Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
Kemajuan inovasi teknologi keuangan yang semula ditujukan untuk mempermudah kehidupan masyarakat kini menghadapi tantangan serius. Dompet digital kerap disalahgunakan untuk menjalankan aktivitas ilegal seperti judi online (judol).
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memperkirakan perputaran uang judi online mencapai Rp1.200 triliun di akhir tahun ini. Selain membuka keran tindak pidana, judi online juga telah memberikan berbagai dampak negatif secara sosial ekonomi kepada masyarakat.
Menanggapi urgensi tersebut, Dana dan PPATK memperkuat kolaborasi melalui inisiatif, Sinergi dan Kolaborasi Menjaga Ekosistem Keuangan Digital. Inisiatif ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (Gernas APU PPT) yang melibatkan dukungan dari Komdigi, Bank Indonesia (BI), Kemenkopolkam, asosiasi, akademisi, dan media.
Sinergi ini mempertegas pentingnya aksi kolaboratif lintas sektor dalam meningkatkan kesadaran publik terhadap ancaman kejahatan digital dan mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam mengatasinya.
Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana mengatakan situasi judi online tidak lagi bisa ditangani dengan pendekatan yang konvensional. Diperlukan sinergi yang kuat antara regulator dan pelaku industri.
"Kami mengapresiasi langkah-langkah proaktif Dana yang terus melaporkan transaksi mencurigakan dan membangun deteksi dini melalui pengembangan Fraud Detection System (FDS). Semoga upaya-upaya ini bisa memperkuat integritas ekosistem digital dan mempersempit celah penyalahgunaan teknologi keuangan oleh pihak tidak bertanggung jawab," ungkapnya dilansir dari keterangan resmi, Rabu (30/7).
Sementara itu, CEO & Co-Founder DANA Indonesia, Vince Iswara, menambahkan bahwa sebagai bagian dari ekosistem keuangan digital, pihaknya berkomitmen menghadirkan solusi berkelanjutan yang bisa mencegah transaksi mencurigakan sekaligus meningkatkan literasi dan kewaspadaan masyarakat.
"Kami terus memperkuat FDS dan mengencangkan parameter risiko sesuai dengan tren dan tipologi judi online terbaru," jelas Vince.
Vince juga menambahkan bahwa kolaborasi menjadi kunci disini dengan berbagai pihak dan hal ini terbukti dengan terus menurunnya jumlah laporan dari Dana ke PPATK terkait situs dan nomor telepon terindikasi judi online.
Melihat sinergi strategis antara Dana dan PPATK, Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital, Komdigi, Alexander Sabar, menyampaikan dukungannya. Ia menyebut Dana secara rutin menjalin komunikasi dan berkonsultasi dengan Komdigi sebagai bagian dari upaya bersama menekan angka perjudian daring.
"Kami mengapresiasi komitmen dan langkah-langkah yang telah diambil, angka perjudian daring di Dana telah menurun 80%," tegas Alexander.
Alexander menambahkan bahwa selama beberapa tahun terakhir, Dana secara konsisten menempuh langkah ekstra berbasis teknologi untuk memperkuat kemampuan dalam mendeteksi aktivitas perjudian daring. Selain terus berkoordinasi dengan PPATK dan Komdigi, Dana juga secara berkelanjutan menjalin konsultasi dengan Bank Indonesia sebagai regulator sistem pembayaran agar pendekatan yang diterapkan tetap sejalan dengan dinamika dan tren terkini di industri keuangan digital. (E-3)
Di era percepatan digital yang begitu masif, konsep big data semakin akrab dalam keseharian. Hampir seluruh aktivitas ekonomi kini meninggalkan rekam digital.
SAMSUNG resmi merilisĀ Samsung Wallet di tanah air, adalah dompet digital komprehensif pertama di Indonesia yang terintegrasi langsung di smartphone.
Generasi muda kini tidak lagi melihat tabungan dan pembayaran sebagai dua hal terpisah, melainkan sebagai satu ekosistem digital yang terintegrasi.
Butuh dana cepat? Pelajari cara pinjam uang di akun DANA dengan mudah dan aman! Panduan lengkap langkah demi langkah, syarat, limit, dan tips agar pengajuan lihat selengkpanya
Butuh dana cepat? Pelajari cara pinjam uang di DANA Premium! Panduan lengkap, syarat mudah, proses cepat. Ajukan pinjaman online sekarang juga! lihat selengkapnya
Pentingnya penerapan prinsip pengenalan nasabah yang mendalam.
Bareskrim serahkan aset judi online ke Kejagung, Pemberantasan judi online di Indonesia 2026, Update kasus judi online Bareskrim Polri.
KEPALA Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae mengungkapkan jumlah rekening yang terindikasi terkait judi online (judol) terus melonjak.
Dalam pengungkapan judi online, diketahui bahwa para pelaku tidak hanya menggunakan handphone milik pribadinya. Namun bisa juga menggunakan gadget di tempat perjudian.
Pelaku diketahui memiliki utang yang menumpuk bahkan telah menggadaikan sepeda motor milik istrinya senilai Rp4 juta.
Pernyataan PPATK yang menyebut di tahun 2025 untuk pertama kalinya Indonesia berhasil menekan angka judi online (Judol) dipertanyakan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved