Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Purbaya: Gak Hanya Dipenjara, Pelaku Impor Pakaian Bekas Di-blacklist Seumur Hidup

Ihfa Firdausya
27/10/2025 14:11
Purbaya: Gak Hanya Dipenjara, Pelaku Impor Pakaian Bekas Di-blacklist Seumur Hidup
Ilustrasi(MI/IHFA FIRDAUSYA)

MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pihaknya akan lebih tegas dalam pemberantasan impor pakaian dan tas bekas (balpres) ilegal. Bila selama ini hukumannya hanya pemusnahan barang dan ditindak pidana, ke depan pelaku juga akan dimasukkan daftar hitam (blacklist).

"Saya pernah tanya ke orang bea cukai apa hukumannya. Hukumannya hanya barangnya dimusnahkan, terus orangnya dipenjara. Saya bilang, saya rugi. Udah ngeluarin uang buat musnahkan barang, ngasih makan orang lagi (di penjara)," kata Purbaya saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (27/10).

"Jadi nanti barangnya dimusnahkan, orangnya didenda, dipenjara juga, dan akan di-blacklist. Yang terlibat itu saya akan larang impor seumur hidup," tegasnya. Aturan terkait hal itu, katanya, akan keluar dalam waktu dekat.

Purbaya pun mengaku telah mengantongi nama-nama importir pakaian bekas ini. "Saya harapkan mereka mulai hentikan itu karena ke depan kita akan tindak. Sekarang pun di lapangan kita periksa terus dari waktu ke waktu. Kalau tertangkap ya nggak bisa kayak dulu lagi," paparnya.

Terkait nasib para pedagang, Purbaya menyebut harusnya mereka beralih menjual pakaian-pakaian produk dalam negeri.

"Nanti dia beli pakaian-pakaian dari produksi di dalam negeri lah. Kan masa kita melegalkan yang ilegal? Sementara produksi di dalam negeri mati. Kan sama juga untungnya nanti. Kan mereka yang penting untung?" tuturnya.

"Harusnya sih, pelan-pelan kan suplainya habis, kan? Kalau suplainya dicekik kan pasti akan beralih ke barang-barang dalam negeri. Saya harapkan mereka belanjanya dari produk-produk dalam negeri, UMKM kita," katanya.

Ia pun mengaku tidak khawatir bila ada penolakan-penolakan dari penjual pakaian impor bekas.

"Kalau pelaku thrifting yang nolak-nolak itu ya saya tangkap duluan. Berarti kan dia pelakunya, clear. Malah untung saya," ujarnya.

"Saya tidak akan razia ke pasarnya, saya cuma di pelabuhan saja. Nanti otomatis kalau suplainya kurang, dia juga kurang. Tapi nanti akan saya lihat seperti apa," pungkasnya. (H-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya