Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan hari Selasa di Jakarta menguat sebesar 15 poin atau 0,08% menjadi Rp16.596 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.611 per dolar AS. Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan penguatan nilai tukar rupiah hari ini dipengaruhi kekhawatiran pasar terhadap kebijakan imigrasi yang dikeluarkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
“Rupiah diperkirakan berpotensi menguat terhadap dolar AS yang melemah terbebani oleh kekhawatiran kebijakan imigrasi Trump baru terkait pengenaan biaya 100 ribu dolar AS per tahun (sekitar Rp1,6 miliar) pada pekerja dengan visa H-1B,” ujarnya kepada ANTARA di Jakarta, Selasa.
Trump menandatangani proklamasi yang menuntut perusahaan membayar 100 ribu dolar AS per tahun untuk pekerja visa H-1B dengan tujuan mengekang penyalahgunaan sistem visa yang meluas. Hal ini terutama untuk perusahaan yang menggunakan sistem visa dalam rangka menggantikan pekerja teknologi AS dengan tenaga kerja asing berbiaya rendah.
Bagi Trump, penggantian pekerja Amerika dalam skala besar melalui penyalahgunaan program secara sistemik telah merusak keamanan ekonomi dan nasional dalam negeri.
Langkah tersebut merupakan upaya terbaru pemerintah untuk memperketat kontrol imigrasi dan dapat berdampak luas pada sektor-sektor yang sangat bergantung pada pemegang visa H-1B. Visa H-1B adalah jenis visa non-imigran yang dikeluarkan oleh AS untuk pekerja asing yang memiliki keahlian khusus.
Program tersebut ditujukan untuk memungkinkan perusahaan di AS mempekerjakan tenaga kerja asing yang memiliki keterampilan tertentu yang tidak mudah didapatkan dari tenaga kerja lokal.
“Belum diketahui dampaknya akan seberapa besar namun paling tidak Asia terutama India dan China menyumbangkan hampir semua pekerja H-1B,” kata Lukman.
Dolar AS juga tak mendapatkan dukungan sentimen positif dari sejumlah pidato pejabat Federal Reserve (The Fed) semalam yang memberikan sinyal beragam, sehingga berpotensi memberikan kontribusi terhadap penguatan rupiah.
“Dua (pernyataan pejabat The Fed) hawkish, dua dovish, dan satu netral,” ungkap dia.
Berdasarkan faktor-faktor tersebut, kurs rupiah hari ini diperkirakan berkisar Rp16.500-Rp16.650 per dolar AS. (Ant/E-3)
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Selasa di Jakarta bergerak menguat 63 poin atau 0,37% menjadi Rp16.886 per dolar AS.
Ekonomi Indonesia waspada! Rupiah berisiko tembus 17.000 per dolar AS akibat konflik Iran-Israel dan harga minyak dunia yang melonjak. Simak analisis ekonom.
Nilai tukar rupiah sore ini ditutup melemah di level Rp16.949 per dolar AS. Lonjakan harga minyak dunia dan eskalasi konflik di Timur Tengah jadi pemicu utama.
Nilai tukar rupiah tembus 16.905 per dolar AS (5/3/2026). Simak analisis dampak perang Iran dan penurunan outlook Fitch terhadap ekonomi Indonesia hari ini.
Nilai tukar rupiah melemah ke 16.892 per dolar AS dipicu eskalasi konflik Iran dan revisi outlook Fitch Ratings terhadap Indonesia menjadi negatif.
Nilai tukar rupiah pada perdagangan Rabu, 4 Maret 2026, dibuka melemah 58 poin atau 0,34% menjadi Rp16.930 per dolar AS dari penutupan sebelumnya yang tercatat Rp16.872 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Selasa di Jakarta bergerak menguat 63 poin atau 0,37% menjadi Rp16.886 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah Senin, 9 Maret 2026 jebol ke level psikologis Rp17.000 per dolar AS akibat lonjakan harga minyak dunia dan ketegangan di Timur Tengah.
Nilai tukar rupiah pada perdagangan Rabu, 4 Maret 2026, dibuka melemah 58 poin atau 0,34% menjadi Rp16.930 per dolar AS dari penutupan sebelumnya yang tercatat Rp16.872 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Rabu tercatat melemah 19 poin atau sekitar 0,11% ke level Rp16.848 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini, Rabu 25 Februari 2026, dibuka melemah ke level Rp16.848. Ketidakpastian global menjadi pemicu utama.
Nilai tukar Mata Uang Rupiah pada Selasa pagi (24/2/2026) melemah 10 poin ke level Rp16.835 per dolar AS. Simak analisis penyebab pelemahan rupiah hari ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved