Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah menargetkan peningkatan ekspor ke Uni Eropa dan Kanada hingga dua kali lipat usai menyepakati perjanjian strategis dengan kedua pihak tersebut. Perjanjian itu adalah Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU–CEPA) dan Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA–CEPA).
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso memaparkan, total perdagangan Indonesia dengan Uni Eropa tahun lalu sekitar US$30 miliar. Pada Januari-Juli tahun ini, perdagangan Indonesia dengan EU juga surplus US$4,5 miliar.
"Kalau implementasinya sudah berjalan pastinya lebih meningkat. Apalagi dengan EU itu banyak (tarif masuk) yang 0%. Hambatan non-tarifnya juga banyak yang hilang," kata Mendag saat ditemui di Kantor Kemendag, Senin (29/9).
Kemudian total perdagangan Indonesia dengan Kanada mencapai US$3,5 miliar USD. "Harapan kita bisa dua kali lipat setelah implementasi (ICA–CEPA) berjalan," ujarnya.
Untuk IEU–CEPA, kata Mendag, proses penandatanganan kesepakatan ditargetkan selesai pada akhir tahun ini atau awal tahun depan. Sementara ICA–CEPA tinggal menunggu proses ratifikasi yang diharapkan selesai paling lama pertengahan 2026.
Menurut Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag Djatmiko Bris Witjaksono, perjanjian komprehensif antara Indonesia dengan Uni Eropa dan Kanada merupakan momentum yang sangat tepat di tengah kondisi geoekonomi dan geopolitik yang sangat dinamis pada saat ini.
Ia menyebut dampak dari ketidakstabilan rantai pasok akibat konflik di berbagai belahan dunia, termasuk juga rivalitas perdagangan dan kecenderungan proteksionisme, dapat memperkecil manfaat pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah di dunia, termasuk di Indonesia.
"Sehingga dengan adanya perjanjian perdagangan tentunya ini akan memberikan potensi yang tetap besar bagi pelaku usaha Indonesia untuk terus berkinerja melakukan kegiatan eksportasi di berbagai wilayah di dunia," kata Djatmiko.
Selain itu, perjanjian ini juga diharapkan dapat memperluas diversifikasi pasar ekspor Indonesia. Kemudian juga mengurangi ketergantungan dari pasar-pasar tradisional. (E-3)
Pemerintah Indonesia baru-baru ini menandatangani dua kesepakatan dagang strategis, yakni IEU-CEPA dan ICA-CEPA.
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan sejauh ini pemanfaatan kerja sama dagang itu belum maksimal.
Indonesia menandatangani IEU-CEPA dan ICA-CEPA, membuka peluang besar bagi perdagangan, investasi, serta kerja sama strategis dengan Uni Eropa dan Kanada.
Diversifikasi pasar tetap penting karena dapat mengurangi risiko konsentrasi dan meningkatkan pemanfaatan kapasitas industri padat karya.
Mendag RI Budi Santoso menandatangani Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (Indonesia-Canada CEPA), di Ottawa, Kanada, Rabu (24/9)
Uni Eropa mengusulkan larangan transportasi dan layanan minyak Rusia, namun AS menolak dukungan, sementara negara G7 lain belum memberikan janji jelas.
Hari ke-1.460: Rusia gempur Kyiv & Lviv dengan 345 drone-rudal. Putin prioritaskan nuklir, sementara Hungaria ancam blokir sanksi Uni Eropa terkait aliran minyak.
Presiden Prancis Emmanuel Macron memuji putusan Mahkamah Agung AS yang membatalkan kebijakan tarif Donald Trump.
Uni Eropa mengusulkan sanksi baru terhadap Rusia dengan menargetkan pelabuhan di negara ketiga, termasuk Pelabuhan Karimun di Indonesia, dalam paket sanksi ke-20.
Selain penetapan status teroris bagi IRGC, Uni Eropa juga memperluas daftar sanksi individu. Sebanyak 15 pejabat dari sektor keamanan dan peradilan Iran secara resmi masuk dalam daftar hitam.
PARA menteri luar negeri Uni Eropa untuk pertama kali dalam pertemuan pada Kamis (29/1) menyebut Amerika Serikat sebagai ancaman bagi benua tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved