Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PINJAMAN online (pinjol) ilegal masih banyak beredar dan meresahkan masyarakat. Anggota DPD RI DIY termuda, R.A. Yashinta Sekarwangi Mega mendengar keresahan tersebut langsung saat sosialisasi pinjaman online ilegal di Desa Tepus, Gunungkidul, Kamis (16/10).
Yashinta mengungkap bahwa penyebab tingginya angka pinjaman online ilegal disebabkan kurangnya literasi keuangan di masyarakat.
“Saya mendapat aduan bahwa pinjaman online (pinjol) ilegal masih marak di tengah masyarakat dan sudah di tahap cukup meresahkan. Sosialisasi perbedaan Pinjol legal dan ilegal masih belum banyak dilakukan di masyarakat sehingga literasi keuangan masih rendah” tutur Yashinta.
Saat ini literasi keuangan di DIY baru mencapai 65,43%. Masih ada 34,57% atau 1,2 juta masyarakat DIY yang belum memiliki pemahaman keuangan yang baik sehingga rentan terjerat pinjol ilegal.
“Saya menawarkan metode “gethok tular” agar peningkatan literasi keuangan bisa lebih efektif dan efisien," terang dia. OJK cukup lakukan sosialisasi literasi keuangan kepada Ketua RT dan RW. Kemudian mereka diberi tugas untuk menyampaikan literasi keuangan pada saat acara bersama seperti kerja bakti, arisan, dan kegiatan poskamling. OJK kemudian tinggal memantau para Ketua RT dan RW ini.
"Saya yakin “gethok tular” akan efektif tingkatkan literasi keuangan, termasuk mencegah pinjol ilegal karena merupakan bagian dari masyarakat kita” usul Anggota DPD RI termuda DIY ini.
Pengawas Divisi Pengawasan PEPK dan LMS OJK DIY, Rosi Kho Arliyani tidak menampik bahwa pinjol illegal masih marak beredar di tengah masyarakat. Meski begitu, ia mengungkapkan bahwa OJK sudah membuat berbagai program untuk tingkatkan literasi keuangan sebagai langkah pencegahan agar masyarakat tidak terjerat pinjol.
Dalam program peningkatan literasi keuangan sudah terdapat materi tentang cara membedakan pinjol legal di bawah pengawasan OJK dan pinjol illegal di luar pengawasan OJK.
“Harus diakui bahwa pinjol illegal masih marak beredar di tengah masyarakat DIY. Kami sudah membuat program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) untuk tingkatkan literasi keuangan. Dalam program tersebut juga sudah terdapat materi cara membedak pinjol legal dengan pinjol ilegal,” jelas Rosy.
Ketua DPRD DIY, Nuryadi menegaskan, tindakan pencegahan dengan literasi keuangan merupakan hal yang penting. Mengingat, masih maraknya pinjol illegal merupakan akibat dari masih rendahnya literasi keuangan masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta.
“Saya juga melihat bahwa literasi keuangan masyarakat DIY ini masih rendah. Masih ada sekitar 1,2 juta masyarakat DIY yang belum memiliki pemahaman tentang keuangan dengan baik sehingga rentan terjebak pinjol ilegal dengan buka mencekik”, tutup Nuryadi. (H-2)
OJK meluncurkan Indonesia–UK Working Group on Climate Financing dan menegaskan ketahanan perbankan dalam menghadapi risiko iklim.
Dana tersebut diindikasikan digunakan antara lain untuk kepentingan pribadi, pembayaran bunga deposito yang telah dicairkan tanpa sepengetahuan deposan
Putusan Mahkamah Agung AS terkait tarif Donald Trump menjadi sentimen positif bagi IHSG. Pasar juga mencermati data PDB AS, inflasi PCE, dan arah suku bunga The Fed.
OJK memberikan sanksi denda senilai Rp5,7 miliar kepada pihak-pihak yang terbukti melakukan manipulasi harga saham PT Impack Pratama Industri Tbk atau IMPC untuk saham gorengan
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) tengah mendalami 32 kasus dugaan pelanggaran pasar modal, termasuk manipulasi harga dan insider trading.
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) membongkar kasus manipulasi saham yang melibatkan influencer atau pegiat media berinisial BVN, atau diduga Belvin Tannadi.
Bank Jakarta menggandeng Persija Jakarta dan The Jakmania melalui program From the Pitch to the Branch untuk memperluas literasi dan inklusi keuangan.
Literasi keuangan ini mendorong penguatan pemahaman pengelolaan keuangan yang bijak sebagai fondasi menuju kemandirian ekonomi.
Upaya meningkatkan literasi dan pengelolaan keuangan karyawan semakin menjadi fokus dalam transformasi digital dunia kerja.
Bank Jakarta resmi mendukung Pelita Jaya Jakarta sebagai sponsor di musim Indonesian Basketball League (IBL) 2026.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan rendahnya tingkat literasi keuangan di kalangan pelajar usia 15-17 tahun, yang masih berada di bawah angka nasional.
PT FWD Insurance Indonesia bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI) meluncurkan kembali program JA SparktheDream untuk tahun keempat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved