebih rentan mengambil keputusan ekstrem.
Teknik yang bisa dilakukan dalam membantu mengendalikan diri agar tidak implusif dalam pengambilan keputusan finansial, yaitu dengan teknik S-T-O-P.
Di tengah volatilitas pasar global yang kian dinamis, kemampuan melakukan analisis yang akurat menjadi salah satu kunci utama bagi trader untuk bertahan dan mengambil keputusan yang terukur.
KONDISI ekonomi global sepanjang 2025 masih tertekan, dengan proyeksi pertumbuhan dunia hanya 2,8–3,2% berdasarkan laporan International Money Foundation (IMF).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved