Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
PERGERAKAN harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) diprediksi memiliki peluang kuat untuk melakukan rebound (pembalikan arah naik) pada perdagangan Rabu, 28 Januari 2026. Setelah sempat terkoreksi tipis pada Selasa (27/1) ke level Rp2.916.000 per gram, sinyal teknikal dari pasar global menunjukkan adanya dorongan beli yang masif menjelang penutupan pasar Amerika Serikat.
Sentimen utama yang menjadi "bensin" bagi harga emas esok hari adalah ketegangan geopolitik yang kian memanas di wilayah Arktik serta perang tarif dagang yang didengungkan oleh Presiden AS Donald Trump terhadap Kanada dan Korea Selatan. Kondisi ini memaksa investor global kembali memburu aset safe haven, yang secara langsung mengerek harga emas dunia (spot gold).
Berdasarkan data perdagangan real-time Selasa (27/1) sore waktu New York, harga emas spot (XAU/USD) terpantau kokoh bertengger di kisaran US$5.089 per troy ounce, naik sekitar 1,56% dari pembukaan harian. Kenaikan ini terjadi di tengah pelemahan indeks Dolar AS (DXY) yang memberikan ruang bagi komoditas berdenominasi dolar untuk melaju kencang.
Analis pasar komoditas memproyeksikan, jika harga emas dunia mampu bertahan di atas level psikologis US$5.050 hingga penutupan pasar nanti malam, maka harga emas domestik (Antam) pada Rabu pagi berpotensi naik di kisaran Rp5.000 hingga Rp15.000 per gram.
Selain harga global, nilai tukar Mata Uang Rupiah juga menjadi variabel kunci. Pada penutupan pasar spot Selasa (27/1), Rupiah ditutup menguat tipis di level Rp16.768 per Dolar AS. Meskipun penguatan Rupiah biasanya menahan laju kenaikan harga emas lokal, namun lonjakan harga emas dunia yang terlalu signifikan (di atas 1%) diprediksi akan lebih dominan dalam menentukan harga pembukaan besok.
Berdasarkan kalkulasi harga spot dan kurs terkini, berikut adalah estimasi pergerakan harga emas Antam untuk perdagangan besok:
| Indikator | Posisi Terkini (27/1) | Prediksi Besok (28/1) |
|---|---|---|
| Harga Spot (Global) | US$5.089 / t.oz | US$5.100 - US$5.120 |
| Kurs Rupiah (JISDOR) | Rp16.768 / USD | Rp16.750 - Rp16.800 |
| Harga Emas Antam (1 gr) | Rp2.916.000 | Rp2.921.000 - Rp2.935.000 |
| Harga Buyback | Rp2.749.000 | Rp2.755.000 - Rp2.770.000 |
Bagi para investor jangka pendek, volatilitas tinggi ini membuka peluang trading harian, namun risiko koreksi teknikal tetap harus diwaspadai jika data ekonomi AS malam nanti menunjukkan penguatan tak terduga. Sementara bagi investor jangka panjang (gold saver), tren harga masih sangat bullish, sehingga strategi Dollar Cost Averaging (DCA) tetap disarankan meskipun harga sedang berada di pucuk rekor tertinggi.
Disclaimer: Prediksi ini berdasarkan analisis data pasar terkini. Harga resmi emas Antam akan dirilis setiap pukul 08.30 WIB. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan Anda.
(Cah/P-3)
Harga emas Antam hari ini Senin (26/1) cetak rekor ATH di Rp2.917.000 per gram. Simak prediksi harga emas Selasa 27 Januari 2026 dan rincian buyback.
Berdasarkan data penutupan pasar spot dunia pada Jumat (23/1), harga emas global (XAU/USD) ditutup menguat signifikan di kisaran USD4.987 per troy ons.
Memahami dinamika harga emas tidak hanya sekadar melihat grafik harian.
BMKG juga memperingatkan potensi cuaca ekstrem di awal 2026 yang dapat memengaruhi distribusi logistik dan operasional tambang.
Lonjakan harga emas dunia yang menembus level psikologis USD 4.700 per troy ons dipicu oleh pernyataan kontroversial Presiden AS Donald Trump.
Harga emas Antam hari ini Senin (26/1) cetak rekor ATH di Rp2.917.000 per gram. Simak prediksi harga emas Selasa 27 Januari 2026 dan rincian buyback.
Berdasarkan data penutupan pasar spot dunia pada Jumat (23/1), harga emas global (XAU/USD) ditutup menguat signifikan di kisaran USD4.987 per troy ons.
Memahami dinamika harga emas tidak hanya sekadar melihat grafik harian.
Korban adalah gurandil atau penambang emas tanpa ijin (PETI) yang menggali, mencari emas di sekitar area pertambangan milik Aneka Tambang (Antam) UBPE Pongkor.
Menurutnya, sektor-sektor yang paling terdampak aksi jual bersih (net sell) yaitu yang sensitif terhadap siklus ekonomi seperti perbankan, properti, dan konsumer.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved