Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Analis pasar modal Kiwoom Sekuritas Oktavianus Audi menekankan stabilitas politik menjadi faktor kunci agar pasar keuangan dapat kembali pulih di tengah aksi demonstrasi besar-besaran di sejumlah wilayah Indonesia. Ia berpandangan saat ini pasar masih cenderung merespons negatif dengan anjloknya indeks harga saham gabungan (IHSG) lebih dari 3% pada pembukaan perdagangan Senin (1/9). Penurunan ini seiring dengan kepercayaan pasar yang belum sepenuhnya pulih, termasuk investor asing yang pada Jumat (29/8) melakukan aksi jual hingga Rp1,1 triliun di seluruh perdagangan.
"Pasar membutuhkan kepastian dari pemerintah untuk menjaga stabilitas politik dan mencegah aksi berkelanjutan yang dapat berdampak pada perekonomian," ujarnya kepada Media Indonesia, Senin (1/9).
Oktavianus memperkirakan jika kondisi mulai lebih kondusif, pasar akan kembali menguat. Hal itu didukung oleh data fundamental, seperti pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2025 yang tumbuh 5,12% secara tahunan (year on year/yoy).
Lalu, kinerja manufaktur atau Purchasing Managers Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada Agustus 2025 tumbuh sebesat 51,5. Angka ini naik 2,3 poin dari capaian bulan Juli yang berada di level 49,2. Peningkatan ini mengembalikan posisi ke fase ekspansi setelah lima bulan berturut-turut mengalami kontraksi.
"Serta stabilitas rupiah, sebelum aksi pelemahan yang menunjukkan core fundamental masih solid," tegasnya.
Selain itu, rencana pemangkasan suku bunga acuan Bank Sentral AS, fed funds rate (FFR) sebesar 50 basis points (bps) hingga akhir tahun, ditambah dengan potensi gencatan tarif dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok, diperkirakan akan mendorong arus masuk modal asing (capital inflow) ke pasar negara berkembang, termasuk Indonesia.
"Kiwoom Sekuritas memperkirakan pergerakan IHSG tetap konservatif hingga akhir 2025, dengan proyeksi penutupan di kisaran 7.900–8.100," kata Oktavianus.
Terpisah, Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia Fakhrul Fulvian menilai pasar keuangan sedang melakukan rekalibrasi asumsi, terutama terkait kestabilan politik domestik. Ia menekankan bahwa koreksi IHSG ke level 7.700 dan pelemahan rupiah ke level Rp16.400 harus menjadi wake up call atau alarm bagi pemerintah dan pemangku kepentingan.
"Pasar hanya dapat berjalan normal bila peran negara kuat dan ketertiban masyarakat tercapai," tegasnya.
Menurutnya, yang perlu ditingkatkan ke depan adalah kepercayaan masyarakat (trust). Ini hanya bisa terbangun bila kebijakan diambil dengan proses yang baik, dikomunikasikan secara jelas, dan tetap menjaga empati publik. Rasa keadilan juga harus diutamakan dalam pengambilan keputusan, karena meningkatnya aktivitas ekonomi dan kohesi sosial, baik langsung maupun tidak langsung, sangat dipengaruhi oleh hal tersebut.
Untuk pasar keuangan, Fakhrul melihat pelaku pasar tengah mengkalibrasi ulang ekspektasi, tercermin dari turunnya IHSG pada Senin (1/9). Meski demikian, ia menilai pelemahan saham cenderung terbatas di level 7.700. Hal ini menunjukkan keyakinan pasar bahwa di tengah ketidakpastian, pemerintah tetap memiliki komitmen menjaga keamanan dan ketertiban.
Pada pembukaan perdagangan Senin (1/9) pukul 09.02 WIB, IHSG tercatat merosot 3,51% atau turun 274,55 poin ke level 7.555,94. Direktur Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman menekankan kondisi saat ini dipengaruhi dua faktor. Yakni, fundamental dan persepsi investor.
Dari sisi fundamental, menurutnya, kondisi pasar Indonesia diklaim masih solid. Salah satu indikatornya adalah masuknya tambahan emiten ke dalam indeks MSCI, yang menandakan pengakuan positif terhadap kinerja dan prospek perusahaan-perusahaan nasional.
“Fundamentalnya berubah enggak? MSCI kita malah nambah emiten kan? Artinya, secara fundamental bagus, yang terjadi sekarang tinggal masalah persepsi,” ujarnya saat ditemui di Kantor Bursa Efek, Jakarta. (E-3)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menembus level psikologis 9.000 pada penutupan perdagangan Rabu (14/1), menandai kembalinya optimisme investor di pasar saham domestik
Model tersebut berguna bagi investor sebagai alat bantu dalam investasi kuantitatif, dan akademisi dapat menggunakan hasilnya untuk menguji serta menyempurnakan teori.
Update pasar saham properti 9 Januari 2026. Saham DILD dan ASRI catatkan kenaikan signifikan di tengah sentimen IKN dan suku bunga, sementara APLN bergerak moderat.
Lengkap dan terbaru! Ini daftar 8 saham yang terafiliasi dengan Happy Hapsoro, mulai dari RAJA, RATU IPO 2025, SINI, hingga PADI. Cek status kepemilikan dan afiliasinya.
IHSG menutup perdagangan Rabu (7/1) dengan penguatan ke level 8.944. Ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed dan stimulus Tiongkok menjadi penopang utama indeks.
IHSG kian menguat. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai level 10.000 bukanlah target yang mustahil dicapai pada 2026.
PT OCBC Sekuritas Indonesia bersama PT Inovasi Finansial Teknologi resmi menjalin kemitraan strategis untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur.
IHSG kembali mencetak rekor All Time High di level 9.072 pada Kamis (15/1/2026). Simak data perdagangan, saham top gainers, dan sentimen pasar global.
VICE President Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia Oktavianus Audi, memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpeluang menguat hingga akhir Januari 2026.
Bank Mandiri menyalurkan dividen interim tahun buku 2025 kepada para pemegang saham pada Rabu (14/1).
IHSG hari ini 14 Januari 2026 dibuka melesat ke level 9.007,05, mencetak rekor All Time High (ATH) baru di tengah optimisme pasar modal Indonesia.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved