Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Upaya menjaga mutu bahan bakar minyak (BBM) dan pelayanan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) terus diperkuat. Komisaris Utama Pertamina Patra Niaga, Sudung Situmorang, meninjau langsung SPBU 64.761.22 di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, untuk memastikan pengawasan di lapangan berjalan optimal dan kualitas BBM tetap terjaga.
Dalam kunjungannya, Sudung melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap fasilitas SPBU dan uji kualitas BBM yang digunakan masyarakat.
“Kami telah melakukan pengecekan langsung, termasuk pengujian bahan bakar, dan hasilnya menunjukkan produk dalam kondisi baik serta sesuai standar,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pengawasan kualitas kini dilakukan secara lebih ketat melalui tim Service Quality (Serv-Q), yang bertugas memastikan mutu produk dan peningkatan standar pelayanan di seluruh SPBU di Indonesia.
“Serv-Q adalah singkatan dari service dan quality. Tim ini memantau SPBU secara berkala agar kualitas bahan bakar, kadar air, dan kejernihan BBM selalu memenuhi standar distribusi,” jelas Sudung.
Program Serv-Q menjadi bagian penting dalam upaya memberikan pengalaman terbaik dan rasa aman bagi masyarakat pengguna BBM. Melalui pengawasan rutin, baik dari kantor wilayah Balikpapan maupun langsung di lapangan, Pertamina Patra Niaga memastikan setiap tetes BBM yang diterima konsumen sesuai dengan standar nasional.
Sudung menilai wilayah Kalimantan memiliki peran strategis karena menjadi jalur distribusi utama yang menghubungkan berbagai daerah di pesisir dan pedalaman. Oleh karena itu, pengawasan di wilayah ini akan terus diperkuat agar keandalan pasokan energi tetap terjamin.
“Kami ingin memastikan masyarakat di seluruh pelosok negeri menerima BBM dengan kualitas yang sama baiknya seperti di kota besar,” tegasnya.
Kunjungan ke SPBU Sepaku menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga kepercayaan publik terhadap mutu energi nasional. Dengan pengawasan yang konsisten dan berkelanjutan, Pertamina Patra Niaga memastikan pelayanan energi yang aman, efisien, dan berkualitas hingga ke daerah terdepan. (E-3)
PT Pertamina Patra Niaga menyediakan layanan air minum isi ulang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina.
“Asuransi bukan sekadar produk, melainkan bagian dari strategi pengelolaan risiko untuk menjaga keberlangsungan usaha dalam jangka panjang,”
Pembatasan dilakukan agar semua masyarakat bisa mendapatkan BBM. Selain itu, juga untuk menghindari kepanikan dan mencegah spekulan.
Bahlil Lahadalia meminta seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat untuk beroperasi 24 jam.
Cuaca ekstrem yang mengganggu pelayaran memicu keterlambatan pasokan BBM ke sejumlah SPBU di Sumatra Barat.
Untuk itu Imron meminta Pertamina agar terus meningkatkan kinerja, melalui lifting yang terus meningkat diharapkan bisa mendukung upaya ketahanan energi nasional.
Di Provinsi Aceh, dari total 156 SPBU, sebanyak 151 SPBU atau sekitar 97% telah kembali beroperasi.
Anggapan bahwa mengisi bensin di siang hari mendapatkan volume lebih sedikit ketimbang di malam hari memang memiliki landasan ilmiah, namun dampaknya tidaklah signifikan.
Pada periode libur panjang dan musim perayaan, masyarakat cenderung beralih menggunakan BBM berkualitas demi menjaga performa kendaraan selama perjalanan jarak jauh.
Dari Stasiun Labuan di Kota Medan, setiap harinya dialirkan setidaknya 1.020 kilo liter BBM jenis Pertamax, Pertalite, dan Bio Solar menuju Siantar.
Pentingnya uji tera alat ukur BBM di SPBU sebagai bagian dari upaya menjaga kepercayaan konsumen
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved