Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Upbit Exchange Indonesia (Upbit Indonesia) menilai tren koreksi yang tengah melanda pasar kripto saat ini seharusnya dipandang sebagai kesempatan bagi investor untuk memperkuat kedisiplinan finansial sekaligus menata strategi investasi jangka panjang.
“Di Upbit Indonesia, kami percaya bahwa koreksi pasar merupakan peluang untuk memperkuat disiplin keuangan dan strategi jangka panjang,” ujar Chief Operating Officer Upbit Indonesia, Resna Raniadi, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (16/9).
Saat ini industri aset digital masih berada dalam fase penuh dinamika. Fluktuasi harga yang cenderung menurun dan beragamnya sentimen investor menjadi penanda terjadinya koreksi global di pasar kripto. Kondisi tersebut kerap memunculkan ketidakpastian, namun sesungguhnya merupakan bagian alami dari siklus pasar, baik di sektor keuangan tradisional maupun kripto.
Upbit menegaskan bahwa situasi ini tak hanya menjadi tantangan, tetapi juga peluang bagi investor untuk lebih disiplin serta merumuskan strategi investasi jangka panjang. Sebagai salah satu platform perdagangan aset kripto yang berizin resmi dan diawasi di Indonesia, Upbit Indonesia berkomitmen mendampingi investor melalui edukasi keuangan, penyediaan konten literasi, serta dorongan penerapan manajemen risiko yang sehat seperti diversifikasi portofolio.
Seluruh layanan yang diberikan juga diklaim selalu patuh terhadap ketentuan OJK, sehingga menghadirkan kepastian hukum dan perlindungan bagi pengguna. Upbit turut membangun ekosistem komunitas kripto yang inklusif lewat forum diskusi maupun pertemuan langsung, agar para investor tetap mendapat dukungan serta wawasan pada setiap fase perkembangan pasar.
“Sebagai platform berlisensi dan teregulasi, peran kami adalah menyediakan edukasi, keamanan, dan layanan yang andal bagi investor agar mereka dapat menavigasi volatilitas saat ini dengan lebih baik,” tambah Resna.
Ia menekankan, transparansi, kepatuhan regulasi, dan kredibilitas menjadi hal mendasar bagi investor, terutama di saat pasar bergerak tak menentu. Karena itu, keberadaan platform perdagangan kripto yang aman dan bertanggung jawab semakin relevan ketika pasar terkoreksi. (Ant/I-3)
Presiden Prabowo Subianto akan menghadiri sarasehan ekonomi Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat 13 Februari.
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Projo mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai sinyal bahaya menyusul keputusan lembaga pemeringkat internasional Moody’s Investors Service.
Dari sisi permodalan, peningkatan porsi saham juga berkorelasi langsung dengan kebutuhan modal berbasis risiko.
Bertemu lima naga, Presiden Prabowo Subianto menegaskan investasi harus berdampak nyata, menciptakan lapangan kerja, menggerakkan sektor riil, dan memperkuat UMKM.
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia (Tugu Insurance), anak usaha PT Pertamina, kembali menorehkan capaian positif di kancah internasional.
Kompleksitas lingkungan pembayaran telah mendorong inovasi fintech yang bervariasi.
Presiden Prabowo Subianto akan menghadiri sarasehan ekonomi Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat 13 Februari.
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Projo mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai sinyal bahaya menyusul keputusan lembaga pemeringkat internasional Moody’s Investors Service.
Masih banyak trader masuk ke pasar saham tanpa pemahaman matang sehingga cenderung mengambil keputusan emosional.
Penguatan ini terjadi setelah saham REAL sempat terkoreksi menyusul sanksi administratif yang dikenakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Presiden Prabowo sangat marah atas gejolak IHSG setelah MSCI membekukan kenaikan bobot saham Indonesia. Pemerintah bertekad jaga kredibilitas pasar modal.
Momentum ini menjadi titik awal pembenahan internal yang lebih komprehensif, dengan fokus pada penguatan GCG agar operasional perusahaan semakin terstruktur dan akuntabel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved