Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), pada Senin 16 Juni 2025, dibuka menguat 10,61 poin atau 0,15% ke posisi 7.176,68. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 0,87 poin atau 0,11% ke posisi 802,68.
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman mengungkapkan IHSG hari ini berpotensi terus bergerak menguat karena ditopang saham-saham sektor energi dan barang baku. Itu terjadi seiring kenaikan harga minyak dan emas di tingkat global.
“IHSG berpotensi sedikit koreksi tes support di 7.120. Tapi jika IHSG kuat bertahan di 7.120, potensi kembali rebound,” ujar Fanny Suherman di Jakarta, Senin.
Perkembangan konflik geopolitik di Timur Tengah, yakni Iran vs Israel, telah memicu kenaikan harga minyak mentah dan emas di tingkat global. Seiring dengan itu, saham-saham sektor energi dan sektor barang baku di pasar saham Indonesia memimpin kenaikan pada pagi ini, masing- masing secara berurutan sebesar 1,63% dan 0,95%.
Harga emas dunia di pasar spot menyentuh 3.488.8 dolar AS per troy ons pada pagi ini, atau mendekati rekor tertinggi sepanjang masa sebesar 3.500 dolar AS per troy ons pada April 2025 lalu.
Selama pekan ini, pelaku pasar juga mencermati kebijakan moneter beberapa bank sentral selama pekan ini, diantaranya The Fed, People's Bank of China (PBoC), Bank of Japan (BoJ), Bank of England (BoE) yang diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap. Kemudian, juga dengan bank sentral di Swiss, Swedia, Norwegia, Turki, Brasil, Filipina dan Taiwan.
Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) juga akan menyelenggarakan pertemuan Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada pekan ini, untuk menetapkan kebijakan terkait suku bunga acuannya. (Ant/E-3)
IHSG kembali mencetak rekor All Time High di level 9.072 pada Kamis (15/1/2026). Simak data perdagangan, saham top gainers, dan sentimen pasar global.
VICE President Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia Oktavianus Audi, memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpeluang menguat hingga akhir Januari 2026.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menembus level psikologis 9.000 pada penutupan perdagangan Rabu (14/1), menandai kembalinya optimisme investor di pasar saham domestik
Aliran dana asing kembali menjadi penopang utama pasar saham domestik, mendorong indeks harga saham gabungan (IHSG) mencetak rekor tertinggi.
IHSG hari ini 14 Januari 2026 dibuka melesat ke level 9.007,05, mencetak rekor All Time High (ATH) baru di tengah optimisme pasar modal Indonesia.
IHSG Sesi I ditutup stagnan di 8.884. Simak analisis dampak depresiasi Rupiah, rekor harga emas ATH, hingga guncangan investigasi kriminal Jerome Powell.
PT OCBC Sekuritas Indonesia bersama PT Inovasi Finansial Teknologi resmi menjalin kemitraan strategis untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur.
IHSG kembali mencetak rekor All Time High di level 9.072 pada Kamis (15/1/2026). Simak data perdagangan, saham top gainers, dan sentimen pasar global.
VICE President Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia Oktavianus Audi, memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpeluang menguat hingga akhir Januari 2026.
Bank Mandiri menyalurkan dividen interim tahun buku 2025 kepada para pemegang saham pada Rabu (14/1).
IHSG hari ini 14 Januari 2026 dibuka melesat ke level 9.007,05, mencetak rekor All Time High (ATH) baru di tengah optimisme pasar modal Indonesia.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved